x

Iklan

Ahmad Irso Kubangun

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Rabu, 3 Juni 2020 05:58 WIB

New Normal, Apakah Menguntungkan Masyarakat?

New Normal. Dua kata itu jadi fenomenal saat ini di tengah masyarakat. Pasti masyarakat bertanya- tanya soal New Normal itu apa? Adanya New Normal ada yang menyambut baik dan tidak.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

New Normal. Dua kata itu jadi fenomenal saat ini di tengah masyarakat. Pasti masyarakat bertanya- tanya soal New Normal itu apa? Adanya New Normal ada yang menyambut baik dan tidak.

Dari berbagai percakapan di masyarakat banyak yang merasa khawatir adanya New Normal kasus positif corona bertambah. Namun sisi lain yang menyambut baik  bisa beraktivitas seperti biasa, sesuai arahan dari pemerintah.

So, kita sebagai masyarakat harus berfikir positif soal tatanan kehidupan baru di tengah pandemi virus corona. Sebab, kondisi vaksin corona belum ditemukan.

Perlu diketahui. New Normal itu sebuah kehidupan baru. Di mana masyarakat harus menjaga produktivitas di tengah pandemi virus COVID-19 dengan tatanan baru.

Pak Presiden Joko Widodo pun meminta ke masyarakat hidup 'berdampingan' dengan corona.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengingatkan bahwa upaya untuk menuju tatanan kenormalan baru atau New Normal dengan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar jangan sampai membuat lupa pada fokus utama yaitu penanganan Covid-19.

Penanganan Covid-19 sudah menjadi ujung tombak utama bagi institusi pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat Indonesia.Tapi kesehatan nasional selain penanganan Covid-19 juga harus tetap dipriortiaskan.

Antara lain, imunisasi pada bayi dan balita, penanganan stunting, penanganan penyakit TBC, persalinan aman ibu dan anak, dan lain sebagainya.

Pak Menko pernah bilang bahwa  kenyataannya angka kematian di beberapa sektor kesehatan di luar Covid-19 ini sangat besar termasuk demam berdarah, dibandingkan kematian di sektor Covid-19.

Di New Normal masyarakat harus membangun kedisiplinan terhadap protokol-protokol kesehatan, baik untuk diri sendiri dan di lingkungan masyarakat. Artinya, kesadaran masyarakat harus sudah mulai disiplin soal kesehatan. Sehingga, bisa terhindar dari virus corona.

Jadi, kata siapa, New Normal kebijakan bahaya?. Pemerintah  merencanakan untuk mengimplementasikan skenario New Normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional.

Jadi, kita sama sama siap menjalani kehidupan normal baru di tengah pandemi corona. Sehingga, bangsa ini bangkit dari keterpurukan.

Simpel kok memulainya, seperti mencuci tangan dan menjaga jarak 2 meter menjadi cara terbaik dalam memutus mata rantai penyebaran Covid- 19.

Selama tetap mencuci tangan sebelum memegang daerah muka akan tetap aman dari virus ini.

Jadi jangan takut hadapai New Normal

Ikuti tulisan menarik Ahmad Irso Kubangun lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu