Kesalahan Umum Orang Tua dalam Menyiapkan Biaya Sekolah Anak - Urban - www.indonesiana.id
x

Dhea

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 15 September 2022 19:47 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Kesalahan Umum Orang Tua dalam Menyiapkan Biaya Sekolah Anak

    Orang tua tidak cakap dalam mengkalkulasi besaran biaya sekolah yang harus disisihkan bagi si buah hatinya di masa depan.

    Dibaca : 602 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Ada kesalahan umum yang sering dilakukan orang tua dalam mempersiapkan biaya pendidikan atau sekolah anak. Kesalahan umum yang kerap tak disadari tersebut yaitu menyiapkan uang dalam jumlah yang pas-pas saja.

    Banyak orang tua yang tidak sadar kalau biaya pendidikan itu terus-menerus naik. Mereka abai dengan yang namanya inflasi dan biaya di luar biaya pokok. Akibatnya, begitu si buah hati akan masuk sekolah atau kuliah, mereka baru kelimpungan karena dana yang harus disiapkan berjibun. Alhasil, banyak orang tua terpaksa utang kesana-kemari.

    Alasan klasik yang sering ditemukan yaitu orang tua tidak cakap dalam mengkalkulasi besaran biaya sekolah yang harus disisihkan bagi si buah hatinya di masa depan.

    Idealnya, biaya pendidikan si buah hati memang disiapkan saat si buah hati masih dalam kandungan. Nah, untuk merencanakan biaya pendidikan bagi si buah hati, orang tua harus memiliki angka kasar biaya anak di masa depan. 

    Angka kasar bisa didapatkan dengan patokan rata-rata inflasi. Namun harus diingat bahwa yang namanya biaya pendidikan itu, kenaikan tiap tahunnya jauh di atas angka inflasi. Kenaikannya di kisaran 10-20% per tahun.

    Demi gampangnya maka ambillah angka minimal 10%. Dengan angka kenaikan 10% per tahun ini, misalkan biaya pendidikan saat ini Rp. 2.000.000,- maka perkiraan biaya pendidikan akan naik sekitar 200 ribu rupiah setiap tahunnya dan pada 10 tahun yang akan datang naik menjadi Rp. 4.000.000,- per tahunnya.

    So, langkah awal untuk mengetahui angka kasar biaya pendidikan si buah hati di masa depan, tentu saja mencari tahu informasi biaya yang saat ini berlaku dengan mendatangi sekolah atau universitas yang diinginkan untuk si buah hati. Kalau tak sempat main-main ke sekolah atau universitas, orang tua juga bisa mengeceknya di laman resmi sekolah atau universitas.

    Sementara itu, kesalahan lain yang juga tak disadari orang tua yaitu bahwa yang namanya dana pendidikan itu tidak hanya sebatas biaya pendidikan. Di baliknya ada biaya hidup selama menyelesaikan pendidikan, seperti biaya makan sehari-hari, biaya kos, baju baru, biaya ekstrakurikuler dan berbagai biaya lainnya. Tak mengherankan, karena abai, banyak orangtua kaget saat harus mengeluarkan biaya yang banyak saat tahun ajaran baru.

    Nah, setelah sekarang sadar bahwa dana pendidikan anak itu tidak sedikit, kini saatnya merancangnya dengan mulai menyisihkan dana pendidikan anak dari pendapatan atau gaji bulanan dan mengembangkannya di instrumen investasi yang tepat.

    Menurut para pakar keuangan, investasi reksa dana menjadi salah satu instrumen tepat yang bisa dimanfaatkan untuk menyiapkan dan mengembangkan dana pendidikan anak. Reksa dana ini instrumen investasi yang paling cocok karena lebih menguntungkan karena menawarkan keuntungan dalam hal ini imbal hsil (return) yang tinggi jauh di atas atas inflasi.

    Ada banyak pilihan jenis reksa dana yang disesuaikan dengan jangka waktunya mulai dari reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Asyiknya, semua pilihan reksa dana ini mudah diakses secara online, seperti melalui platform IPOTFund milik PT Indo Premier Sekuritas yang sudah terintegrasi di aplikasi IPOT.
     
    Supermarket reksa dana online pertama di Indonesia ini memudahkan masyarakat untuk menyiapkan pemenuhan kebutuhan dana tahun ajaran baru. Di IPOTFund dijajakan lebih dari 279 produk reksa dana dari 43 Manajer Investasi.

    Dengan tahu cara menyiapkan dana pendidikan dengan cara yang benar maka dana akan tersedia dengan lebih baik daripada hanya disiapkan ala kadarnya.

    Ikuti tulisan menarik Dhea lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.