x

Ratu Denmark Margrethe II memutuskan untuk meletakkan tahtanya setelah 52 tahun berkuasa (timesofoman)

Iklan

Teguh V. Andrew

Pengabar Berita Internasional. Dikurasi dan ditulis oleh Jurnalis Warga Teguh V. Andrew
Bergabung Sejak: 22 September 2022

Selasa, 2 Januari 2024 14:01 WIB

Setelah 52 Tahun Berkuasa, Ratu Denmark Turun Tahta karena Masalah Kesehatan

Ratu Denmark, Margrethe II mengumumkan akan turun dari tahta pada 14 Januari mendatang. Pengumuman ini disampaikan dalam pidato pengunduran diri menjelang tahun baru dan mengejutkan banyak pihak.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Margrethe II, merupakan ratu yang masih aktif memimpin monarki dan saat ini berkuasa paling lama di daratan Eropa.  Ratu Margrethe II akan menyerahkan tahtanya kepada sang anak, Pangeran Frederik, setelah 52 tahun bertahta di pucuk pimpinan kerajaan Denmark.

“Saya akan meletakkan tahta untuk anak saya, Pangeran Frederik,” kata Ratu Margrethe II dalam sebuah siaran langsung televisi.

Keputusan untuk turun tahta ini mulai muncul ketika ratu berusia 83 tahun ini mengalami masalah kesehatan. Ia harus menjalani operasi punggung pada awal 2023.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Operasi ini secara alami memunculkan pemikiran tentang masa depan, apakah sudah waktunya untuk menyerahkan tanggung jawab kepada generasi selanjutnya. Saya telah memutuskan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat, kata Ratu Margrethe II.

Sang ratu juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Denmark atas dukungannya selama ini. Sementara Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen menghaturkan terima kasih atas pengabdian Ratu Margrethe II dan optimis melihat peralihan kekuasaan pada 2024.

“Pada awal tahun baru, Pangeran Frederik akan ditahbiskan menjadi raja, sementara istrinya Putri Mary akan menjadi ratu. Kerajaan akan memiliki pemimpin dan pasangan penguasa kerajaan yang baru. Kita akan menantikan semua ini dengan harapan raja dan ratu yang bari akan siap memikul tugas dan tanggung jawab yang baru.

Ratu Margrethe II akan turun dari tahta pada tanggal yang sama ketika dirinya ditahbiskan menjadi Ratu setelah kematian ayahnya, Raja Frederick IX. Sang ratu naik tahta pada usia 31 tahun, pada 14 Januari 1972. ( sumber : thehill)

Ikuti tulisan menarik Teguh V. Andrew lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler