Kepolisian Meksiko Tangkap Pimpinan Sekte Yahudi Ekstrem Lev Tahor - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Seorang anggota sekte Yahudi ekstrem Lev Tahor sedang membawa kompor di Perdesaan San Juan Laguna, Guatemala, 28 Agustus 2014 (REUTERS/Jorge Dan Lopez\xd \xd

Berita Geopolitik

Pengabar Berita Internasional
Bergabung Sejak: 22 September 2022

Kamis, 29 September 2022 07:47 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Kepolisian Meksiko Tangkap Pimpinan Sekte Yahudi Ekstrem Lev Tahor

    Kepolisian Meksiko menangkap pimpinan sekte ekstrem Yahudi, Lev Tahor bernama Menachem Endel Alter. Ia ditangkap dalam proses penggerebekan yang yang dilakukan oleh pihak kepolisian sepanjang akhir pekan lalu di Tapachula, perbatasan Meksiko-Guatemala. Menachem ditangkap atas tuduhan melakukan kejahatan yang terorganisir dan perdagangan manusia.

    Dibaca : 792 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Kepolisian Meksiko menangkap pimpinan sekte ekstrem Yahudi, Lev Tahor bernama Menachem Endel Alter. Ia ditangkap dalam proses penggerebekan yang yang dilakukan oleh pihak kepolisian sepanjang akhir pekan lalu di Tapachula, perbatasan Meksiko-Guatemala. Menachem ditangkap atas tuduhan melakukan kejahatan yang terorganisir dan perdagangan manusia.

    Selain Menachem, sejumlah anggota kelompok sekte Lev Tahor juga ditahan, termasuk puluhan wanita dan anak-anak. Mereka ditahan di sebuah tempat penampungan milik pemerintah. Kakak Menachem, Moshe Alter sempat mengirimkan makanan kepada anak-anak dan wanita di tempat penampungan pada Selasa (27/9).

    Namun menurut Moshe dalam proses penahanan itu, pihak kepolisian telah memisahkan seorang bayi dari ibunya. Kepada Associated Press, ia mengatakan seorang bayi berusia 3 bulan telah dibawa oleh pihak kepolisian dan dipisahkan dari ibunya yang berada dalam penampungan.

    Moshe juga mengatakan di depan gerbang penampungan para perempuan yang mengenakan jubah panjang dan berkerudung putih berteriak kepada para petugas dan menggedor tembok pembatas untuk memprotes penahanan. Seorang tahanan, Nissan Malka menyebut polisi melakukan penahanan secara ilegal.

    Lebih lanjut menurut Mosche, akar persoalan penahanan pimpinan dan anggota sekte Lev Tahor adalah persoalan internal organisasi. Ia mengatakan di dalam sekte Lev Tahor telah terjadi konflik politik-agama antara anggota dan mantan anggota. Ada persoalan-persoalan yang coba dibongkar oleh mantan anggota sekte Lev Tahor.

    Sekte Lev Tahor memiliki sejumlah kasus hukum di beberapa lokasi. November lalu, dua pimpinan sekte ini dihukum karena terlibat penculikan dan eksploitasi seksual anak-anak di New York, Amerika Serikat. Keduanya diduga menculik dua anak dari ibunya, untuk mengembalikan seorang gadis 14 tahun ke hubungan seksual ilegal dengan pria dewasa.

     

    Jejaring sekte ini tercatat tersebar luas. Di Benua Amerika, cabang sekte ini ditemukan di Kanada, Amerika Serikat, Meksiko, dan Guatemala. Cabang sekte Lev Tahor juga terdapat di Israel.   (sumber: Foxnews)

     

    Ikuti tulisan menarik Berita Geopolitik lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.