x

Cognizance Journal of Multidisciplinary Studies

Iklan

13. Safira Nurrahma

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 Desember 2023

Jumat, 29 Desember 2023 10:00 WIB

Membaca Teks Deskripsi untuk Kepentingan Studi Siswa

Membaca untuk kepentingan studi sangat penting dilakukan oleh setiap siswa, karena dengan membaca untuk kepentingan studi siswa dapat memahami suatu materi dengan lebih mendalam.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kemampuan membaca tidak hanya diartikan sebagai proses mengenali dan memahami kata-kata di atas kertas, tetapi juga mencakup keterampilan untuk memproses informasi yang disampaikan dalam berbagai bentuk dan konteks. Membaca untuk kepentingan studi siswa merupakan kegiatan belajar penting yang mendukung keberhasilan akademik siswa dan harus dilakukan untuk tujuan belajar.
 
Kemampuan membaca teks deskripsi dengan baik merupakan salah satu aspek yang mendalam dan penting dalam mengembangkan keterampilan membaca. Teks deskripsi menyajikan informasi secara rinci tentang suatu topik, menggambarkan atau menjelaskan sesuatu dengan jelas, dan dapat menjadi alat yang sangat berharga dalam mendukung pembelajaran siswa.
 
Pentingnya pembacaan teks deskripsi tidak hanya terbatas pada ranah akademis, tetapi juga relevan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa yang mampu membaca dan memahami informasi yang disajikan dalam bentuk deskripsi akan lebih siap menghadapi tekanan dunia kerja dan mengambil keputusan yang bijaksana di lingkungan sekitarnya. Dengan membaca yang efektif dan konsisten dapat memaksimalkan pemamahan tentang materi studi dan meningkatkan hasil belajar. Berikut ini akan dibahas mengenai pegertian membaca.
 
Membaca adalah salah satu dari empat kemampuan bahasa pokok, dan merupakan bagian atau komponen dari komunikasi tulis. Membaca adalah pengucapan kata-kata dan perolehan kata dari bahan cetakan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) membaca adalah melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis (dengan melisankan atau hanya dalam hati).
 
Sedangkan Ahmadslamet Harjasujana (1987:36) mengatakan bahwa membaca dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan komunikasi interaktif yang memberi kesempatan kepada pembaca dan penulis untuk membawa latar belakang, dan hasrat masing-masing. Kegiatan ini melibatkan analisis dan pengorganisasian berbagai keterampilan yang kompleks, termasuk di dalamnya pelajaran, pemikiran, pertimbangan, perpaduan, dan pemecahan masalah yang berarti menimbulkan penjelasan informasi bagi pembaca.
 
Membaca dan membaca untuk kepentingan studi adalah dua kegiatan membaca yang memiliki tujuan dan pendekatan yang berbeda. Membaca untuk kepentingan studi bertujuan untuk memahami secara mendalam materi yang berkaitan dengan pembelajaran atau studi tertentu, dalam artikel ini membahas mengenai materi teks deskripsi. Untuk keperluan studi, tingkat kepentingan kemampuan membaca menjadi semakin besar.
 
Salah satu penentu keberhasilan adalah kemampuan membaca. Masalahnya, keterampilan membaca bukanlah keterampilan yang bersifat bawaan. Oleh karena itu, tanpa pembiasaan dan keteraturan melakukannya maka keterampilan ini tidak dapat dikuasai siapapun. Membaca untuk kepentingan studi akan selalu ada dalam proses belajar.
 
Pembelajaran membaca di sekolah menekankan pada tujuan pemahaman, penyerapan pemerolehan kesan dan pesan atau gagasan yang tersurat. Untuk tujuan tersebut seorang siswa harus dapat mengenali kata demi kata, pemahaman kelompok kata/frasa, klausa, kalimat atau teks secara keseluruhan. Kegiatan membaca dilaksanakan di sekolah melibatkan pemikiran, penataran, emosi dan disesuaikan dengan tema dan jenis bacaan yang dihadapinya.
 
Untuk mengembangkan kemampuan membacanya siswa harus pula dapat memodifikasi dan menghubungkan pengalamannya dengan stimulus-stimulus yang ada dalam konteks dan lingkungan yang sedang dialaminya. Dengan kata lain pada setiap siswa haruslah terjadi semacam mediasi atau pengalihan pengalaman. Di dalam mata pelajaran bahasa indonesia terdapat materi mengenai teks deskripsi.
 
Mengutip dari Nani Damayanti teks deskripsi dapat diartikan sebagai teks yang bertujuan menggambarkan atau melukiskan pengalaman, pendengaran, perabaan, penciuman, dan perasaan situasi atau masalah. Dalam teks deskripsi, penulis berusaha memindahkan kesan kesan, hasil pengamatan, dan perasaannya kepada pembaca dengan menyampaikan sifat dan semua perincian yang dapat ditemukan pada objek tersebut.
 
Sebagai bentuk sajian informasi yang memperinci objek, tempat, atau konsep tertentu, teks deskripsi memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan berbagai aspek keterampilan siswa. Salah satu aspek utamanya adalah pengembangan kemampuan bahasa, di mana siswa dapat mengenali dan memahami kata-kata yang deskriptif, memperkaya kosakata mereka, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif.
 
Teks deskripsi juga memainkan peran penting dalam pengembangan keterampilan membaca dan menulis siswa. Dengan memahami lebih mendalam informasi yang disajikan secara rinci, siswa dapat meningkatkan tingkat keterampilan membaca mereka, sementara melibatkan diri dalam proses menulis yang berfokus pada detail dan kejelasan. Selain itu, teks deskripsi memperkaya kemampuan analisis siswa, memerlukan mereka untuk menguraikan dan menyusun informasi dengan logis. Oleh karena itu, membaca teks deskripsi sangat penting dan wajib dilakukan setiap siswa untuk kepentingan studi.

Ikuti tulisan menarik 13. Safira Nurrahma lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler