x

Perangkat Hadroh. Wikipedia

Iklan

Siti Rohmania

Mahasiswa aktif Sastra Indonesia Universitas Pamulang
Bergabung Sejak: 14 Juli 2022

Jumat, 15 Juli 2022 10:30 WIB

Sastra Dalam Budaya Kesenian Hadroh

Sastra merupakan media bahasa dengan cara penyampaian ekspresi, sarana yang disampaikan dapat melalui lisan (oral) atau tulisan. Sastra biasanya muncul oleh kreativitas para seniman dengan realitas yang mereka tampilkan, kemudian dimunculkan kembali dengan realitas yang fiktif. Selain itu, sastra juga tumbuh karena imajinasi para seniman, membuahkan suatu karya yang memiliki nilai realitas yang baik, seperti implementasi gradual dalam suatu ruang lingkup sosial yang karyanya sangat terbatas, seperti itulah seorang seniman hidup.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Budaya adalah sebuah investasi masa depan yang di dalamnya terdapat unsur estetika kehidupan. Zaman modern ini, tradisi termasuk sorotan utama dalam sebuah komunitas atau kelompok di masyarakat. Sebuah tradisi biasanya selalu menonjolkan ciri khas suatu daerahnya. Banyaknya daerah yang ada di Indonesia menjadikan keberagaman tradisi yang sangat luar biasa. Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya, di dalamnya terdapat unsur seni dan tradisi yang mampu memanjakan mata. Jika membahas tentang seni, jelas semua orang pasti telah mengetahuinya. Tetapi, seni yang membuat orang terkagum melihatnya itu seperti apa sih? Seni yang seperti itu pasti harus mempunyai nilai tinggi dalam estetika. Contohnya kesenian hadrah.

Dengan berkembangnya negara kesatuan ini, bidang kesenian hadrah memiliki ketertarikan dalam kajian keislaman. Iringan seni musik hadrah berpadu dengan selawat dan menumbuhkan dakwah dalam berkebudayaan. Karena kebudayaan merupakan inti kegiatan dan tangan kreatif manusia. Juga dapat memperkenalkan lebih luas lagi bahwa bersyiar dengan kesenian merupakan hal yang begitu menarik apalagi dalam mempelajarinya. Oleh karena itu akulturasi budaya begitu penting dalam memadukan suatu kehidupan.

Perlu kita ketahui juga, Sastra merupakan media bahasa dengan cara penyampaian ekspresi, sarana yang disampaikan dapat melalui lisan (oral) atau tulisan. Sastra biasanya muncul oleh kreativitas para seniman dengan realitas yang mereka tampilkan, kemudian dimunculkan kembali dengan realitas yang fiktif. Selain itu, sastra juga tumbuh karena imajinasi para seniman, membuahkan suatu karya yang memiliki nilai realitas yang baik, seperti implementasi gradual dalam suatu ruang lingkup sosial yang karyanya sangat terbatas, seperti itulah seorang seniman hidup. Berbicara tentang arti dari sastra selalu muncul dimana-mana, tulisan dapat dibilang sebuah tulisan sastra dengan berbagai karakter tertulis disana. Banyak karakter yang wajib kita selesaikan namun itupun tergantung seseorang yang menyampaikan karakter itu sendiri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hadrah adalah bagian dari peralatan musik yang ditabuh yang mempunyai unsur islami, waktu itu yang pertama menyebarkan alat tersebut adalah salah satu tokoh filsafat yang terkenal dengan konsep mahabahnya yaitu Jalal Muhammad Rumi lahir Afganistan, 604 H / 30 September 1207, ia lebih masyhur disebut dengan nama Rumi. Dengan majunya di era modern ini, hadrah sangat masyhur dalam memperlihatkan kepopulerannya, bagi rakyat umum, apalagi bagi para umat islam. Biasanya seni alat musik hadrah ini mempunyai 13 sampai 15 pemain. Ada juga yang memiliki lima pemain terbangan dan lima penyanyi yang disebut hadrah banjari. Hadrah merupakan alat musik yang wajib kita lestarikan di era modern seperti ini, karena seperti yang kita tahu, di era sekarang para kaum milenium hanya tau mengenai syair cinta, mulai dari remaja bahkan sampai anak kecil yang masih berjenjang di sekolah dasar pun mengikutinya.

Seni merupakan ekspresi hidup,saat seseorang tersebut damai dan tentram suatu hidupnya jika dikaitkan dengan seni. Seni alat musik terbangan (hadrah) ini tidak akan jauh dan tidak dapat dipisahkan dengan lantunan solawat. Secara garis besar solawat merupakan bentuk kasih sayang kita lewat do’a kepada Allah SWT untuk Baginda Rasulullah SAW, keluarga juga para sahabat.

Seni alat musik hadrah ini tak hanya ada di Indonesia saja, karena alat musik hadrah ini pertama kali ada di negara Timur Tengah dan sekarang sudah menyebar ke negara-negara seperti Eropa, Amerika, terutama negara yang mayoritasnya beragama islam.

Hadrah berkembang dan di apresiasi bagi bidang seni untuk para santri juga para pencinta Rasulullah SAW, ada yang memang ingin menyalurkan bakat dan minat. Ada yang mencoba dan tertarik untuk memainkannya. Sehingga banyaknya grup hadrah tersebut terbentuk seperti Annabawiyyah, Arraudhah dan Al-Muqtasida. Dan di zaman sekarang ini, mulai dari tahun 1990 - sampai sekarang, grup yang paling populer dalam kesenian hadrah yaitu Syubbanul Muslimin, Muhasabatul Qolbi, dan Syekhermania. Syekhermania yaitu komunitas para pencinta Rasulullah SAW yang digagas oleh Habib Syekh Abdul Qadir Assegaf. Ada pula pop yang dipopulerkan oleh Haddad Alwi dan Sulis.

Ikuti tulisan menarik Siti Rohmania lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler