6 Tanda Kamu Cocok Menjadi Teknososiopreneur ala Mahasiswa Universitas Trilogi - Urban - www.indonesiana.id
x

Mahasiswa Teknososiopreneur

Nadilla Madjid

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 24 Januari 2022

Selasa, 25 Januari 2022 13:28 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • 6 Tanda Kamu Cocok Menjadi Teknososiopreneur ala Mahasiswa Universitas Trilogi

    Hadirnya virus COVID-19 sampai saat ini merupakan suatu tantangan yang besar bagi seluruh masyarakat di penjuru dunia begitupun di Indonesia, kemunculan virus tersebut bahkan berhasil mengguncangkan perekonomian hingga jatuh merosot di beberapa negara. Dan nasib terburuknya adalah terkena PHK dikarenakan pendapatan perusahaan kian menurun drastis. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan yang dirilis 11 April, lebih dari 1,5 juta orang Indonesia telah kehilangan pekerjaan karena imbas pandemi COVID-19. Sebanyak 10,6 persen atau sekira 160 ribu orang kehilangan pekerjaan karena PHK, sedangkan 89,4 persen lainnya dirumahkan. Dengan adanya peristiwa tersebut mengakibatkan tulang punggung keluarga harus mengurangi jatah kebutuhan keluarganya. Dan berdampak pengurangan jatah uang saku atau kebutuhan anaknya yang menjadi mahasiswa. Lantas, apa solusi yang bias dipertimbangkan untuk mahasiswa tersebut? Alangkah baiknya apabila kita mampu melihat masalah ini semua dengan bijak, bisa menjawab tantangan, dan tangguh menghadapi semua persoalan. Salah satu cara yang dirasa cukup ampuh adalah menumbuhkan dan menguatkan jiwa wirausaha terutama dikalangan milenial. Banyak mahasiswa yang tidak memiliki penghasilan sendiri untuk memenuhi kebutuhannya, hanya mengandalkan uang saku dari orangtua saja. Hal tersebut menjadi beban tersendiri untuk mahasiswa tersebut. Karena kebutuhan terus bertambah sedangkan pendapatan hanya itu-itu saja. Penghasilan bisa dicari dari mana saja. Salah satunya menjadi seorang teknososiopreneur. Lalu, apa ajasihh tanda kalau mahasiswa tersebut cocok dan bisa menjadi teknososiopreneur. Disusun oleh : Kelas INOVASI ( Nadilla Madjid, Anik Kristiana, Winda Dwi Oktaviani, Wulandari Purnama Santi, Yasmin Fitria )

    Dibaca : 965 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    1. Kamu Kritis Dengan Peluang Yang Ada Disekitarmu

    Photo by : Thirdman from Pexels

    Kritis dalam arti merupakan kemampuan berpikir secara rasional dan melihat permasalahan secara objektif sehingga hasil yang didapatkan tidak bias dan sesuai dengan fakta yang ada. Ini adalah modal pertama kita ketika ingin menjadi teknosisopreneur dikarenakan banyak sekali peluang yang ada di lingkungan sekitar kita. Yang disana seharusnya bisa dijadikan suatu persoalan dan ditemukan solusinya. Apakah proses pengumpulan tugas mu sudah efektif? Bagaimana proses pengolahan sampah disana? Nah dari pertanyaan seperti itu bisa dijadikan suatu peluang usaha.

     

    2. Kamu Tidak Bisa Mengerjakan Hanya Yang Itu-Itu Saja

    Photo by : Pixabay from Pexels

    Pernahkah kamu merasa bosan jika mengerjakan sesautu hanya yang itu-itu saja atau hanya dengan cara yang sama, konsep yang sama bahkan dengan tema yang sama. Jika iya, berarti kamu memiliki kreatifitas yang tinggi. Kreatif adalah salah satu modal juga untuk menjadi seorang teknososiopreneur. Karena dengan adanya memiliki jiwa kreatif, ide baru pun bisa tercipta, hal tersebut juga bisa meningkatkan produktivitas, dan semangat baru.

