Ciri-ciri Oli Motor yang Perlu Diganti - Urban - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi Motor Custom. Wikipedia

web seo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 27 Mei 2022

Minggu, 14 Agustus 2022 05:50 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Ciri-ciri Oli Motor yang Perlu Diganti


    Dibaca : 899 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pemilik sepeda motor harus menyadari tidak hanya ketersediaan bahan bakar dan bensin, tetapi juga  kualitas oli yang mereka miliki. Oli berkualitas buruk dapat membuat komponen mesin lebih rentan terhadap keausan. Jadi kapan  oli mesin harus diganti dengan yang baru?Karakteristik mesin yang perlu diganti oli dapat dikenali dari berbagai kondisi mesin itu sendiri. Oli 

      sendiri adalah cairan di dalam mesin  yang  melumasi komponen mesin dan mendistribusikan panas secara merata. Semakin lama oli tidak diganti, semakin rendah konduktivitas termalnya dan semakin cepat suhu mesin akan naik. Mengganti oli mesin akan membuat siklus kerja mesin  menjadi lebih lancar. Sifat-sifat oli mesin berikut harus diganti: 

     1. Mesin menempuh jarak lebih dari 4.000 km 

     Untuk sepeda motor yang mendekati atau melebihi 4.000 kilometer, manual servis kendaraan merekomendasikan penggantian oli segera. Odometer ini adalah fitur yang mudah diingat karena muncul di tampilan dashboard sepeda. Hal ini memudahkan bahkan bagi pengendara sepeda motor yang belum memiliki pemahaman yang baik tentang seluk beluk dunia otomotif. 

     Tampilan dashboard sepeda berubah saat mesin hidup. Keadaan ini justru membuat mesin menjadi kaku, meskipun mesin berjalan lambat di lalu lintas. Jadi mengukur jarak tempuh bukanlah satu-satunya cara untuk menentukan oli mana yang perlu diganti. Meski belum mencapai 4.000 km, karakteristik lain juga harus diperhitungkan. 

     2. Temperatur mesin naik dengan cepat 

     Peran oli dalam mesin  adalah untuk mendistribusikan panas yang dihasilkan di blok pembakaran ke seluruh komponen mesin. Semakin buruk kualitas oli, semakin rendah konduktivitas termalnya. Akibatnya, panas tidak terdistribusi secara merata, sehingga sumber panas tidak bergerak di beberapa titik. Akhirnya suhu mesin akan lebih tinggi dari biasanya. 

     3. Level oli mesin rendah 

     Oli yang terkandung dalam mesin secara bertahap menguap saat mesin berjalan. Saat mesin terus berjalan, jumlah oli akan berkurang. Jika level oli  di bawah rata-rata, berarti pengguna harus segera mengganti oli mesin. Periksa level oli mesin dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini. 

     Pertama, dukung mesin dengan batang tengah, lalu lepaskan pengukur oli. Angkat hingga semua stik di dalam keluar. Dalam hal ini, bersihkan dengan kain sampai semua minyak yang merembes keluar. Masukkan kembali dipstick  dan angkat lagi. Hati-hati jangan sampai minyak menempel. Karakteristik mesin yang perlu diganti oli adalah ketika level oli turun di bawah  tanda yang direkomendasikan. 

     4. Motor terdengar lebih keras 

     Mesin  dalam kondisi baik biasanya memiliki suara mesin yang halus. Ini berkat kemampuannya melumasi mesin sehingga oli tidak terlalu bergesekan. Kualitas oli yang buruk menyebabkan lebih banyak gesekan pada bagian-bagian mesin dan membuat lebih banyak suara daripada biasanya. Jika fitur ini ditemukan, verifikasi dapat segera dilakukan. 

     5. Membuat cat minyak lebih kental dan lebih cair 

     Oli mesin baru berwarna emas. Tidak hanya kehilangan volume semakin banyak Anda menggunakannya, tetapi minyak menjadi lebih gelap dan lebih cair. Artinya oli harus segera diganti agar performa mesin  lebih baik. Periksa warna oli dengan cara yang sama seperti Anda memeriksa jumlah oli.

    sumber : gpsku.co.id

     

    Ikuti tulisan menarik web seo lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.