x

Iklan

Meishiana Meishi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

DARE FH UPH, Komunitas Mahasiswa Sarana Mengasah Skill

DARE UPH merupakan media yang mampu mengakomodasi potensi mahasiswa yang ingin terus mengasah kemampuan berdebat. Debat di sini maksudnya adalah debat deng

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Sebagai negara yang berlandaskan pada aturan hukum, sudah menjadi kebutuhan bahwa Indonesia perlu memiliki tenaga kerja profesional di bidang  hukum. Tentunya tenaga kerja hukum bukan sekedar lulusan Fakultas Hukum universitas ternama. Namun lulusan tersebut harus mengantongi kemampuan strategis yang dibutuhkan untuk bertahan sebagai profesional hukum.

Inilah yang dipahami Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH) yang mendidik mahasiswa tidak hanya dari segi akademis, tapi juga dengan pembekalan skill. Salah satunya kemampuan berdebat, berargumen, dan mempertahankan pendapat. Ini yang diwujudkan melalui salah satu komunitas mahasiswa FH UPH dengan DARE (Debate and Research Community).

DARE UPH merupakan media yang mampu mengakomodasi potensi mahasiswa yang ingin terus mengasah kemampuan berdebat. Debat di sini maksudnya adalah debat dengan bijaksana, sopan, tanpa kekerasan, dan logis. Dengan komunitas ini mahasiswa juga diajak untuk menyampaikan pendapat sekaligus mempertahankannya dengan cara yang benar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tentunya untuk mendukung ini semua, beragam kegiatan dilakukan oleh DARE UPH. Salah satunya melalui seminar 'Mengenal Bitcoin dan Penerapannya di Indonesia', bekerja sama dengan Financial Technology Office Bank Indonesia pada 28 November 2017 lalu.

Tidak hanya itu, dengan DARE FH UPH ini mahasiswa juga berkesempatan untuk meraih prestasi dalam beragam kompetisi. Prestasi terbaru yang diraih oleh tim DARE FH UPH yaitu, menjadi juara pertama sekaligus menyandang sebagai naskah terbaik dalam kompetisi Academic COnstitutional Drafting Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik ndonesia yang berlangsung pada 25-31 Agustus 2018 di Gedung MPR RI, Jakarta. Delegasi UPH yang berpartisipasi antara lain Jessica Penny (FH UPH 2015), Monica Tjahjono (FH UPH 2015), Ridwan Khoerudin (FH UPH 2016), Natasya Gabriela (FH UPH 2016), dan Qyrana Qynasih Nugraha (FH UPH 2017) dan dibimbing oleh salah satu dosen FH UPH, Satrya Pangadaran.

Dare FH UPH sendiri sudah berdiri sejak tahun 2013 dengan kurang lebih telah mengikuti 32 kompetisi tingkat nasional. Beberapa prestasi telah diraih DARE FH UPh, antara lain juara I pada kompetisi Karya Tulis Ilmiah tingkat nasional UIN Law Fair 2017, juara III pada kompetisi Piala Hafni Sjahruddin 8th Business Law Competition Universitas Indonesia 2017, Constitutional Drafting Padjajaran Law Fair 2016. Melihat ini, dapat dikatakan bahwa DARE UPH berusaha terus untuk melakukan regenerasi dalam komunitas DARE untuk menghasilkan prestasi di tiap tahunnya.

Tidak terbatas peraihan titel juara, DARE FH UPH ini juga berhasil menjadi dampak positif bagi mahasiswa maupun FH UPH. Para mahasiswa menjadi memahami bagaimana arti dan cara berdebat yang benar, mendapat pengalaman berkompetisi, berjuang, dan terus melatih diri untuk memperkuat kemampuan serta keluar dari zona nyaman.

Lebih dari itu, bahkan DARE ini juga dapat membuka peluang bagi karir para mahasiswa setelah lulus.

Sebagai contoh, lulusan UPH 2018 yaitu Febriantoro Suardy yang langsung bekerja di DNC Advocates dengan posisi sebagai Associate. Kemudian Theresia Fransmanto yang lulus di tahun 2017 dengan status cum laude dan saat ini menjadi pengacara di AYMP Atelier of Law. Thomas Pangaribuan mahasiswa FH UPH angkatan 2014 yang kini bekerja di LBH Jakarta sebagai Asisten Bantuan Hukum. Hingga Densen Handra, FH UPH 2012  dan Adella Kristi, FH UPH 2013 yang pernah menjadi satu tim di DARE UPH dan berhasil menjadi juara 1 pada kompetisi debat hukum Diponegoro Law Fair 2015.

Itulah beberapa nama alumni FH UPH yang menunjukkan partisipasi aktif mereka di DARE FH UPH dan juga mampu menjadi profesional di bidang Hukum.

 

Ikuti tulisan menarik Meishiana Meishi lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu