Ratusan Siswa SD/ MI ikuti Pesta Siaga Pramuka Kabupaten Boyolali - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Sekda Kab. Boyolali, Masruri menerima laporan dari pimpinan upacara atau sulung di Lapangan Paras, Cepogo, Boyolali, Rabu (23/10/2019).

Eksani Boyolali

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 Mei 2019

Jumat, 25 Oktober 2019 11:21 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Ratusan Siswa SD/ MI ikuti Pesta Siaga Pramuka Kabupaten Boyolali

    Dibaca : 154 kali

    Ratusan siswa SD/ MI ikuti Pesta Siaga Pramuka se Kab Boyolali

    BOYOLALI (JAWA TENGAH) -- Ratusan siswa-siswi sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se- Kabupaten Boyolali mengikuti pesta siaga cabang Kwarcab Boyolali di Lapangan Desa Paras, Cepogo, Rabu (23/10/2019). Kegiatan ini dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Boyolali, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Cepogo, Kepala UPT Dikdas dan LS se Boyolali, Ketua Kwaran se-kabupaten Boyolali, pembina dan segenap tamu undangan. Sebelum kegiatan dimulai, ratusan penari dari siswa siswi SD se-Kecamatan Cepogo menampilkan tari gedruk yang merupakan tarian tradisional dari lereng merapi.

    Sementara itu bertindak sebagai pembina upacara adalah Sekda Kabupaten Boyolali, Masruri, dalam sambutannyamengajak anak anak Pramuka Siaga untuk bersikap mandiri dan tidak cengeng. "Sekaligus bergembira karena ini pestanya anak anak pramuka siaga SD dan MI, namun karena ada yang dilombakan anak anak juga harus berprestasi, sesuai dengan tema pesta siaga kali ini, yaitu mandiri, gembira dan berprestasi,” ujar dia.

    Di tempat yang sama Ketua Kwarcab Boyolali, Supana (54), mengatakan pesta Siaga ini adalah wahana berkumpulnya peserta didik SD/MI umur 7 sampai 9 tahun. Tujuan acara ini adalah untuk pembentukan karakter generasi muda terutama usia anak anak, dan menyiapkan mereka menjadi generasi yang bisa diandalkan. Anakanak diharapkan punya watak kedisiplinan yang aktif dan kreatif.

    Kegiatan ini juga merupakan program Kwarcab Boyolali dan Kwaran Cepogo menjadi tuan rumah. Lokasinya di pasanggrahan atau petilasan raja Keraton Surakarta di desa Paras. "Harapannya ahar anak anak selain bisa berlomba, juga bisa mengenal peninggalan sejarah di Boyolali, karena ini merupakan cagar budaya yang dilindungi," ujara Supana.

    Dalam kegiatan ini, anak anak akan bermain di taman-taman yang sudah dipersiapkan oleh panitia, yaitu taman agama, taman tali temali dan arah mata angin, dan taman wayang. Juga ada taman lalu lintas, taman menari, taman bola basket, taman kereta bola, taman berpakaian pramuka, taman peduli kasih dan bumbung kemanusiaan.

    Menurut ketua panitia, Sarmidi (56), kegiatan ini diikuti 800 siswa siswi SD/MI se Kabupaten Boyolali. Dari 22 Kecamatan, hanya 19 kecamatan yang ikut ambil bagian. Setiap kwaran atau kecamatan mengirimkan dua barung putra dan dua barung putri, setiap barung terdiri dari 10 anak.  "Namun untuk tuan rumah ada empat barung putra dan empat barung putri, rencananya bagi yang berhasil juara 1 akan maju ke tingkat Binwil Surakarta," kata dia.

    Salah satu peserta dari kontingen Teras, Lintang (7) mengaku baru pertama kali mengikuti pesta siaga, dan dia sangat senang sekali. Karena  selain bisa berlomba, juga bisa nambah teman. "Semoga bisa juara 1," kata dia.

     

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.