Wiyono, 42 Tahun Mengabdi untuk Sepak Bola Depok - Humaniora - www.indonesiana.id
x

pssi

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 23 Juli 2022 10:42 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Wiyono, 42 Tahun Mengabdi untuk Sepak Bola Depok

    Saya yang mengenal BW sejak tahun 1998 di Stadion Merpati Kota Depok, saat saya sedang merumuskan dan merancang lahirnya Asosiasi SSB Depok (ASSBD), berkat masukan, saran, arahan BW-lah, ASSBD dapat berdiri pada 27 Juli 2001, dengan anggota awal 30an SSB se-Kota Depok. Selalu sehat dan menginspiransi untuk Sepak Bola Kota Depok khususnya, dan umumnya untuk insan pecinta sepak bola nasional, Bapak Wiyono. Aamiin. Bapak adalah Legenda sepak bola yang dimiliki Kota Depok.

    Dibaca : 728 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Wiyono, lahir tahun 1949. Di usainya yang sudah 73 tahun. Masih aktif duduk di kepengurusan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Depok hingga 2022.

    Apresiasi, penghormatan Wiyono Cup

    42 tahun sudah, dedikasi dan loyalitas Bapak Wiyono (BW), terhadap persepak bolaan di Depok. Sebab, pengabdian BW sudah sejak Depok masih menjadi bagian dari Kabupaten Bogor, hingga kini Depok berdiri menjadi Kota administratif sendiri.

    Dalam sepak bola, BW tidak pernah absen duduk dalam kepengurusan federasi olah raga yang paling digemari masyarakat ini. Tercatat BW senantiasa menjadi pengurus, sejak federasi masih bernama Pengurus Cabang (Pengcab), hingga kini sudah berganti baju menjadi Asosiasi Kota (Askot) PSSI Depok.

    Atas kiprahnya di Depok sejak 1980 dan hingga sekarang pun masih duduk sebagai pengurus Askot PSSI Depok, maka sehari menjelang Kongres Luar Biasa (KLB) pada Sabtu, 23 Juli 2022, Askot PSSI Depok memberikan apresiasi dengan penghormatan setinggi-tingginya kepada BW.

    Apresiasinya adalah pemberian penghargaan dan penghormatan yang dibungkus dalam acara khusus, yaitu Piala Wiyono (Wiyono Cup) yang dihelat pada Jumat, 22 Juli 2022 di Stadion Mahakam Depok pukul 14.00 WIB hingga selesai.

    Hadir Sekda Kota Depok

    Wiyono Cup pun dijadikan ajang silaturahmi bagi seluruh jajaran pengurus, pelatih, dan ofisial 50 Klub Liga 1 dan Liga 2 Anggota Askot PSSI Depok. Setiap Klub diberikan kuota hanya mengirimkan tiga pemain U-45. Kemudian, setiap pemain yang didaftarkan oleh Klub, diundi oleh pihak panitia, hingga terbentuklah tiga tim, yaitu Tim Orange, Tim Kuning, dan Tim Biru. Dan, di dalamnya juga ada dan turut bermain, Sekda Kota Depok, Supian Suri, yang tergabung dalam Tim Orange.

    Jadilah Wiyono Cup terselenggara dalam format Trofeo. Juara 1 adalah Tim Orange, disusul Tim Biru, dan Tim Kuning.

    Sebelum Trofeo dimulai, seluruh Exco Askot PSSI Kota Depok, Hendra Dimun, Nur Abdullah, dan Syafrudin, berkesempatan membuka acara dan memakaikan Jaket bertuliskan Wiyono sebagai bentuk penghormatan.

    Selepas Trofeo, Supian Suri, memberikan sambutan sekaligus menyerahkan tropi kepada Tim Orange sebagai juara 1. Wiyono Cup pun sukses digelar. Seluruh pemain pun membawa jersey masing-masing sebagai souvenir Wiyono Cup.

    Jejak BW di Depok@@ Selama 42 tahun mengabdi di Depok hingga bernama Kota Depok, bidang kepelatihan dan perwasitan adalah passionnya. BW pun sempat menjadi Ketua Komisi Wasit Persikabo (1990-1995). Sebab, saat itu Depok adalah bagian dari Kecamatan Kabupaten Bogor.

    Sebelum total berkiprah untuk Kabupaten Bogor, atas nama Kecamatan Depok, hingga Kota Depok, tercatat pada 1962-1969, BW sudah bergabung menjadi bagian beberapa Klub di Jakarta Selatan. Kemudian tahun 1980, hijrah sepenuhnya ke Depok.

    Dalam bidang perwasitan, Lisensi Wasit C3, C2, dan C1 sudah dikantonginya. Dalam kepelatihan, hanya mengambil Lisensi D, tidak melanjutkan ke Lisensi lanjutan, sebab BW sudah kenyang asam garam menangani tim.

    Tahun 1992, 1993, 1994, berkat tangan dinginnya, Tim Depok berturut-turut berhasil meraih Juara 1 Piala Yapopi se-Jabotabek, hingga Piala Bergilirnya menjadi milik Depok.

    BW juga menangani Tim Porda Kota Depok 2003, 2006. Asisten Pelatih Persikad saat di Divisi II PSSI. Pelatih Klub Mandiri Jaya 2008. Pelatih Depok United 2013. Pelatih Tim Suratin Kota Depok 2017. Dan, sejak 2019 hingga sekarang menjabat pelatih SSB Manatahan.

    Dalam kepengurusan Pengcab/Askot PSSI Depok, BW pernah menjabat Ketua Komisi Wasit. 2018 sampai sekarang menjabat sebagai Manajer Pengembangan SDM dan Kepala Sekretariat Askot PSSI Depok.

    Begitu loyalnya BW terhadap persepak bolaan kota Depok, BW pun sangat dikenal oleh seluruh publik pecinta sepak bola Kota Depok. Kini, di usianya yang sudah kepala 7, 73 tahun, BW masih sehat ceria dan terus aktif dalam krpengurusan Askot PSSI Depok.

    Pada akhirnya, saya yang mengenal BW sejak tahun 1998 di Stadion Merpati Kota Depok, saat saya sedang merumuskan dan merancang lahirnya Asosiasi SSB Depok (ASSBD), berkat masukan, saran, arahan BW-lah, ASSBD dapat berdiri pada 27 Juli 2001, dengan anggota awal 30an SSB se-Kota Depok.

    Selalu sehat dan menginspiransi untuk Sepak Bola Kota Depok khususnya, dan umumnya untuk insan pecinta sepak bola nasional, Bapak Wiyono. Aamiin. Bapak adalah Legenda sepak bola yang dimiliki Kota Depok.

    Ikuti tulisan menarik Supartono JW lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.