Tip Membuat Kado Saham Buat Orang Tercinta - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Dhea

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Rabu, 5 Februari 2020 14:10 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Tip Membuat Kado Saham Buat Orang Tercinta

    Dibaca : 523 kali

    Saham makin digandrungi milenial. Terbukti, postingan akun IG @ngertisaham yang mengunggah postingan kado saham @cervinc untuk hadiah wisuda @dianerlindaw menghebohkan warganet.

    Postingan yang diunggah pada Senin, 3 Februari 2020 lalu itu pun viral. Tak hanya menuai banyak komentar dan likes, postingan itu menjadi pemberitaan di media massa.

    Netizen pun banyak memberikan komentar positif, tetapi tak sedikit yang bertanya-tanya cara menyiapkan kado berupa saham untuk pasangan atau orang terkasih. Netizen yang rata-rata milenial masih bingung cara menyiapkan kado berupa saham ini.

    Netizen bingung seperti diungkapkan oleh @andreasubroto: "Kalau mau ngasih kado saham tapi yg mau dikasih belum punya RDI tapi dikasih nya mau surprise. Bisa ga ya?"

    @ambu_gavin "min gimana caranya si kasi hadiah saham gini? Prakteknya tidak semudah dan seindah cerita deh. Aku konsul terkait hadiah saham ini sama sekuritas utk hadiah pernikahan sahabat ku, biar suprise. Eeeh, malah aku yg terkezoet, hampir 2 bulan akun temenku belom jadi ajah. Barusan banget, aku konsul lagi sama sekuritas yg lain, terkait mekanisme pemberian saham sbg hadiah ulang tahun, dan jawabannya pun kocak"

    Tentu saja masih banyak lagi yang ingin meniru pasangan @cervinc dan @dianerlindaw dengan memberikan kado berupa saham. Lantas bagaimana sebenarnya cara membuat kado buat orang-orang yang dicintai, seperti istri, kekasih, sahabat hingga teman dekat. Berikut ini tipsnya:

    1. Membuka Rekening Efek di Sekuritas

    Sebagai orang yang akan memberi kado saham tentunya harus memiliki rekening efek di perusahaan sekuritas atau broker. Pada kasus yang viral tersebut, @cervinc (Cervin Chaniago) telah membuka rekening efek di PT Indo Premier Sekuritas (IndoPremier). Sebagai informasi, pembukaan rekening efek seperti di IndoPremier saat ini sudah sangat mudah karena sudah 100% online dan berbasis aplikasi IPOTGO sehingga investasi saham sudah dalam genggaman tangan dengan smartphone.

    2. Membeli Saham Blue Chip

    Setelah memiliki RDN/RDI, saatnya membeli saham yang akan dijadikan kado. Tentunya saham-saham yang sebaiknya dibeli adalah saham-saham blue chip. Saham blue chip adalah saham-saham dari perusahaan besar yang memiliki pendapatan stabil dan liabilitas dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. "A blue-chip company is well-known, well-established, and well-capitalized”. Saham blue chip adalah saham dari perusahaan yang sudah terkenal, mapan, bermodal besar, dan sehat secara finansial.

    3. Mencetak atau Mendesain Ulang

    Setelah saham blue chip dibeli, saatnya men-screenshoot dan mengeprint atau kalau mau tampil lebih kece informasi saham yang telah dibeli didesain secantik-cantiknya menyesuaikan selera penerima. Setelah itu, pilihlah pigura yang terbaik dan bungkus dengan kain kado.

    4. Serahkan pada Pasangan

    Setelah kado saham jadi, saatnya menyerahkan pada orang-orang yang dicintai sebagai bukti fisik.

    5. Ajak Buka Rekening Efek

    Setelah bukti fisiknya diserahkan, tentu tidak boleh berhenti di situ karena sebenarnya saham tersebut masih di rekening si pemberi. Oleh sebab itu, ajaklah orang yang dicintai untuk membuka rekening efek ke perusahaan sekuritas (broker). Membuka rekening efek di perusahaan sekuritas atau broker yang sama tentu akan memudahkan si pemberi dalam mengalihkan saham karena seperti di IndoPremier, investor tinggal melakukan "pindah saham" atau mengalihkan saham ke rekening efek teman, sahabat atau pasangan tercinta. Saham itu benar-benar sudah menjadi milik di penerima.

