x

Iklan

Fatima Az Zahra

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Wali Kota Makassar Tingkatkan Pelayanan RSUD

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) adalah tumpuan masyarakat kecil yang ingin berobat karena sakit.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) adalah tumpuan masyarakat kecil yang ingin berobat karena sakit. Namun, di berbagai daerah, terutama di pedalaman, pelayanan RSUD jauh dari kata memadai. Kurangnya perhatian pemerintah disinyalir menjadi alasan utama buruknya pelayanan RSUD.

Presiden RI Jokowi pun merespon keluhan warga. Saat ini, ia tengah membenahi sistem kesehatan yang menjadi prioritas utama nawacitanya. Ia menginsruksikan setiap kepala daerah membenahi pelayanan, terutama di RSUD.

Para kepala daerah pun merespon, salah satunya Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. Pria yang berprofesi sebagai arsitek ini bekerja sama dengan ACC Sulsel, IDI, dan Transparenci International Indonesia mengadakan sosialisasi pelayanan public. Kegiatan ini digelar di hotel Dalton, jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta terkait isu konflik kepentingan dan pengendaliannya, khususnya dalam manajemen pelayanan rumah sakit, terutama di RSUD Makassar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Danny ini mengatakan bahwa masalah yang sering terjadi dirumah sakit yaitu tarif obat yang mahal, jenis obat yang sulit di temukan, adanya penolakan terhadap pasien yang kurang mampu, rendahnya mutu pelayanan oleh tenaga medis, jumlah tenaga dokter dan perawat yang sedikit, sulitnya mencari tempat untuk rawat inap, tingginya tarif rumah sakit, serta kondisi rumah sakit yang kotor dan kumuh, dan lain sebagainya.

“Saya mendengar banyak sekali keluhan-keluhan dari masyarakat tentang pelayanan yang terjadi diseluruh unit rumah sakit yang ada, keluhannya mulai dari pelayanan rawat inap, rawat jalan, apotik, dan lain-lain,” kata Danny.

Ia pun meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Makassar segera menindaklanjuti jika ada keluhan soal layanan kesehatan. Selain itu, Danny juga meminta Dinkes agar transparan dalam hal anggaran karena jika tidak maka Danny tidak segan untuk memidanakan siapa pelakunya.

Danny berharap dengan adanya peningkatan pelayanan di RSUD dan rumah sakit lain di Makassar bisa memperbesar angka harapan hidup di kota daeng tersebut.

Seperti diketahui, Pemkot Makassar memang concern mengenai isu pelayanan publik. Salah satu program unggulannya yaitu program Home Care mendapat penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Home Care adalah pelayanan kesehatan gratis 24 jam yang melayani masyarakat di rumahnya tanpa harus ke luar. Untuk bisa menolog warga Makassar yang sakit di malam hari atau dalam kondisi kritis, Pemkot Makassar menyiapkan 48 mobil ambulance. 

Ikuti tulisan menarik Fatima Az Zahra lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu