x

Iklan

Syarifudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Kamis, 26 Oktober 2023 13:43 WIB

Tingkatkan Inklusi Keuangan, Asosasi DPLK Edukasi Pentingnya Dana Pensiun Sejak Dini

Sambil edukasi dana pensiun sejak dini di acara Bulan Inklusi Keuangan, Asosiasi DPLK berikan bantuan operasional ke Taman Bacaan Lentera Pustaka di Bogor

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Setelah bekerjasama sebagai laboratorium edukasi dana pensiun, Asosasi DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) memberikan bantuan operasional ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor (24/10/2023). Bantuan senilai Rp. 35 juta diserahkan langsung oleh Nur Hasan Kurniawan (Ketua Umum Asosiasi DPLK) kepada Syarifudin Yunus (Pendiri TBM Lentera Pustaka) disaksikan 50 anak pembaca aktif di acara Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2023. Ikut hadir di acara ini Widhi Setyanto (Deputi Direktur LJK 4 dan Perizinan OJK Regional 2 Jabar) dan Novandri Yudha Iskandar (VP Consumer Banking CIMB Niaga Syariah).

 

Bertemakan “Edukasi Dana pesniun Sejak Dini”, Asosiasi DPLK juga mensosialisasikan pentingnya anak-anak dan warga Desa Sukaluyu Kec. Tamansari Bogor tentang persiapan masa pensiun, di samping tips untuk hidup Sejahtera di hari tua saat tidak bekerja lagi. Sekaligus untuk meningkatkan tingkat literasi dan inklusi dana pensiun di Indonesia, khususnya di kalangan anak-anak usia sekolah. Bantuan yang diberikan Asosiasi DPLK juga menjadi bukti kepedulian sosial industri DPLK di Indonesia terhadap gerakan literasi dan aktivitas taman bacaan. Agar anak-anak usia sekolah tetap mau membaca buku di tengah gempuran era digital.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 

“Sesuai tagline industri dana pensiun di Indonesia #YukSiapkanPensiun, kami berkomitmen mengkampanyekan pentingnya dana pensiun sejak dini. Di samping menyaalurkan bantuan operasional Taman Bacaan Lentera Pustaka di Bogor ini. Kami pun sudah menjadikan taman bacaan ini sebagai laboratorium edukasi dana pensiun melalui CSR korporasi. Intinya, dana pensiun harus diperkenalkan sejak dini” ujar Nur Hasan Kurniawan, ketua Umum Asosiasi DPLK Saat penyerahan bantuan yang ditandai salam komando.

 

Melalui edukasi dana pensiun sejak dini, harapannya anak-anak usia sekolah lebih mengenal produk dan layanan dana pensiun. Sehingga nantinya saat bekerja, mereka memiliki program dana pensiun untuk kehidupan yang lebih baik di masa pensiun.. Anak-anak TBM Lentera Pustaka pun menyambut antusias bantuan dari Asosiasi DPLK, di samping menunjukkan kreasi marawisan dan semangat membaca buku. Seusai edukasi keuangan ini, setiap anak pun mendapat bingkisan buku dan alat belajar sebagai motivasi untuk selalu membaca buku di taman bacaan.

 

"Mewakili TBM Lentera Pustaka, saya ucapkan terima kasih kepada Asosiasi DPLK atas bantuan operasional yang diberikan. Ssangat bermanfaat bagi pengembangan aktivitas taman bacaan kami ke depan. Komitmen Asosiasi DPLK terhadap gerakan literasi dan taman bacaan patut diacungi jempol. Semoga industri DPLK ke depan daoat tumbuh lebih pesat lagi" kata Syarifudin Yunus, Pendiri dan Kepala Program TBM Lentera Pustaka di sela acara.

 

Patut diketahui, Asosiasi DPLK setiap tahun ikut mendukung aktivitas TBM Lentera Pustaka melalui CSR korporasi. Demi tegaknya tradisi baca dan budaya literasi masyarakat. Apalagi setelah enam tahun beroperasi, TBM Lentera Pustaka berkembang pesat dan telah menjalankan 15 program literasi diantaranya: TABA (Taman Bacaan) dengan 100-an anak dari 4 desa, GEBERBURA (GErakan BERantas BUta aksaRA) dengan 9 warga belajar, KEPRA (Kelas PRAsekolah) dengan 40 anak usia prasekolah, YABI (YAtim BInaan) dengan 14 anak yatim yang disantuni dan 4 diantaranya dibeasiswai, JOMBI (JOMpo BInaan) dengan 12 jompo usia lanjut, TBM Ramah Difabel dengan 2 anak difabel, Koperasi SImpan Pinjam dengan 28 kaum ibu agar terhindar dari jeratan rentenir dan utang berbunga tinggi, DonBuk (Donasi Buku), RABU (RAjin menaBUng), dan MOBAKE (MOtor BAca KEliling). Tidak kurang 200 orang setiap minggunya menjadi pengguna layanan TBM Lentera Pustaka yang didukung oleh 12 wali baca dan relawan.

 

Selaian mudahnya akses dana pensiun, Asosiasi DPLK memandang edukasi dana pensiun menjadi faktor penting untuk memajukan bisnis DPLK di Indonesia. Salam literasi #AsosiasiDPLK #BulanInklusiKeuangan #TBMLenteraPustaka

 

Ikuti tulisan menarik Syarifudin lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu