Kisah Pegiat Literasi Taman Bacaan Dianugerahi Ramadhan Heroes Tonight Show NET TV - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Syarifudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Kamis, 5 Mei 2022 06:39 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Kisah Pegiat Literasi Taman Bacaan Dianugerahi Ramadhan Heroes Tonight Show NET TV

    Atas dedikasi dan komitmen memberantas buta aksara, Syarifudin Yunus Pendiri Taman Bacaan Lentera Pustaka dianugerahi Lokal Heroes tahun 2021 dari Tonight Show NET TV. Sebuah kiprah nyata taman bacaan di tengah masyarakat

    Dibaca : 572 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Taman bacaan dan pegiat literasi jangan pernah lupa sejarah. Persis tepat setahun lalu (4 Mei 2022 lalu), crew Tonight Show NET TV (Vincent-Desta) menobatkan "Ramadhan Heroes 2021" kepada Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka. Atas komitmen dan konsistensinya dalam menjalankan peran taman bacaan untuk pemberantasan buta aksara di lingkungan masyarakat prasejahtera dengan tingkat putus sekolah yang tergolong tinggi.

     

    Saat itu crew Tonigt Show NET TV Indonesia melakukan liputan tentang aktivitas dan geliat pemberantasan buta aksara yang dilakukan Taman Bacaan Masyaralat (TBM) Lentera Pustaka di Desa Sukaluyu Kaki Gunung Salak Bogor. Sebagai kisah inspiratif tentang kepedulian dan berbuat baik kepada sesama, sekalipun hanya mengajar membaca dan menulis kaum buta aksara yang masih tersisa. Selain itu, TBM Lentera Pustaka pun tetap menjalankan program lainnya seperti 1) TAman Bacaan (TABA), 2) KElas PRAsekolah (KEPRA), 3) YAtim BInaan (YABI), 4) JOMpo BInaan (JOMBI), 5) TBM Ramah Difabel, dan 6) Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Lentera.

     

    Hasil liputan ini pun sudah tayang di Tonigh Show NET TV pada 5 Mei 2022 yang dipandu langsung oleh Vincent-Desta bertajuk “Semangat Untuk Membasmi Buta Aksara Kepada Ibu-Ibu yang Kurang Beruntung” (Cek Youtube Tonight Show: https://www.youtube.com/watch?v=Ji63Diopb48).

     

    Apa yang dilakukan Tonight Show NET TV memberi pesan penting akan pentingnya kepedulian terhadap sesama walau hanya memberantas buta aksara atau menyediakan tempat membaca anak-anak. Di samping pentingnya sinergi dan kolaborasi di taman bacaan agar aktivitas literasi tetap berjalan di tengah godaan era digital dan gawai yang kian masif.

     

    Maka apa pun kondisinya, taman bacaan semestinya fokus saja dalam proses. Nikmati semua proses yang ada di taman bacaan dan yang dialami pegiat literasi seperti yang dialami Pendiri TBM Lentera Pustaka. Tentu dengan tekad dan ikhtiar yang sepenuh hati dan istiqomah, tidak usah peduli kepada orang-orang yang apatis atau bersikap "bodoh" terhadap kebaikan.  

     

    Maka siapa pun, kerjakanlah yang baik. Sebab Allah SWT punya segalanya. Dan ketika tangan taman bacaan tidak mampu untuk meraihnya, biarkan tangan Allah SWT yang akan menggapainya sekalipun di luar kemampuan anak manusia. Salam literasi #TamanBacaan #PegiatLiterasi #TBMLenteraPustaka



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.