    So, membuat kado saham untuk hadiah wisuda, ulang tahun dan sebagainya sangatlah mudah tak sesulit seperti yang dibayangkan.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: iin anggryani

    2 hari lalu

    Kerakusan Manusia untuk Kekuasaan

    Dibaca : 452 kali

    Salam.. Manusia adalah salah satu makhluk yang di ciptakan Allah yang diberi kesempurnaan berupa kelengkapan akal dan nafsu sehingga beda dengan makhluk lainnya. Bumi adalah tempat hidupnya manusia. Manusia adalah makhluk yang paling unik juga na’if. Manusia pada dasarnya adalah makhluk bersosial, bermasyarakat dan berkelompok. Manusia diciptakan dengan dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan. Sedangkan kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan atau di berikan kepada salah satu manusia atau kelompok yang dianggap mampu mengemban tugas tersebut. Manusia berlaku sebagai subjek sekaligus objek dalam kekuasaan atau jabatan. Manusia era sekarang ini berlomba-lomba untuk menduduki wewenang kekuasaan, segala cara mereka lakukan agar bisa mendapatkan posisi itu. Yah karena menurut mereka dengan mampu menduduki wilayah kekuasaan itu merupakan sebuah keistimewaan, kebnaggaan bagi mereka. Mereka tidak tahu berani naik dan berada di posisi itu adalah sebuah tanggungjawab besar yang kelak mereka harus memenuhinya, yang banyak manusia lain bertumpu dan beradu nasib padanya. Tapi kita lihat saja koledornya sekarang ini, banyak manusia yang berada di jabatan sebagai pemimpin daerah, desa bahkan Negara yang lupa akan tugas utamanya, menaungi masyarakat sehingga dengan itu banyak sekali kita lihat sekarang ini pemimpin banyak yang dzolim. Banyak sekarang ini terjadi perang saudara, saling bacok membacok, anak membunuh ayah, kakak membuh adek itu tidak lain motifnya karena berebutan kekuasaan. Memang tidak heran lagi banyak orang bilang dari dulu sampai sekarang kekuasaan dan kedudukan selalu saja menjadi objek yang menarik manusia untuk merebutnya. Banyak sekali kita lihat manusia yang menjadi gila karena haus akan kekuasaan, sehingga apapun cara rela dilakukan demi meraihnya. Kekuasaan memang membuat kita lupa diri dan membutakan hati nurani kita. Kekuasaan terlihat seperti madu dari jauh oleh mata manusia yang haus akannya, yang seketika akan berubah jadi racun apabila kita mendekati dan ada didalamnya. Karena ketika kita berada dalam kekuasaan jelas sekali agama dan ajaran moral, etika akan disingkirkan. Harus kejam itulah senjatanya. Ketika berada dalam kekuasaan, orang yang benar dan luruspun bisa menjadi tersesat, apalagi yang sebelumnya tidak benar. Orang bijak pernah mengatakan “bila ingin hidup dalam kebenaran, maka hindarilah untuk masuk dalam kekuasaan”. Orang-orang yang sudah terpedaya dan sangat haus akan kekuasaan akan rela melakukan apa saja dan mengejarnya bahkan sampai ke ujung dunia sekalipun bahkan rela mengorbankan segala hal. Machiavelli mengatakan pada dasarnya, selalu ada manusia didunia ini yang memiliki ambisi besar untuk berkuasa, dan merealisasikan ambisinya itu dengan berbagai cara. Manusia harusnya dengan kekuasaan itu harus memberikan manfaat dan pelayanan yang baik bagi rakyatnya. Kekuasaan biasanya tergantung dari manusia mana yang memegangnya, kalau orang baik yang memegangnya maka kekuasaan akan digunakan untuk melayani masyarakat sehingga terciptanya kemakmuran, kedamaian, dan keteraturan. Dan sebaliknya kalau orang salah, gila jabatan dan haus akan kekuasaan maka tidak heran lahir semua kehancuran, banyak permusuhan, saling benci dan lain sebagainya. Manusia ketika mendapati sebuah kekuasaan banyak berubahnya, menganggap dirinya yang paling tinggi dari manusia lainnya dan seenaknya memperlalukan yang lainnya. Manggekompo, 18 Januari 2020 I’in Khairudin