x

Iklan

Najma Annisa

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 27 September 2023

Kamis, 5 Oktober 2023 09:32 WIB

Keren! Tim PKM-KC Universitas Pembangunan Veteran Jawa Timur Melakukan Inovasi Alat IoT untuk Keselamatan Nelayan


Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tim PKM-KC Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur, Hanasta Vijaya Berinovasi menggabungkan teknologi sensor ultrasonik dan Internet of Things (IoT) untuk mengukur ketinggian gelombang laut. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan para nelayan di kampung nelayan Kenjeran, Jawa Timur. 

 

Penelitian ini terinspirasi dari munculnya kekhawatiran atas keselamatan nelayan yang seringkali terpapar risiko tinggi ketika mereka berlayar di laut dengan kondisi gelombang yang sulit diprediksi. Tingginya gelombang laut dapat menjadi ancaman serius bagi para nelayan dan itulah yang menjadi alasan untuk Hanasta Vijaya melakukan inovasinya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 

Penelitian ini berlangsung selama tiga bulan, dimulai pada Juni hingga Agustus 2023. Selama periode ini, tim PKM-KC Universitas Pembangunan "Veteran" Jawa Timur bekerja keras untuk mengembangkan alat pengukur ketinggian gelombang laut yang dapat memberikan informasi yang akurat kepada para nelayan. Alat ini menggunakan sensor ultrasonik yang dapat mengukur ketinggian gelombang secara real-time.

 

Inovasi yang dikembangkan adalah alat ini terintegrasi dengan IoT. Data yang dihasilkan oleh sensor ultrasonik secara otomatis dikirimkan ke sistem berbasis IoT yang dapat diakses oleh nelayan melalui Telegram Bot. Hal ini memungkinkan para nelayan untuk memantau kondisi laut secara real-time dan mendapat keputusan yang lebih baik mengenai apakah aman untuk melaut atau tidak. 

 

Alat ini dirancang oleh mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur Fakultas Ilmu Komputer Program Studi Sistem Informasi berjumlah 4 orang, yakni Zahrah Hayat Arka Putri, Ilham Takbir Al Azhiim, Sadrakh Zefanya Putra, dan Najma Choirun Nisa. Dalam perancangan alat tentunya dibimbing oleh Asif Faroqi, S. Kom., M.Kom selaku dosen pembimbing. 

 

Zahrah Hayat Arka Putri selaku ketua dari Hanasta Vijaya mengungkapkan bahwa dia beserta timnya memiliki harapan agar setelah adanya inovasi ini, para nelayan tidak perlu lagi terjun langsung ke laut untuk mengetahui kondisi gelombang laut. Hal ini dapat meminimalisir resiko yang dapat terjadi. Selain itu, alat ini diharapkan dapat memenuhi SDGs desa terutama dalam poin 17, yakni kemitraan untuk pembangunan desa. 

“Alat yang dirancang tentunya kami buat dengan tujuan membantu masyarakat dan diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut dan dapat digunakan oleh masyarakat langsung.” Maka dari itu, inovasi ini menjadi penerapan nyata kepada masyarakat guna membantu serta memecahkan masalah di masyarakat.

Ikuti tulisan menarik Najma Annisa lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler