Cara agar Bagus Kahfi Tidak Cepat Berpuas Diri - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Indonesiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Selasa, 27 Agustus 2019 08:26 WIB
  • Olah Raga
  • Pilihan
  • Cara agar Bagus Kahfi Tidak Cepat Berpuas Diri

    Dibaca : 503 kali

    Amiruddin Bagus Kahfi menuruni bus yang membawa para pemain nasional sepak bola senior Indonesia di stadion Pakasari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis petang, 22 Agustus lalu. Ia bersama rombongan lalu memasuki stadion internasional tersebut.

    Sekitar 25 menit kemudian, pemain kelahiran  16 Januari 2002 sudah terlihat di lapangan rumput bersama pemain lain. Hari itu adalah latihan perdana Timnas senior yang dipersiapkan untuk kualifikasi Piala Dunia 2022. Dan, Bagus, yang baru usai memperkuat Timns U18 diundang pelatih timnas Simon McMenemy untuk ikut berlatih.

    Seperti ditulis dalam Tempo.co, dalam latihan itu Simon bersama asisten pelatih Yeyen Tumena membagi pemain ke dalam tiga kelompok kecil. Bagus Kahfi masuk ke dalam kelompok yang terdiri Yustinus Paew, Evan Dimas, Febri Hariyadi, dan Ferdinand Sinaga. Remaja itu tak terlihat canggung ketika beradu passing dengan para seniornya tersebut.

    Apakah Bagus akan memperkuat timnas senior? Menurut Simon, Bagus dilibatkan dalam latihan itu agar bisa menimba pengalaman. Pria berusia 41 tahun itu mengatakan prioritas Bagus tetap untuk U18. “Untuk coach Fakhri Husaini," ucap Simon. Fakhri Husaini adalah pelatih Bbagus di U18.

    Menurut Simon latihan bersama pemain senior bisa melatih mental bertanding Bagus. "Supaya nanti ujung-ujung dia bisa menjadi pemain andalan coach Fakhri lebih baik lagi."

    Persoalan utama pemain muda berbakat di Indonesia, kata Simon, adalah terlalu gampang terbuai popularitas. Misalnya, potensi pemain bisa memudar begitu memiliki banyak follower di Instagram dan mengikat kontrak dengan banyak perusahaan. "Kita harus ingatkan bahwa mereka belum jadi."

    Cara mengingatkan pemain muda adalah, ya itu tadi, salah satunya dengan mengajak mereka latihan bersama pemain senior. Agar mereka sadar masih banyak pemain lain yang yang lebih hebat.

    Fakhri menyatakan senang Bagus Kahfi mendapat kesmepatan latihan bersama timnas senior. Dia berharap hal itu berdampak positif bagi striker anadalnnya tersebut. “Mungkin dia akan mendapat gaya kepelatihan yang baru atau pengalaman lain bisa berdiskusi dan berkomunikasi dengan pemain senior yang sudah pengalaman lebih baik.”

    Pada Ahad , 25 Agustus, Bagus diturunkan saat laga uji coba Timnas senior melawan Persika Karawang. Hasilnya? Simon memuji penampilan Bagus yang bermain selama 30 menit di lapangan itu. Di laga yang berakhir untuk kemenangan Timnas itu Bagus sempat meluncurkan assist yang menghasilkan gol kedua bagi Timnas.

    Maju terus Bagus!


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.