x

Waktu masih muda

Iklan

Dimas Nurdiansyah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 9 Agustus 2022

Jumat, 14 Juli 2023 08:02 WIB

Suratan

Puisi

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Pernah kubilang padamu agar hati terus memanggil

Namun rintihan kalbu tiada lagi berair kian mengering

Kau begitu kejam meninggalkan luka

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

di antara harapan dan doa yang masih basah.

 

Dulu saat kita memulai bukankah saksi itu adalah air mata?

Kita pernah sama mengemis harapan

Hingga kau dan aku sempat singgah di anjung harapan

Namun kini hanya tinggal sebuah lintasan yang mendampar tanya

 

Kau dan aku : "Kita siapa?"

Dua orang yang saling asing

Tiada lagi bermuka-muka

Tiada lagi memuja, tatapan muka saling berpaling.

 

(2023)

 

 

Ikuti tulisan menarik Dimas Nurdiansyah lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler