x

Iklan

Frank Jiib

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 November 2021

Kamis, 16 Maret 2023 09:36 WIB

Di Kala Hujan Turun


Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Rintik-rintik hujan pertama mulai turun membasahi tanah kering berdebu

Hujan yang turun dari langit selalu dinanti dengan sabar oleh tanaman yang mulai layu serta menguning

Karena hujan yang turun dari langit membawa kabar gembira akan datangnya bunga-bunga yang bermekaran

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hewan, tanaman, bahkan tanah kering berdebu begitu bergembira manakala hujan akhirnya benar-benar turun dari langit

 

Aku tengah duduk termenung di balik jendela kamarku sambil menatap tetes-tetes air hujan yang turun dari langit

Tiba-tiba bayangan sang pujaan hatiku berkelebat di dalam pikiranku

Saat hujan turun aku selalu teringat akan sosok seorang wanita pemilik wajah cantik nan rupawan

Ia adalah seorang wanita yang telah melunakkan hatiku bagaikan air hujan yang telah melembutkan tanah kering berdebu

 

Dengan berlatar suara hujan yang tengah turun, aku terbayang akan sosok seorang wanita dengan tinggi semampai bagai ratu Balqis

Keindahan tubuhnya ketika berjalan mampu menghipnotis siapa pun yang sedang melihatnya

Senyum menawan di wajahnya mampu melelehkan hatiku bagai lilin yang terbakar oleh panasnya api

Kedua bola matanya laksana batu zamrud yang membuat siapa pun tidak akan pernah bosan untuk memandangnya

 

Oh hujan, kedatanganmu selalu kunanti seperti aku menantikan datangnya sang pujaan hatiku

Ingin rasanya aku bisa bersama dengan sang pujaan hatiku di bawah guyuran hujan yang turun dari langit

Agar aku bisa merasakan segarnya air hujan yang mampu menyemai benih-benih cinta di dalam diriku

Oh hujan, teruslah datang menghampiriku hingga akhirnya aku bisa bersama dengan sang pujaan hatiku

Sang Pujangga

Ikuti tulisan menarik Frank Jiib lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler