100 Enterpreuner Muda Bantul Ikuti Pelatihan Public Speaking

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Sekitar 100 anak muda dari berbagai wilayah di Bantul mengikuti Pelatihan Public Speaking di Gedung Pemuda KONI Bantul, belum lama ini. Mereka umumnya adal

Sekitar 100 anak muda dari berbagai wilayah di Bantul mengikuti Pelatihan Public Speaking di Gedung Pemuda KONI Bantul, belum lama ini. Mereka umumnya adalah pelaku usaha maupun profesional yang berkecimpung dalam dunia hiburan. Pelatihan diberikan oleh Lusi Laksita yang dikenal sebagai penyiar, MC kondang, dan pakar komunikasi dari Yogyakarta.

Namun ada yang menarik pada pelatihan itu. Sekitar 5 Miss Bantul Tahun 2015 dan 2016 dari berbagai bidang juga hadir dan mengikuti Pelatihan Public Speaking itu. Kegiatan itu makin menarik karena Lusi Laksita juga memperagakan cara dan teknik berbicara di depan umum yang benar. Bahkan banyak peserta yang tidak menyangka bahwa teknik berbicara di depan umum tidaklah semudah yang mereka bayangkan selama ini.

Pada kesempatan itu Lusi Laksita menyatakan bahwa public speaking tidak hanya berguna untuk berorasi atau berbicara di depan banyak orang. Public speaking juga mencakup banyak ketrampilan lainnya, seperti pembawa acara (MC), penyiar radio atau TV, memimpin rapat, dan sebagainya. Termasuk dalam bernegosiasi bisnis.

“Public speaker adalah leader atau pemimpn yang harus mampu mengendalikan suatu kegiatan atau situasi. Tak peduli pejabat atau orang terkenal yang ada di depan kita, kitalah yang mengendalikan acara atau kegiatan itu,” kata Managing Director Lusi Laksita School of Public Speaking ini.

Kemampuan public speaking ini, menurut dia, juga sangat bermanfaat dalam meningkatkan rasa percaya diri, memahami keinginan pihak yang dihadapi, serta berguna juga dalam meyakinkan pihak lain terhadap apa yang ingin kita sampaikan.

Sementara itu anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) DIY, H. Ambar Tjahyono, SE MM mengatakan bahwa membangun dan mengembangkan bisnis tidaklah cukup hanya berbekal semangat saja. “Kemampuan dan ketrampilan teknis usaha juga sangatlah penting, termasuk kemampuan berbicara di depan umum,” katanya. Pelatihan itu sendiri dilaksanakan Ambar dalam rangkaian kegiatan reses akhir Desember 2016.

Anggota dewan dari komisi 6 ini mengharapkan agar pelaku usaha selalu meningkatkan kemampuan dan ketrampilannya. Baik ketrampilan dalam bidang produksi, manajemen usaha, maupun kemampuan lain yang diperlukan untuk mengembangkan usahanya. “Dengan penguasaan ketrampilan yang makin baik, maka usaha yang dikelolanya juga dapat dikembangkan lebih baik lagi,” kata Ambar.

Selain mengadakan pelatihan teknis, kegiatan reses kali ini yang mengambil tema “Komunikasi Membentuk Karakter Enterpreuner” ini juga diisi dengan mengunjungi pelaku usaha dan kelompok usaha bersama (KUB) di berbagai wilayah di DIY. Turut dalam kegiatan itu para tenaga ahli dari DPR RI dan pengurus Jaringan Ambar Tjahyono (JAT) Yogyakarta. (*)

Bagikan Artikel Ini
img-content
Ayutinz

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua