Ujian Tahfidz Akhir BTQ for Leaders Yogyakarta-Jawa Tengah - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Pembukaan ujian

PPPA Daarul Quran

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 4 Agustus 2020

Rabu, 22 Desember 2021 04:51 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Ujian Tahfidz Akhir BTQ for Leaders Yogyakarta-Jawa Tengah

    PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta menggelar ujian tahfidz untuk mahasiswa penerima Beasiswa Tahfidz Quran (BTQ) for Leaders di Grha Tahfidz Daarul Qur’an Yogyakarta, Senin (20/12). Acara yang dilaksanakan selama dua hari ini diikuti oleh 10 mahasiwa BTQ for Leaders dari Yogyakarta dan Jawa Tengah.

    Dibaca : 965 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta menggelar ujian tahfidz untuk mahasiswa penerima Beasiswa Tahfidz Qur'an (BTQ) for Leaders di Grha Tahfidz Daarul Qur’an Yogyakarta, Senin (20/12). Acara yang dilaksanakan selama dua hari ini diikuti oleh 10 mahasiwa BTQ for Leaders dari Yogyakarta dan Jawa Tengah.

    Ujian akhir ini dimaksudkan untuk menguji kualitas hafalan Al-Qur'an mahasiswa. Terutama bagi mereka yang sudah selesai dari program BTQ for Leaders. Selain itu, ujian ini juga bertujuan untuk mengetahui kemampuan mengajar mahasiswa BTQ for Leaders.

    Dalam ujian ini, mahasiswa BTQ for Leaders juga mengikuti sertifikasi tahfidz dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Daarul Qur'an. Paling tidak, mereka memiliki kompetensi tingkat Tahfidz Mutawassit (madya), yaitu hafal 20 juz dan menguasai teori pengajaran Al-Quran. Dengan standarisasi pengajaran Al-Qur'an yang terukur ini diharapakan pengajar Al-Quran memiliki kompetensi yang memadai.

    Regional Manager 2 PPPA Daarul Qur’an, Maulana Kurnia Putra dalam sambutannya menekankan pentingnya bekal kemampuan mengajar bagi para peserta ujian sebelum turun ke masyarakat.

    “Mahasantri BTQ for Leaders jangan hanya hafal Al-Qur'an saja, tapi juga menguasai metode mengajar, sehingga mereka siap ditempatkan di manapun dengan kualitas kompetensi yang terstandarisasi nasional,” tandas Maulana. 

    Oleh karena itu, lanjut Maulana, ujian tahfidz ini tidak hanya menilai kemampuan menghafal tapi juga mengetahui sejauh mana kemampuan menguasai metode mengajar Al-Quran. 

    Hadir pula pada pembukaan ujian ini Ustadz Noor Aflah, selaku fasilda BTQ for Leaders Yogyakarta-Jawa Tengah. Ia berharap kegiatan ini bisa menguatkan kompetensi mahasantri BTQ for Leaders dalam menguasai metode pengajaran Al-Quran menjelang pengabdian pasca kelulusan strata satu di universitas masing-masing.

    Tak hanya Ustadz Noor Aflah yang hadir, ada juga Ustadz Jimmy Pranata sebagai penguji dan Ramadani, selaku Kepala Cabang PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta. 

    Sebagai informasi, saat ini Daarul Qur'an tengah gencar melakukan sertifikasi bagi guru pengajar Al-Quran di lingkungan internal sebagai upaya menjaga mutu program. Ikhtiar ini diharapkan tidak hanya berlaku di internal Daarul Qur'an, namun bisa menjadi inspirasi nasional dalam menyiapkan pengajar yang hafal Al-Quran dan juga memiliki kemampuan mengajar Al-Quran yang mumpuni.

    Ikuti tulisan menarik PPPA Daarul Quran lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.