x

Instagram \x40redemptusukat

Iklan

Jerpis M.

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 2 Agustus 2022

Jumat, 26 Mei 2023 07:25 WIB

Menelusuri Strategi Program Bimbingan Belajar Gratis

Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards adalah ajang kompetisi untuk generasi muda. Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Astra, bekerja sama dengan Tempo Media Group pada tahun 2012. menelusuri strategi Redemptus dalam program Bimbingan Belajar Gratis. Bergabung dengan komunitas di ranah pendidikan sesuai tujuan sosialnya. 80% anak–anak telah mampu berdoa menggunakan Bahasa Inggris.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards adalah ajang kompetisi yang hasil akhirnya berupa penghargaan untuk generasi muda (individu atau kelompok) yang dinilai telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility) Astra, bekerja sama dengan Tempo Media Group pada tahun 2012, untuk penyelenggaraannya yang ketiga di tahun 2013 setelah pertama kali diadakan pada tahun 2010.

Penghargaan ini dikategorikan dalam bidang Lingkungan, Pendidikan, Teknologi, Kesehatan dan Ekonomi/Kewirausahaan. Kriteria pemilihan termasuk; motivasi/latar belakang dilaksanakannya kegiatan, hasil dari kegiatan yang diciptakan, jumlah dan dampak perubahan pada masyarakat, rintangan dalam menjalankan kegiatan, dan keberlanjutan dari kegiatan yang dilaksanakan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berdasarkan kategori dan kriteria di atas, kita dapat menelusuri strategi apa saja yang telah dilakukan Redemptus dalam program Bimbingan Belajar Gratis yang digagasnya. Hal ini dikira mampu, paling tidak menurut SATU Indonesia Awards, memberikan inspirasi inovatif bagi generasi muda untuk ikut berkontribusi positif bagi Indonesia dalam kategori pendidikan.

Langkah awal Redemptus dalam mengaplikasikan program Bimbingan Belajar Gratis ini adalah mengadakan pertemuan dengan para ibu dari anak-anak Kelompok Belajar Oan Lidak—kemudian diadakan tiap bulan. Pertemuan dengan para ibu tersebut menghasilkan ide untuk diadakan pula Program Bimbingan Belajar di hari minggu serta perizinan untuk menggunakan halaman rumah ketua RT di lingkungan itu sebagai tempat untuk bimbingan belajar—sebelumnya di rumah kosong yang kini telah dirubah pemiliknya menjadi tempat billiard dan sarang judi.

Kemudian Redemptus bergabung dengan berbagai komunitas di ranah pendidikan yang sesuai dengan tujuan sosialnya ini. Seperti Komunitas Buku bagi NTT, Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Belu, Save the Children dan LPPA Mitra Childfund serta Dinas Sosial Kabupaten Belu. Bantuan yang mereka berikan kepada program ini berupa buku-buku dan pelatihan-pelatihan serta beberapa peralatan. Keterbukaan Redemptus dalam membangun jaringan merupakan bentuk atas kesadaran gotong royong; semangat keterlibatan sosial antar masyarakat demi tercapainya cita-cita kemerdekaan Negara Indonesia.

Bimbingan belajar ini ditujukan kepada anak-anak keluarga miskin eks pengungsi Timor Leste di Lingkungan Fatubiti, RT. 011, Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Anak-anak yang diberdayakan berjumlah 48 orang yang berusia 4 tahun sampai 15 tahun.

Kegiatan Belajar dilaksanakan setiap hari minggu pada pukul 11.00-13.00 WITA (bukan pagi buta pukul 05.00 WITA). Sedangkan untuk anak-anak SMA akan dibimbing agar mereka dapat mengajar adik-adiknya. Yang terakhir ini sesuai dengan pendapat dari seorang penulis Amerika, Tom Peters, bahwa "pemimpin tidak hanya menciptakan pengikut; pemimpin itu menciptakan lebih banyak lagi pemimpin."

Mereka dibagi dalam dua kelompok berdasarkan usia. Kelompok pertama (1st) adalah anak-anak berusia 4–8 tahun—termasuk anak-anak yang berusia di atas 8 tahun tapi belum bisa membaca. Mereka diajarkan materi Literasi Dasar (membaca, menulis dan berhitung). Kelompok kedua (2nd) adalah anak-anak berusia 9–15 tahun. Mereka diajarkan bahasa Inggris. Selain materi-materi itu anak-anak juga dilatih banyak keterampilan lain serta mereka diajak untuk mengaplikasikan keterampilan itu dalam kegiatan-kegiatan di lapangan.

Kelompok 1st berjumlah 21 orang anak. 8 orang anak berusia 4–5 tahun belum dapat membaca. Tetapi mereka bisa mengenal warna, mengenal huruf dan membunyikan fonem. 13 orang anak berusia 6–8 tahun sudah bisa membaca tetapi belum lancar. Mereka masih ragu-ragu membaca beberapa gabungan kata. Kelompok 2 berjumlah 27 orang anak. Semua anak sudah lancar membaca dan menulis. Mereka belajar Bahasa Inggris Dasar seperti memperkenalkan diri, berdoa, memberi salam, mengenal nama anggota tubuh, mengenal nama anggota keluarga, mengenal warna, mengenal bentuk dan percakapan singkat dalam Bahasa Inggris dan lain sebagainya.

Meskipun belum pernah mendapatkan hadiah sepeda baru, seluruh anak-anak ini memiliki semangat yang tinggi untuk belajar dan berani bermimpi, berharap untuk masa depan yang lebih baik dari hari ini. Kurang lebih 80% anak–anak telah mampu berdoa, memperkenalkan diri dan anggota keluarga, nama anggota tubuh dan warna, serta memberi salam menggunakan Bahasa Inggris.

Demikianlah salah sedikit dari banyaknya strategi yang dapat dilakukan oleh para generasi muda untuk membangun masyarakat dan lingkungannya di Indonesia dalam bidang pendidikan yang telah dilakukan oleh Redemptus beserta kawan-kawan dalam semangat SATU Indonesia Awards.

Kepercayaan atas kemungkinan masih ada begitu banyak generasi muda di luar sana yang mampu menciptakan berbagai macam strategi positif demi menggerakkan Negara Indonesia beserta seluruh masyarakatnya untuk keluar dari nasib buruk dan segala keterbatasan yang dialami adalah bakal tujuan dari penyelenggaraan Program SATU Indonesia Awards 2023 yang digelar oleh PT. Astra, bekerja sama dengan Tempo Media Group.

Oleh karena kepercayaan itulah SATU Indonesia Awards 2023 mengundang seluruh generasi muda untuk mendaftarkan diri demi mata rantai perjuangan menuju Indonesia yang lebih baik dari hari ini.

Semua burung sedang
membuat sarang,
kecuali aku dan kamu.
Apa lagi yang kita tunggu?

Puisi Rochester-

#SATUIndonesiaAwards #KitaSATUIndonesia

Ikuti tulisan menarik Jerpis M. lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler