Setuju Pak, Perkuat Pertahanan dan Keamanan Negara di Titik Terluar - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Ahmad Irso Kubangun

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 17 September 2022 07:11 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Setuju Pak, Perkuat Pertahanan dan Keamanan Negara di Titik Terluar

    Melihat luasnya wilayah Indonesia pertahanan negara harus diperkuat. Setuju dengan pandangan Presiden Joko Widodo terkait pertahanan dan keamanan negara di titik-titik terluar. Potensi kekayaan alam Indonesia sangat besar. Maka setuju dengan Pak Presiden Joko Widodo terkait pertahanan dan keamanan negara di titik-titik terluar.

    Dibaca : 529 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Melihat luasnya wilayah Indonesia pertahanan negara harus diperkuat. Setuju dengan pandangan Presiden Joko Widodo terkait pertahanan dan keamanan negara di titik-titik terluar. 

    Potensi kekayaan alam Indonesia sangat besar. Maka setuju dengan Pak Presiden Joko Widodo terkait pertahanan dan keamanan negara di titik-titik terluar. Sebab kekayaan Indonesia yang ada dan tersebar perlu dijaga. 

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya desain pertahanan dan keamanan negara di titik-titik terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi saat kunjungan kerja di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku, pada Kamis, 15 September 2022. 

    Contohnya di Kabupaten Maluku  Barat Daya ini adalah termasuk kabupaten terluar sebelah timur, paling timur selatan. Jokowi menilai perlunya desain pertahanan negara di Kabupaten tersebut.

    "Setelah kita melihat Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya, kemudian Kabupaten Kepulauan Aru, kemudian Kota Tual, Saumlaki, kita melihat perlunya sebuah desain untuk pertahanan dan keamanan negara, di titik mana kira-kira yang paling tepat. Ini penting karena memang ini potensi yang ada di sini perlu dilihat secara detail," kata Jokowi di daerah Tiakur, Kabupaten MBD, Kamis, 15 September 202

    Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengajak Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk melihat salah satu titik terluar NKRI, yakni Pulau Leti yang berbatasan dengan Timor Leste. 

    "Hari ini saya dengan Pak Menhan, Pak Menteri KKP, dan Menteri PU melihat titik-titik yang tadi saya sebutkan dalam rangka sekali lagi pertahanan dan keamanan negara," ujarnya. 

    Setuju pak Presiden. Kekuatan negara kita harus diperkuat melihat wilayah bangsa ini sangat luas. 

    Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa 2,5 tahun yang lalu Presiden Jokowi telah memerintahkan pihaknya untuk membuat suatu desain besar pertahanan negara. 

    Hal tersebut termasuk juga bagaimana pengamanan jalur-jalur laut kepulauan di Indonesia yang menjadi jalur bagi 60 persen perdagangan laut dunia.

    Kekayaan kita sangat besar di wilayah ini, sangat-sangat besar, tidak hanya kekayaan ikan, tetapi juga kekayaan mineral di bawah laut, gas dan minyak bumi di bawah laut," ujar Menhan Prabowo.

    Lebih lanjut, Prabowo menyebut bahwa masa depan kekayaan Indonesia sebagian besar akan ada di Indonesia timur. 

    Untuk itu, Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan bahwa pulau-pulau terluar di kawasan tersebut harus dirancang untuk menjadi bagian dari pertahanan negara.

     "Pulau-pulau terluar di kawasan ini memang harus sudah kita rancang untuk menjadi bagian dari pertahanan kita. Tentunya ini akan kita lakukan dengan teliti dan mengikutsertakan semua lembaga terkait," tandas Prabowo. 

    Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Kemudian hadir juga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. 

     

    Sumber : Viva.co.id

    Ikuti tulisan menarik Ahmad Irso Kubangun lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.