BUMDes Lokomotif Penggerak Ekonomi Desa - Analisa - www.indonesiana.id
x

Mutiara Azizah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Analisa
  • Pilihan
  • BUMDes Lokomotif Penggerak Ekonomi Desa

    Dibaca : 1.089 kali

    BUMDes Lokomotif Penggerak Ekonomi Desa

    Mutiara Azizah

     

    Salah satu upaya pemerintahan Jokowi dalam menciptakan kemandirian desa adalah dengan memperkuat peran BUMDes sebagai lokomotif penggerak ekonomi desa. 

     

    Kunci kemandirian desa adalah kemampuan berinovasi dan kreatif dalam menggali, mengelola serta mengembangkan potensi desa menjadi produk yang bernilai bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

     

    Kemandirian desa diwujudkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi desa, dikelola secara bersama berdasar azas gotongroyong.

     

    Pemerintahan Jokowi terus menggencarkan pendirian BUMDes. Berdasar data Kemendes PDTT, hingga tahun 2018 sudah terbentuk sekitar 45.549 BUMDes dari total 74.957 Desa di Indonesia.  Artinya 61% desa di Indonesia telah memiliki BUMDes.

     

    Untuk mengoptimalkan peran BUMDes, pemerintah memberikan dukungan berupa pendampingan maupun pembiayaan yaitu melalui Dana Desa.  

     

    Namun supaya BUMDes dapat maju dan mandiri, diperlukan mental untuk selalu berpikir positif, percaya kemampuan dan usaha sendiri, serta keberanian mengambil resiko. Yaitu keberanian untuk berinovasi mengubah peluang menjadi profit. Atau mengubah potensi menjadi sumber-sumber ekonomi baru.

     

    Untuk itu, pemerintah juga terus berupaya melakukan peningkatan kapasitas SDM untuk mengolah potensi yang ada sesuai kearifan lokal dan perkembangan pasar.

     

    Periode pertama pemerintahan Jokowi telah berhasil merubah wajah desa-desa di Indonesia.  Pertumbuhan ekonomi desa meningkat pesat, masyarakat sejahtera ketimpangan dan kemiskinan di desa menurun.

     

    BUMDes harus menjadi rumah besar semua usaha di desa. Harus mampu jadi lokomotif untuk menggerakkan semua potensi desa. BUMDes bukan hanya harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa tetapi juga mendorong warga desa jadi pemain, bukan hanya menjadi penonton.  

     

    Keterlibatan atau partisipasi warga menjadi prinsip dasar dalam tata kelola BUMDes. 

     

    Ke depan, Jokowi-Maaruf Amin akan lebih memperkuat sinergi antar Kementerian BUMN, Kementerian Desa dengan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) agar BUMDes bisa secara maksimal digunakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan penduduk desa. 

     

    Namun, semua kondisi ideal tersebut hanya bisa terwujud bila Jokowi kembali memimpin Indonesia pada periode 2019-2024.  

     

    #Capres01UntukIndonesiaMaju

     

    *Penulis adalah Ibu Rumah Tangga, Pemerhati Masalah Sosial dan Politik 

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.