     

    3. Bisa Mengutarakan Ide, Walaupun Sereceh Apapun

    Photo by : SHVETS production from Pexels

    Tanda yang paling terlihat jika mahasiswa tersebut bisa menjadi teknososiopreneur ialah dia yang memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Jika berbicara dengan orang tersebut membuat kita semangat akan melakukan sesuatu. Apakah kamu termasuk dengan tanda yang ini? Kenapa memiliki kemampuan berkomunikasi itu penting? Karena jika mahasiswa tersebut tidak memiliki modal berupa fisik. Paling tidak Ia memiliki modal berupa ide dan juga semangat. Ide yang bisa di komunikasikan sehingga bisa di realisasikan. Sepintar apapun mahasiswa jika tidak bisa menkomunikasikan idenya tersebut, bagaimana orang lain bisa mempercayainya untuk menjadi teknososiopreneur. Lantas, bagaimana yang introvert. Jangan salah seorang introvert memiliki ciri khas untuk mengkomunikasikan idenya. Banyak penguasaha introvert yang sukses.

     

    4. Mandiri Dikala Menyelesaikan Masalah atau Persoalan

    Photo by : George Milton from Pexels

    Dimasa kita membangun suatu peluang usaha, pasti kita mendapati berbagai persoalan yang ada seperti bingung harus mulai dari mana atau mati langkah, informasi produk yang kurang menarik, atau bahkan kerabat dan teman kita sendiri tidak mendukung. Persoalan tersebut bagaimana bisa terselesaikan jika kita tidak memiliki sikap yang mandiri. Mandiri dalam artian mengurangi sikap bergantung dan memperbesar saling membutuhkan. Disini kita harus bisa membedakan mana sikap bergantung dan membutuhkan.

     

    5. Kamu Memiliki Kemampuan Kerjasama Yang Solid 

    Photo by : Andrea Piacquadio from Pexels

    Mahasiswa memiliki rentan usia yang terbilang sangat muda. Sehingga banyak pendapat yang mengatakan bahwa jiwa muda identik dengan sikap egoisme yang tinggi. Sikap egois adalah kecenderungan untuk memprioritaskan keinginan dan kebutuhan sendiri di atas kebutuhan dan keinginan orang lain. Sedangkan sikap yang solid adalah perasaan yang bersatu, tidak meprioritaskan diri sendiri. Memang bagi kaum millennial hal tersebut sulit untuk dilakukan. Tapi, bukan berarti kamu sebagai mahasiswa tidak bisa mengurangi sikap tersebut. Untuk terciptanya suatu produk teknososiopreneur yang tepat sasaran. Mahasiswa harus bisa membangun tim yang solid sehingga bisa saling melengkapi satu dengan yang lainnya.

     

    6. Berjuang Tanpa Batas Limit

    Photo by : Maddy Freddie from Pexels

    Tanda yang terakhir jika kamu cocok menjadi seorang mahasiswa teknososiopreneur ialah kamu tidak pernah menyerah atas mimpi kamu. Menjadi seorang pengusaha teknososio memang bukan hal yang mudah, dikarenakan hal tersebut mencangkup berbagai bidang yang ada, mempertimbangkan banyak hal yang terkadang bertolak belakang. Namun, dengan adanya kamu tidak memiliki limit di dalam berjuang. Hal tersebut tidak menjadi faktor penghambat. Namun, menjadi faktor pembelajaran dan bagian dari proses. Lelah, bingung, dan tak tau arah pasti terjadi. Tapi, Ingat kembali apa impian dan tujuanmu.

     

    Semangatt Menggapai Impianmu. Dan Hiduplah Mahasiswa Teknososiopreneur!

     

    #universitastrilogi #teknososiopreneur #insanunggulinovasi #kelasinovasi #cdpp #artikel #Akutansi #Sisteminformasi

    Ikuti tulisan menarik Nadilla Madjid lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.