Puja Puji Koran Hari Ini

Selasa, 2 Januari 2024 09:41 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ranting-ranting mahoni tua mulai berjatuhan. Suara-suara burung telah lenyap oleh amukan manusia-manusia berhala. Air pemali tak lagi bersakral dengan mantra-mantranya, sampai musim lupa dengan tanggal-tanggal kedatangannya - Silivester Kiik (2024).

Daun-daun kering berkeliaran dengan bebas
terkapar dalam kelambu-kelambu kegersangan
mulai menjijikkan dan tak lagi bermoral
dengan pesan-pesan leluhur yang tertanggalkan oleh terali-terali beringas.

Ranting-ranting mahoni tua mulai berjatuhan
suara-suara burung telah lenyap oleh amukan manusia-manusia berhala
air pemali tak lagi bersakral dengan mantra-mantranya
sampai musim lupa dengan tanggal-tanggal kedatangannya.

Koran hari mencatatnya dengan puja puji
tetapi di buang pada celah-celah zaman oleh para pembaca keabadian
duri-duri belukar menyambutnya dengan sebuah renungan tanpa ayat
dan diam menuju senja dengan asap dupa berfirman pada Tuhan.

Bayangkan dengan logika yang berfilsafat
bukan bebas berkuasa dengan hak-hak kemunafikan
dengan menjual suara-suara keimanan
yang kelak pudar oleh amarah terik dan badai hari esok.

Jangan lagi kau datang untuk menyurati kehampaan di rumah sunyi ini
dengan potret-potret abstrak
sebab aku tak lagi memuisikan suaramu
hingga mata ini tertutup untuk membayar tuntas kekalahan hari kemarin.

Atambua, 01 Januari 2024

Bagikan Artikel Ini
img-content
Silivester Kiik

Penulis Indonesiana.id, Guru, Penulis, Founder Sahabat Pena Likurai, Komunitas Pensil, dan Pengurus FTBM Kabupaten Belu. Tinggal di Kota Perbatasan RI-Timor Leste (Atambua).

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua