Si Bucin alias Budak Cinta - Humaniora - www.indonesiana.id
x

pixabay.com

Rindu Fransicilia

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 31 Desember 2022

Jumat, 13 Januari 2023 13:18 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Si Bucin alias Budak Cinta

    Mengenal lebih dalam tentang hubungan asmara sepasang kekasih yang saling mencintai

    Dibaca : 538 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Apa sih “bucin” itu? Pada umumnya kata bucin dapat diartikan sebagai dua sejoli yaitu sepasang kekasih yang sangat mencintai pasangannya, salah satunya adalah pasangan yang sudah menjalin hubungan sejak lama?

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) definisi budak cinta ini mengacu pada kelakukan seseorang yang sedang tergila-gila dengan pasangannya. Menurut data, pencarian kata bucin dimulai pada 6 Januari 2019, dan meninggi pada tanggal 15 Desember dapat ditemukan dengan 100 kali pencarian. Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, dan Jambi menjadi lima daerah dengan pencarian kata bucin tertinggi.

    Umumnya kita sering temukan pasangan bucin melalui media sosial maupun tampak langsung di depan mata kita. Sekilas, tampak tidak ada yang salah dari pemandangan yang sudah biasa kita lihat ini, tetapi berlebihan kasih sayang yang diberikan ini sering dilakukan oleh para buciners ini. Mulai dari membagikan aktivitas secara terus menerus dimedia sosial, saling memberi password atau kata sandi media sosial kepada pasangannya masing-masing, bahkan pasangan membatasi komunikasi dengan lawan jenis terhadap pasangannya. Percaya atau tidak, saya telah menyaksikan sendiri bahwa teman-teman saya pernah merasakan hal bucin tersebut.

     

    Menyaksikan Secara Langsung  Pasangan Bucin

    Pada saat itu saya sedang duduk di lorong sekolah, berbincang canda tawa dengan teman-teman lainnya. Saat kami sedang ngobrol dan berbincang hal-hal konyol yang disertakan oleh canda tawa bersama, tiba-tiba dari arah matahari terbit yaitu arah timur, muncul dua sejoli yaitu sepasang kekasih yang sedang bertengkar dengan intonasi yang tinggi kemudian berdiri di depan saya dan teman-teman lainnya. Seketika itu juga, kami terkejut dan langsung saling memandang satu sama lain untuk mengetahui apa yang sedang terjadi oleh pasangan bucin di depan kami?

    Setelah itu, saya dan teman yang lainnya hanya bisa bengong karena tidak tahu tentang hal apa yang terjadi depan mata kami. Entah mengapa para buciners yang berada di depan mata kami tetap teriak-teriak tanpa menghiraukan lingkungan sekitarnya dan tidak memiliki rasa malu terhadap apa yang mereka lakukan, seolah tak ada kejadian apa-apa, mereka tetap saling beragumen dengan intonasi nada yang sama, yakni nada yang tinggi.

    Saat itulah, saya sadar bahwa pasangan bucin adalah pasangan yang tidak mempedulikan hal atau orang-orang yang berada di  depan matanya maupun di sekitarnya. Dengan demikan saya dapat mengambil kesimpulan bahwa mereka mengedepankan perasaan pasangannya dibandingkan orang-orang sekitarnya.

     

    Bucin, orang yang sangat peka terhadap perasaan pasangannya

    Akan tetapi, di luar rasa keberisikan dengan kekepoan atau keingintahuan yang teman saya miliki, kejadian tersebut membuat saya menjadi lebih berpikir hal-hal positif tentang bucin. Yaitu rata,-rata pasangan bucin adalah orang-orang yang setia. Harus kita sadari, bahwa mereka adalah pasangan yang selalu peka terhadap perasaan pasaangannya walaupun rasa kekhwatiran kehilangan terus menghantui pikiran pasangan bucin tersebut. Mungkin mereka berpikir, mereka tidak memiliki maksud yang berlebihan. Mungkin saja sikap berlebihan ke pasangan itu karena mereka punya banyak beban pikiran takut kehilangan pasangannya sehingga ketika berantem, mereka tidak menghiraukan atau mempedulikan lingkungan serta tingkahlaku orang-orang yang berada di sekitarnya.

    Ketika mereka berada di fase pertengkaran, para bucin tak hanya berpikir mengenai presepsi mereka dalam hubungan saja, melainkan juga memikirkan kelanggengan hubungan, keadaan serta presepsi pasangannya. Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai pasangannya. Setiap hari mereka selalu berkomunikasi, mengkawatirkan keadaan pasangannya di tempat kerja ataupun di sekolah, keadaan pasangannya, memastikan pasangannya dapat memulai aktivitas dengan baik, dan banyak lagi hal lainnya. Semua itu memenuhi isi pikiran para pasangan bucin ini. Jadi, tak heran jika mereka tidak menghiraukan keaadan di sekitarnya karena mungkin isi pikirannya hanya melanjutkan aktivitas dengan baik dan menjaga hubungan baik bersama pasangannya.

    Bucin dengan pasangan merupakan pasangan yang begitu banyak terima cibiran oleh orang-orang, sehingga membuat para bucin ini kadang merasa khawatir dengan hubungannya. Pernahkah terbayang di pikiran kita, para bucin yang selalu digosipkan sebagai pasangan yang berlebihan dalam menjalin hubungannya?, walaupun kadang banyak orang yang mengira pasangan itu berlebihan, akan tetapi disisi lain mereka adalah pasangan yang setia, yakni tetap mempertahankan hubungan yang harmonis karena kita tahu, mereka adalah orang yang saling mencintai pasangannya.

