Mahasiswa UNY Berikan Tanda Cinta untuk Generasi Indonesia - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Anis Safitri

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Juni 2019

Senin, 1 Juli 2019 16:19 WIB
  • Gaya Hidup
  • Pilihan
  • Mahasiswa UNY Berikan Tanda Cinta untuk Generasi Indonesia

    Dibaca : 170 kali

    Rasa cinta dapat diungkapkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memberikan sesuatu yang dapat menjadi manfaat untuk yang kita cintai. Mahasiswa UNY ini memiliki cara yang unik untuk mengungkapkan rasa cintanya pada semua generasi Indonesia, yaitu dengan menciptakan buku pop-up. Mereka adalah Mahira Clarita Garinihasna (Pendidikan Bahasa Inggris), Anis Safitri (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Dianita Astari (Pendidikan Ekonomi), dan Syaeful Anwar (Pendidikan Seni Rupa).

    Empat mahasiswa UNY tersebut tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bidang Kewirausahaan. Karena tahun 2019 ini tim mereka mendapatkan dana dari Dikti, mereka dapat merealisasikan ide Petualangan Rio Mengenal 4 Kata Ajaib: Buku Pop-Up Kesantunan Berbahasa Generasi Indonesia.

    Mahira sebagai ketua kelompok menyatakan bahwa buku pop-up yang mereka buat sangat cocok untuk mengenalkan 4 kata ajaib pada anak-anak.

    “Buku pop-up ini berisi cerita petualangan Rio dan kucing manisnya Miauw berkeliling Indonesia untuk mencari 4 kata ajaib, yaitu terima kasih, permisi, maaf, dan tolong. Menurut kami, 4 kata tersebut sudah sering diabaikan oleh anak-anak. Padahal 4 kata tersebut sangat ajaib jika diterapkan demi menjaga kebhinnekaan masyarakat kita,” ujar Mahira.

    Melalui buku pop-up ini, anak-anak akan dikenalkan bagaimana penggunaan kata terima kasih, permisi, maaf dan tolong sebagai ciri kesantunan berbahasa di lingkungan masyarakat. Selain itu, anak-anak juga akan melihat ilustrasi pop-up menarik yang menampilkan budaya asli Indonesia dan permainan angka-angka.

    “Buku pop-up yang kami buat juga menampilkan budaya asli Indonesia. Anak-anak akan dikenalkan bentuk rumah Honai dari Papua, pakaian adat dari Kalimantan, dan bentuk budaya lain. Cerita petualangan Rio dan Miauw juga dikemas unik karena memakai roket yang mampu melintasi pulau-pulau. Di perjalanan itulah mereka dikenalkan angka-angka,” tutur Dian.

    Untuk menjamin kualitas buku, mereka menggunakan bahan unggulan. Bahkan, demi menjamin konten cerita, tim mereka berkonsultasi langsung dengan dosen ahli di bidang sastra anak. Dari segi fisik, buku pop-up ini tidak perlu diragukan lagi karena menggunakan kertas ivory kualitas terbaik dan full colour. Kemasan yang digunakan juga menjamin keamanan buku.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.