x

Iklan

Slamet Samsoerizal

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Maret 2022

Senin, 28 Agustus 2023 21:41 WIB

Inilah 14 Fakta dari Gerakan Gigi Bali Sehat drg. Komang Ayu Sri Widyasanthi

“Semoga pada masa mendatang, ‘Gerakan Gigi Bali Sehat’ berjalan lebih baik lagi dan anak-anak bisa mendapatkan ifasilitas Kesehatan dan banyak pihak yang bergabung menjadi relawan,” ujar Komang Ayu Sri Widyasanthi. ***

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Inilah 14 Fakta 'Gerakan Gigi Bali Sehat' dari  drg. Komang Ayu Sri Widyasanthi 

 

“Semoga pada masa mendatang,  ‘Gerakan Gigi Bali Sehat’  berjalan lebih baik lagi dan anak-anak bisa mendapatkan ifasilitas Kesehatan dan banyak pihak yang bergabung menjadi relawan,”  ujar Komang Ayu Sri Widyasanthi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

***

Kiprah Komang Ayu Sri Widyasanthi menggagas program  'Gerakan Gigi Bali Sehat' punya kisah menarik.  Awalnya ia bergabung pada komunitas literasi yang akan terjun ke desa-desa. Dokter gigi lulusan Universitas Udayana ini kebagian tugas mengedukasi tentang kesehatan, termasuk menjaga kesehatan gigi.

Betapa miris ketika dialog berlangsung dengan anak usai 6 – 14 tahun tentang kesehatan gigi.  

“Ternyata, 7 dari 10 anak mengatakan tidak punya sikat gigi. Bahkan ada yang satu sikat gigi untuk satu keluarga. Ini hal miris bagi saya, padahal sikat gigi itu hal wajib untuk dimiliki," kisah Komang Ayu.

Kondisi inilah yang memantik niatnya menggagas #satusikatgigiberarti melalui program 'Gerakan Gigi Bali Sehat'.

Saat awal menggagas program 'Gerakan Gigi Bali Sehat' pada Oktober tahun 2018, Ayu masih menjalani pendidikan Profesi Kedokteran Gigi di Universitas Udayana Bali. Sesuai niatannya, perempuan kelahiran Tianyar, 28 Juni 1995 ini menyasar pada edukasi kesehatan gigi  dan mulut serta menyalurkan alat kesehatan seperti sikat gigi, pasta gigi, dan sabun kepada anak anak di Bali.

 

Fakta 'Gerakan Gigi Bali Sehat'

Atas kiprahnya yang inspiratif ini, drg. Komang Ayu Sri Widyasanthi menerima award untuk sosok inspiratif dalam Apresiasi SATU Indonesia Awards 2021 yang digelar PT Astra. Gerakan yang semula hanya dilaksanakan di Karangasem, kini merambah ke wilayah lain, yaitu  Kabupaten Bangli dan Gianyar Bali.

Program Gerakan Gigi Sehat diawali dengan perkenalan dalam Bahasa Inggris melalui  menyanyi disertai gerakan ringan untuk anak-anak supaya lebih bersemangat (pelemasan  otot), kemudian setelah itu mulai dengan edukasi kesehatan mengenai pola hidup bersih dan  sehat (PHBS), kebersihan diri, gigi dan lain-lain. Ada tiga poin penting yaitu kebersihan kuku,  kebersihan diri (cara mencuci tangan), dan kesehatan gigi (cara menyikat gigi yang benar). Kemudian dilakukan praktek Bersama.

Berikut fakta yang dilakukan Komang Ayu dan kawan-kawannya lewat program 'Gerakan Gigi Bali Sehat' dengan tagar #satusikatgigiberarti.

  1. Gerakan Gigi Bali Sehat didirikan sejak 2018. Program ini memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut serta menyalurkan alat kesehatan (sikat gigi, pasta gigi, dan sabun) kepada anak anak di Bali.