    Kemudian juga ada hal nya perasaan sedih terkadang ketika melihat unggahan cibiran para netizen di media sosial yang mempertontonkan pertengkaran pasangan bucin saat terjadi di depan mereka. Kita pun seringkali menertawakan, menghina, bahkan berkomentar negatif serta terlihat sinis ketika melihat unggahan tersebut. Kemudian ada baiknya mulai sekarang sebaiknya kita jangan pernah lagi merekam dan menyebarkan kekesalan kita saat melihat pasangan kekasih yang sedang bertengkar.

    Pahami saja, mereka sedang ada kesalahpahaman dalam hubungannya. Bayangkan jika pasangan bucin tersebut menemukan rekaman dirinya yang sedang melakukan kesalahan di media sosial. Pasti pasangan tersebut akan merasa malu dan semakin merasa tertekan sehingga dapat mengganggu kesehatan mental pada masing-masing orang dalam  pasangan bucin tersebut. Dengan cara menghargi privasi mereka, kita juga mendapat mafaat bagi kehidupuan, yaitu kita harus menjadi orang yang setia terhadap semua orang khususnya kepada pasangan kita sendiri.

     

    Hargai Para Pasangan Bucin

    Pada saat ini, kita semua sudah saling mengerti dengan perasaan yang ditanggung oleh para pasangan bucin yang sering muncul dizaman sekarang ini. Jadi, kita berusaha pekalah terhadap keadaan kasih sayang  yang  mereka berikan untuk pasangannya, dimulai dari menghargai privasi mereka terlebih dahulu. Jika berelebihan, kita dapat memberitahu dan menegur secara bijak dan baik kepada pasangan bucin tersebut, dengan sikap tersebut kita menunjukkan bahwa kita perhatian dan peduli terhadap pasangan bucin tersebut dan itu sudah menjadi sebuah kebaikan yang menyenangkan buat mereka, dengan mereka berpikir bahwa pasangan bucin tidak selalu menjadi pasangan yang negatif.

    Apalagi jika ditambah dengan tindakan nyata dengan meningkatkan rasa peduli mereka dengan cara tidak mencibir akan tetapi memberitahu secara pribadi jika mereka sedang melakukan yang berlebihan dalam hubungan percintaan (pacaran). Kata-kata manis dan tindakan sederhana yang kita lakukan sudah bisa membantunya untuk menjadi pasangan yang lebih bijak dalam menjalin hubungan.

    Jika kita berada disekitar lingkungan para pasangan dan khususnya melihat pasangan bucin ini tidak tepat dalam melakukan aktivitas hubungan percintaan seperti pelukan di depan umum, terlalu berlebihan sehingga menjadi pusat perhatian yang membawa dampak negatif, atau bentuk kasih sayang berlebihan percintaan lainnya, lebih baik kita langsung tegur mereka dengan cara yang sopan dan bijak. Tentu kesalahan yang mereka lakukan juga tidak boleh dibiarkan karena dapat mencotohkan dan memberikan hal negatif kepada pasangan lainnya, melainkan kita bisa memberi tahu dengan cara menegurnya secara pribadi bukan di depan umum.

    Kemudian denga cara lainnya yaitu bukanlah dengan merekam lalu menyebarkannya di media sosial, kemudian menjadikan kesalahan para psangan bucin sebagai bahan tontonan dan tertawaan di media sosial, dengan hal tersebut membuat kita tidak sadar bahwa dapat mengubah cara kita memandang pribadi orang lain saat menjalin hubungan kekasih. Jika, pasangan bucin tersebut menemukan rekaman dirinya yang sedang melakukan kesalahan di media sosial. Pasti pasangan tersebut akan merasa malu dan semakin merasa tertekan sehingga dapat mengganggu kesehatan mental pada masing-masing orang dalam  pasangan bucin tersebut.

    Demikian, kita dapat menghargai hubungan asmara mereka dengan cara menjaga privasi mereka, selain itu kita juga mendapat mafaat bagi kehidupan kita, yaitu kita harus menjadi orang yang setia terhadap semua orang khususnya kepada pasangan kita sendiri. Dan bijaklah dalam memeberikan kasih sayang dalam menjalin suatu hubungan, baik dalam menjalin pacaran maupun yang sudah berstatus suami istri, dengan tujuan para pasangan bucin dapat memberikan contoh yang positif kepada pasangan-pasangan lainnya, khususnya pada pasangan bucin saat ini.

     

     

    Daftar Referensi :

    “Bucin Sampai Unicorn, Ini 8 Kata Paling Populer di RI 2019” Diakses pada 12 Januari 2023, 15:18 WIB, melalui https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20191226183907-33-125861/bucin-sampai-unicorn-ini-8-kata-paling-populer-di-ri-2019

    “Sering Tersebar di Sosmed, Apa Arti Bucin yang Sebenarnya?” Diakses pada 12 Januari 2023, 15:19 WIB, melalui https://www.orami.co.id/magazine/arti-bucin

     

    Ikuti tulisan menarik Rindu Fransicilia lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.