x

Iklan

irvan syahril

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 25 Januari 2023

Kamis, 13 Juni 2024 18:34 WIB

Waspada! Jangan Rusak Kesenangan Anda belanja Online akibat Salah Pilih Toko di Marketplace

Berbelanja daring melalui lokapasar (marketplace) sudah menjamur ke semua kalangan di masyarakat. Penawaran harga yang lebih murah serta layanan yang mempermudah calon pembeli makin menarik minat masyarakat. Tapi, awas, tetaplah berhati-hati saat berbelanja di lokapasar.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

.Di balik kemudahan yang ditawarkan pelbagai lokapasar tentu tidak luput dari bahaya penipuan terhadap calon pembeli. Penipuan yang marak terjadi yakni pengiriman barang yang tidak sesuai kepada pembeli. Jenis penipuan tersebut biasanya memalsukan keterangan atau foto produk yang dipasarkan. Umumnya pembeli akan membaca keterangan/spesifikasi produk yang dibeli sesuai dengan kebutuhan, kebiasaan pembeli inilah yang dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan penipuan.

Selain memalsukan keterangan produk, penilaian produk pun bisa dipalsukan. Secara psikologis, pembeli akan percaya bahwa produk yang dibeli sesuai deskripsi, baik secara fisik atau fungsi, berdasarkan penilaian/komentar produk bintang 5. Pemalsuan penilaian produk biasanya dilakukan dengan cara memperbanyak akun lokapasar yang dikendalikan oleh pemilik akun toko lokapasar, kemudian melakukan transaksi secara berkala yang dikirimkan ke alamat yang tidak jauh dari alamat utama akun toko lokapasar.

Jika pemesan memiliki alamat yang “bersebelahan” dengan akun toko lokapasar, maka oknum bisa meminta kurir untuk membuat resi pengiriman tanpa harus menyerahkan barang. Dengan begitu oknum mampu menjalankan aksinya memalsukan penilaian barang.

Modus lain yang tak kalah mengkhawatirkan yaitu pemalsuan ketersediaan barang. Kebiasaan konsumen lokapasar sebelum membeli selain mengecek deskripsi dan penilaian produk, yaitu melihat ketersediaan barang. Jika deskripsi dan penilaian sudah sesuai serta barang tersedia, maka pembeli sudah dipastikan tinggal melakukan transaksi.

Namun, para oknum pemilik toko lokapasar untuk menarik minat pembeli mereka memperbanyak keterangan ketersediaan barang yang tidak masuk akal, seperti, 999+++. Padahal pada nyata mereka tidak mempunyai ketersediaan barang sebanyak itu. Dalam kasus penipuan ini, cirinya adalah barang tidak kunjung dikirim/diserahkan pada kurir dalam jangka waktu yang cukup lama.

Memang tidak akan kerugian materil terhadap konsumen, karena pembeli bisa mengajukan pengembalian dana. Kerugian konsumen yaitu berupa waktu, terlebih lagi jika barang sangat dibutuhkan dalam jangka pendek, dan itu akan berpengaruh pada rencana pembeli.

Sebagai masyarakat yang sudah melek digitalisasi dalam berbelanja, sudah sepatutnya kita waspada dalam segala bentuk penipuan. Setiap pengguna lokapasar yang sudah bertahun-tahun, tentu sudah memiliki tip tersendiri dalam mencegah penipuan di lokapasar.

Cara yang cukup ampuh terhindar dari penipuan di lokapasar, di antaranya, pastikan toko lokapasar yang kita tuju berkategori mall (ini jauh lebih aman ketimbang star), pastikan produk sudah terjual ratusan kali, dan tanyakan/minta foto produk yang kita beli sedetail mungkin dengan cara mengirim pesan ke akun toko lokapasar. Pembeli yang cerdas adalah pembeli yang waspada akan tindak penipuan. Jangan sampai kesenangan berbelanja di lokapasar berubah menjadi kerugian materil.

2024.

Ikuti tulisan menarik irvan syahril lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler