Hebatnya Manfaat Gerakan Sholat bagi Tubuh - Analisis - www.indonesiana.id
x

Fatimatuz Zahro Cahyaningrum

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 November 2022

Senin, 14 November 2022 14:53 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Hebatnya Manfaat Gerakan Sholat bagi Tubuh

    Sholat tidak hanya untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT namun ternyata gerakan dalam sholat menyimpan begitu banyak manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh.

    Dibaca : 486 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Hebatnya Manfaat Gerakan Sholat bagi Tubuh

    Seperti yang kita ketahui sholat adalah tiang agama bagi umat Islam. Shalat adalah rukun Islam yang kedua. Perintah shalat diturunkan langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Miraj 27 Rajab. Mulanya Allah SWT memerintahkan agar shalat 50 waktu, namun Nabi Muhammad SAW bernegosiasi dengan Allah SWT dan akhirnya dengan pahala yang sama menjadi 5 kali. Oleh karena itu, semua umat Islam wajib melaksanakan shalat agar mendapat pahala yang besar dari Allah SWT.

    Meski hanya lima kali sehari, banyak umat Islam yang belum tergerak dan memahami pentingnya shalat. Tidak sedikit orang yang masih melalaikan kewajibannya untuk melaksanakan salat dengan alasan seperti sibuk bekerja, tidak sempat, atau bahkan lebih parahnya karna kelupaan. Keutamaan shalat bukan hanya untuk menerima pahala amalan wajib di akhirat, tetapi ternyata gerakan shalat merupakan gerakan yang paling proporsional dengan anatomi tubuh manusia. Ini adalah obat mujarab untuk semua penyakit.

    Padahal, shalat telah menghasilkan investasi yang cukup besar bagi kesehatan orang yang mengamalkannya. Gerakan shalat mulai dari takbiratul ikhram hingga salam memiliki dampak yang sangat besar bagi kesehatan fisik dan mental, serta keseimbangan mental dan emosional. Secara tidak langsung, hampir semua rukun shalat mengandung berbagai keutamaan, terutama kesehatan jasmani dalam setiap gerakan shalat. Jika kita benar-benar memahami bahwa ada keterkaitan antara shalat yang berdampak besar dalam kesehatan tubuh maka setiap organ tubuh bekerja untuk menjaganya agar tetap kuat dan sehat.

    Shalat memiliki banyak manfaat dalam kehidupan kita sehari-hari. Selain menenangkan jiwa dan semangat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, shalat juga baik untuk tubuh kita. Ada kasus baru dalam dunia kedokteran yang disebut psikosomatik. Pengobatan bukan hanya saraf organ tetapi juga harus merawat jiwa dan tubuh secara bersamaan. Jiwa bisa dirawat dengan bantuan psikolog, namun selain itu juga bisa ditangani sendiri dengan cara mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui mediasi, yaitu gerakan sholat  yang sangat menyehatkan tubuh.

    Berikut beberapa manfaat gerakan sholat bagi kesehatan fisik, dikutip dari situs pencarian Islam oleh Amna Anwaar dan situs Merdeka oleh Kurnia Azizah.

    1. Aliran darah lancar

    Gerakan-gerakan shalat tertentu telah terbukti membantu memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh, misalnya dalam posisi rukuk dan tasyahud.

    1. Melancarkan pencernaan tubuh

    Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa shalat juga membantu proses pencernaan tubuh. Misalnya, dalam tasyahud, atau posisi duduk dengan satu kaki ditekuk. Pada wanita, posisi seperti itu memungkinkan dan memperlancar pencernaan. Membuat lebih mudah untuk bergerak. Shalat juga dapat membantu meringankan sembelit.

    1. Mengurangi nyeri punggung dan nyeri sendi

    Posisi membungkuk (rukuk) tidak hanya memperlancar peredaran darah, tetapi juga dapat mengatasi beberapa penyakit seperti nyeri punggung bawah, nyeri lutut, nyeri kaki, dan nyeri tulang belakang. Posisi tubuh membantu membuka dan mengendurkan persendian. Penggunaan sendi secara teratur membantu menjaga mereka tetap sehat dan aktif. Selain itu, posisi rukuk juga dapat membantu meredakan nyeri punggung bagian bawah dengan mengendurkan ligamen dan otot (mirip dengan yoga). Ini juga membantu menghilangkan rasa sakit pada sumsum tulang belakang dan sendi pinggul. Merilekskan tulang belakang juga dapat mencegah sakit punggung dan penyakit tulang belakang. Seluruh shalat membantu mengendurkan persendian bahu, siku, lutut, pergelangan kaki, dan pinggul.

    1. Menjaga kesehatan jantung

    Pada dasarnya, shalat juga merupakan salah satu bentuk olah raga, meningkatkan metabolisme, termasuk meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Ini mirip dengan olahraga sehari-hari yang mengatur sekresi kelenjar dan peredaran darah di otot-otot tubuh.

    1. Pikiran yang sehat

    Menurut ilmu pengetahuan modern, yoga adalah salah satu bentuk olahraga yang paling sehat, dan gerakan shalat mirip dengan gerakan yoga. Seperti yang Anda ketahui, yoga tidak hanya membantu tubuh tetap bugar, tetapi juga membantu meningkatkan kesehatan mental. Yoga dapat membawa harmoni dalam hidup dengan menyatukan semua aspek kehidupan: fisik, sosial, mental, dan psikologis. Justru perasaan selama shalat inilah yang dapat membawa seseorang sepenuhnya dalam keharmonisan dan kedamaian. Shalat juga dapat berfungsi sebagai penangkal stres dan kecemasan.

    1. Meningkatkan kecerdasan

    Dikutip dari hellosehat.com oleh penelitian Harvard University. Ini karena posisi berlutut, dengan jantung di atas kepala, meningkatkan aliran darah ke otak. Gerakan-gerakan ini memungkinkan pasokan oksigen mengalir secara optimal, yang dapat meningkatkan kecerdasan

    1. Membuat leher dan kepala Anda lebih nyaman

    Manfaat gerakan salam yaitu melemaskan otot-otot di sekitar leher dan kepala serta memperlancar aliran darah ke kepala.

    1. Kembali ke posisi tulang belakang normal

    Gerakan sholat dapat mengembalikan posisi tulang belakang yang normal. Dalam sujud, tubuh diratakan dari belakang ke depan, tulang belakang diluruskan, otot-otot diregangkan, dan ronggs perut dalam keadaan kontraksi. Saat busur sempurna, tulang belakang lurus dan kepala sejajar dengan tulang sehingga air di gelas tidak tumpah di atas kepala. Kesempurnaan posisi ini sangat cocok untuk menopang tubuh dan fungsi tulang belakang dan badan vertebral sebagai pusat saraf. Proses pelurusan tulang belakang mencegah pengapuran, menjaga kelenturan tulang belakang, termasuk sumsum tulang belakang, dan menjaga aliran darah tetap optimal.

    Ikuti tulisan menarik Fatimatuz Zahro Cahyaningrum lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Frank Jiib

    5 hari lalu

    Aisyahra

    Dibaca : 241 kali