x

Iklan

Rafi Luthfansyah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 17 April 2023

Senin, 17 April 2023 19:08 WIB

Penerapan Kecerdasan Buatan dalam Industri Pangan

Opini mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan dalam industri pangan

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Belakangan ini topik teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi banyak perbincangan banyak orang. Tren ini terus meningkat seiring perkembangan teknologi AI yang mengalami peningkatan juga.

Teknologi ini membuat mesin atau sebuah perangkat komputer untuk dapat melakukan pekerjaan layaknya manusia, seperti pengenalan suara, pengenalan wajah atau juga mengambil sebuah keputusan. Teknologi ini juga diharapkan dapat membantu manusia dalam mengoptimalkan energi yang ada dibumi ini.

Dalam beberapa tahun terakhir kebutuhan energi memang terus meningkat namun tidak diimbangi dengan ketersediaannya. Ini menjadi masalah umat manusia dalam keberlangsungan hidupnya. Bila ini tidak ditangani akan menjadi bencana besar dikemudian hari.

Bagaimana AI dapat mengoptimalkan sebuah energi?

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam sebuah survei 100 lebih pekerja sektor energi, lebih dari 90% orang mengatakan pekerjaan mereka akan lebih efisien dan mendapat manfaat dari sebuah AI, khususnya dalam desain, pengoperasian dan pemeliharaan. Dan cara yang dapat diterapkan di sektor energi yaitu dengan cara pengambilan keputusan otomatis dan pengambilan keputusan dengan bantuan.

Penerapan kecerdasan buatan dalam mengoptimalkan sebuah energi salah satunya yaitu Smart Grid. Smart Grid merupakan sebuah sistem jaringan listrik pintar yang terintegrasi dengan teknologi informasi dan telekomuikasi yang dapat mengoptimalkan penggunaan listrik. Dalam Smart Grid terdapat teknologi AI yang dapat menyesuaikan penggunaan listrik sesuai dengan kebutuhan dan dapat digunakan pada waktu tertentu saja. Ini merupakan sebuah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekarang yang semua kegiatannya hampir selalu membutuhkan listrik.

Tantangan AI disektor energi

Untuk mencapai sebuah tujuan pasti ada tantangannya, dan dalam menerapkan AI disektor energi juga ada tantangannya yaitu kurangnya pengetahuan tentang AI. Karena masih banyak perusahaan yang terkendala pengetahuan mengenai AI, sehingga belum bisa menerapkan AI ke dalam bisnis mereka. Lalu tantangan yang kedua yaitu kurangnya sumber daya manusia yang ahli dalam AI. Bagaimana bisa mengembangkan AI ke dalam sektor energi apabila sumber daya manusianya belum paham akan kecerdasan buatan. Tantangan ketiga yaitu kurangnya infrastruktur, dalam mengembangkan teknologi AI dibutuhkan infrastruktur yang memumpuni. Karena kita tidak bisa mengembangkan AI, apabila infrastruktur yang kita gunakan itu sudah usang. Dan tantangan yang terakhir yaitu butuh biaya yang besar. Jika kita membutuhkan infrastruktur yang memumpuni maka kita juga harus mengeluarkan biaya lebih dalam penerapan AI disektor energi.

Kesimpulannya penggunaan teknologi AI menjadi solusi yang efektif dalam mengoptimalkan energi. Ini merupakan dampak positif dari perkembangan teknologi AI, teknologi ini memang masih baru tapi dampaknya sungguh luar biasa. Namun dibalik itu semua, terdapat tantangan dalam penggunaan teknologi AI, teknologi ini perlu diimbangi dengan sumber daya manusianya yang dapat menguasai teknologi tersebut, sehingga dapat memaksimalkan teknologinya. Lalu juga dibutuhkan infrastruktur yang memumpuni dalam pengembangannya, karena tidak bisa menggunakan infrastruktur yang sudah usang.

 

Ikuti tulisan menarik Rafi Luthfansyah lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

Jumat, 23 Februari 2024 20:47 WIB

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

Jumat, 23 Februari 2024 20:47 WIB