Demi Korban Banjir, Perempuan-perempuan PLN Berjibaku di Dapur Umum - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Puji Handoko

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 November 2020

Senin, 22 Februari 2021 17:27 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Demi Korban Banjir, Perempuan-perempuan PLN Berjibaku di Dapur Umum

    PLN bergerak cepat untuk menolong korban banjir itu. Selain memastikan jaringan listrik aman, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan. Bahkan tidak hanya PLN sebagai institusi, para karyawati dan istri karyawan PLN turut membantu meringankan beban yang dialami banyak orang itu. Mereka mendirikan dapur umum. Ada dua dapur umum yang didirikan, pertama yang berlokasi di kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kosambi. Kemudian yang kedua berlokasi di Unit Pelaksana Pelayanan Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang. Dua dapur umum itu menyediakan makanan siap santap. Sebab korban banjir yang mengungsi itu hanya membawa barang untuk keperluan darurat saja. Makanan siap santap adalah solusi yang tepat untuk mereka.

    Dibaca : 669 kali

    La Nina menyebabkan banjir melanda banyak tempat di Indonesia, yang mengakibatkan kerugian sangat banyak. Dalam kondisi seperti itu, yang paling dibutuhkan korban banjir di pengungsian adalah tersedianya makanan. Sebab mereka telah meninggalkan harta benda di rumah yang telah tergenang. Di Karawang, Jawa Barat, terdapat lima belas kecamatan yang terdampak banjir. Ribuan orang dikabarkan mengungsi.

     

    PLN bergerak cepat untuk menolong korban banjir itu. Selain memastikan jaringan listrik aman, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan. Bahkan tidak hanya PLN sebagai institusi, para karyawati dan istri karyawan PLN turut membantu meringankan beban yang dialami banyak orang itu. Mereka mendirikan dapur umum.

     

    Ada dua dapur umum yang didirikan, pertama yang berlokasi di kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kosambi. Kemudian yang kedua berlokasi di Unit Pelaksana Pelayanan Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang. Dua dapur umum itu menyediakan makanan siap santap. Sebab korban banjir yang mengungsi itu hanya membawa barang untuk keperluan darurat saja. Makanan siap santap adalah solusi yang tepat untuk mereka.

     

    "Kita berusaha bersama-sama memberikan sedikit yang kami bisa kepada masyarakat sekitar, sebagai bentuk kepedulian, semoga ini menjadi ladang amal bagi kita dan kondisi ini segera normal Kembali," tutur Supervisor SDM dan Adm PLN UP3 Karawang, Maranita Anis Minggu 21 Februari 2021.

     

    Anis mewakili karyawati dan istri karyawan PLN bertindak sebagai juru masak. Beberapa menu yang disediakan antara lain, nasi, semur daging, telur balado dan tahu goreng. Menu tersebut dimasak dalam jumlah banyak. Dengan kemampuan memasak yang dimilikinya, Anis dan kawan-kawannya harus memastikan rasa masakan tidak berubah meski dibuat dalam jumlah yang banyak.

     

    Namun Anis tidak hanya memasak, ia dan teman-temannya yang lain juga harus mengemas dan mendistribusikan makanan siap santap itu kepada masyarakat yang terdampak banjir. Lelah tidak mereka pedulikan, sebab ada yang lebih penting untuk diperjuangkan: meringankan beban korban banjir. Rasa kemanusiaan mendorong emak-emak PLN itu untuk turut berjibaku membantu sesama.

     

    Nana, salah seorang warga yang beralamat di Jalan Kertamukti Karawang, sangat berterima kasih ketika memperoleh makanan siap santap itu. Ia menyaksikan sendiri bagaimana perempuan-perempuan tangguh dari PLN itu bekerja sejak pagi. Mereka menyiapkan bahan masakan, mengolahnya, kemudian mengemas dan memberikan pada masing-masing korban banjir di Karawang.

     

    “Kami sangat bersyukur di saat ini susah sekali mencari makanan karena hampir sebagian besar lokasi banjir,” kata Nana, dengan segurat senyum tipis di wajahnya.

     

    Kesedihan memang masih melekat di setiap wajah korban banjir. Namun dengan bantuan yang diberikan kepada mereka, orang-orang itu bisa sedikit tersenyum. PLN dan segenap karyawannya telah hadir bersama korban bencana. Para ibu-ibu, karyawati dan istri karyawan PLN sekalipun tidak tinggal diam, dengan segenap daya mereka curahkan untuk menolong saudara-saudara mereka yang sedang kesusahan. Bencana datang silih berganti, namun kemanusiaan, kehangatan dan rasa peduli akan meringankan beban yang mereka alami.

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.