 

  1. Gerakan Gigi Bali Sehat juga berusaha menjadi bank sikat gigi untuk para donatur yang ingin menyumbangkan sikat gigi dan perlengkapannya ke anak-anak yang  membutuhkan dan ingin membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat.

 

  1. Gerakan Gigi Bali Sehat juga melakukan edukasi tentang protokol Kesehatan Covid-19.

 

  1. Gigi Bali Sehat merupakan gerakan dengan visi #satusikatgigiberarti, yang bermakna setiap anak dapat memiliki sikat  gigi, hidup bersih, hidup sehat dan senyum sehat. 

 

  1. Awal mula program ini dibuat adalah untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan bersih untuk anak-anak di pelosok yang sangat susah untuk membeli sikat gigi. Biasanya mereka  menggunakan sikat gigi secara bergantian atau tidak menggosok gigi sama sekali.

 

  1. Gerakan Gigi Bali Sehat murni bertujuan sosial.  

 

  1. Motivasi terbentuknya gerakan ini adalah untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk lebih dini belajar dan mengetahui pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan, serta melakukan tindakan preventif untuk kesehatan  gigi dan mulut.

 

  1. Gerakan Gigi Bali Sehat secara umum ingin menyebarluaskan dan membentuk kebiasaan di kelas belajar yang bekerja sama dengan komunitas Bali Baca Buku dan beberapa komunitas dan Yayasan lainnya hingga saat ini.

 

  1. Hambatan yang saat ini terjadi adalah kesibukan para relawan yang memiliki kesibukan masing-masing.

 

  1. Lokasi target binaan cukup jauh dan perjalanan yang lumayan jauh dan jalanan agak terjal.

 

 

  1. Kini Ayu dan relawan yang membantunya, telah memiliki 14 kelas dengan siswa berjumlah 20 - 50 orang per kelas, yang diberikan edukasi dan pendampingan untuk menjaga kesehatan gigi.

 

  1. Gerakan Gigi Bali Sehat juga telah melakukan kunjungan edukasi dan donasi fasilitas kesehatan gigi serta PHBS di beberapa sekolah dan taman baca lainnya yang bekerja sama dengan beberapa universitas/kampus yang ada di Bali, seperti di Tampak Siring Bersama  UNDIKNAS, Yayasan Angle Heart di TK Denpasar dan Taman Baca Panca Sari Singaraja, di Seraya Bersama Yayasan Kakak Asuh Seraya, Poltekkes, dan beberapa sekolah lainnya lagi yang  ada di Bali. Saat ini jumlah anak yang diberdayakan lebih dari 1000 anak, dengan jumlah  binaan saat ini sekitar 400 orang.

 

  1. Dari semua kelas binaan dan sekolah lainnya yang telah dikunjungi, 85% dari mereka sudah terbiasa melakukan sikat gigi, cuci tangan dan lain-lain. Mereka sudah berhasil memenuhi target, karena anak-anak sudah dapat memperagakan dan melakukannya dengan baik dan benar. Selain itu, anak-anak yang telah diedukasi mengenai protokol Kesehatan  covid-19 sudah terbiasa melakukan prokes dalam kegiatan sehari-hari mereka.

 

  1. Komang Ayu beserta relawan yang tergabung terus berkomitmen untuk menjalankan program Gerakan Gigi Bali Sehat. Ia merasa bahagia saat melihat anak-anak mulai menjaga kebersihan dan kesehatan diri mereka serta saat ini sudah siap mematuhi protocol Kesehatan pandemic Covid-19.

 

 #Indonesiana.id

 #SATU Indonesia Awards (SIA) 

 #Kita SATU Indonesia 

#satuIndonesia

Ikuti tulisan menarik Slamet Samsoerizal lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

Jumat, 23 Februari 2024 20:47 WIB

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

Jumat, 23 Februari 2024 20:47 WIB