Ini Alasan Reksa Dana ETF Butuh Market Maker di Bursa - Analisis - www.indonesiana.id
x

Imam Pamuji

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Rabu, 15 Juni 2022 17:40 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Ini Alasan Reksa Dana ETF Butuh Market Maker di Bursa

    Peran dari Market Maker ini tak lain dan tak bukan adalah menjaga likuiditas pasar ETF.

    Dibaca : 354 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    ETF yang diperdagangkan di pasar primer dan di pasar sekunder (bursa) membutuhkan yang namanya Market Maker (Pembentuk Pasar). Peran dari Market Maker ini tak lain dan tak bukan adalah menjaga likuiditas pasar ETF. Market Maker yang dimaksud dinamakan Dealer Partisipan.

    Untuk reksa dana yang diperdagangkan di bursa ini, aturan resminya minimal ada satu penyedia likuiditas yang namanya Dealer Partisipan. Secara aturan Dealer Partisipan ini diperuntukkan bagi pasar primer.

    Padahal isu likuiditas juga menyeruak di pasar sekunder yang kebanyakan dihuni para investor retail. Lantas seperti apa peran Dealer Partisipan baik di pasar primer maupun sekunder untuk reksa dana rasa saham ini?

    Di pasar primer Dealer Partisipan berperan sebagai penyedia layanan yang memudahkan investor institusi dan investor dengan modal besar melakukan subcription dan redemption atau melakukan transaksi jual-beli ETF.

    Sementara itu di pasar sekunder ada peraturan yang menyebutkan kalau Dealer Partisipan menjadi penyedia likuiditas ETF. Sebagai penjamin tentu saja membuat investor retail aman karena saat mereka ingin menjualnya pasti akan ada pihak yang membeli dalam hal ini Dealer Partisipan.

    Dalam hal ini maka transaksi ETF sedikit berbeda dengan saham biasa (common stock) pada umumnya di pasar bursa dimana pergerakan naik-turun harga saham semata-mata karena hukum pasar yakni supply and demand. Sementara itu untuk ETF, selain karena supply and demand ada pergerakan unit penyerta ETF yang dipengaruhi oleh perubahan NAB saham-saham dalam portofolio ETF.

    Perlu dicatat di sini bahwa pergerakan harga unit penyertaan ETF di bursa dipengaruhi keberadaan Market Maker yang terus menjaga unit penyertaan sejalan dengan NAB. Dengan kata lain, pergerakan ETF dipengaruhi pergerakan harga NAB portofolio reksa dana bursa (ETF) itu sendiri, supply and demand dan ada tidaknya penyedia likuiditas yang efektif di bursa dalam hal ini Market Maker.

    Nah, setelah yakin ternyata ada jaminan likuiditas ETF di pasar primer dan sekunder ini saatnya mentransaksikan ETF baik di pasar primer maupun sekunder yang saat ini sudah gampang, semisal melalui platform ETF yang sudah terintegrasi di aplikasi IPOT milik Indo Premier Sekuritas. Melalui aplikasi ini baik investor retail maupun institusi akan mudah melakukannya.

    Ikuti tulisan menarik Imam Pamuji lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.