Music in You: Gali Minat Bakat Musik Siswa SMA - Analisis - www.indonesiana.id
x

Indri Puji Lestari

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Music in You: Gali Minat Bakat Musik Siswa SMA

    Everything in your life is about art. Seni mewarnai seluruh kehidupan masyarakat dan apapun yang mendapat sentuhan Art, mendapatkan nilai.

    Dibaca : 749 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Apakah kamu suka mendengarkan musik? Atau suka membuat musik? Atau mungkin keduanya? Alphonse de Lamartine mengatakan bahwa musik adalah literatur dari hati. Maka dapat diartikan bahwa musik dapat menjadi mulut bagi hati yang tidak bisa berucap. Musik merupakan hal yang seharusnya dipelajari secara profesional, namun nyatanya tidak banyak institusi pendidikan yang menghadirkan musik sebagai program studi. Kendati demikian, Universitas Pelita Harapan peduli memberikan perhatian khusus salah satunya dengan memberikan pilihan Program Studi Conservatory of Music (CoM) sejak tahun 2000. Konsistensi UPH dalam pendidikan musik telah teruji dengan terus aktif menghasilkan musisi yang kritis dan inovatif.

    Untuk memperkenalkan pendidikan musik kepada siswa-siswa SMA, UPH Conservatory of Music bersama Departemen Marketing dan Admission mengadakan workshop Music in You pada 5 April 2019 di lantai 4 Gedung HOPE UPH Kampus Lippo Village.

    Music in You merupakan workshop yang diadakan untuk memberikan kesempatan pengalaman langsung kepada siswa SMA yang tertarik untuk menggali dan belajar seputar bidang musik melalui 12 workshop yang dihadirkan. Workshop ini difasilitasi langsung oleh para dosen musik dan juga mahasiswa senior CoM UPH yang tentu telah memiliki beragam pengalaman.

    Workshop yang diikuti 150 siswa dari 13 sekolah dari sekitar Bandung, Jakarta, dan Tangerang ini terbagi menjadi 2 jenis; yaitu Instrument for Classical (Piano, Gitar, Biola, Cello, Flute, Terompet, Vokal) dan Instrument for Jazz and Pop (Piano, Gitar, Bass, Drum, Vokal). Setiap siswa dapat memilih satu dari 12 workshop yang ada untuk mendapat penjelasan juga praktek langsung bersama dosen dalam durasi kurang lebih dua jam.

    Lebih dari itu, melalui workshop ini para dosen berbagi pengalamannya dalam bermusik juga memberikan sekilas tentang teori-teori musik kepada siswa. Sehingga tidak hanya sekedar praktek, tapi siswa SMA juga mendapat pengenalan mengenai teori dan perkembangan musik secara sekilas. Dikatakan Antonius Sugeng Priyanto, S.Ag., B.C.M., M.Mus. -- Dekan Conservatory of Music dalam kesempatan ini bahwa mempelajari seni seperti musik sangat penting dalam kehidupan.

    "Everything in your life is about art. Seni mewarnai seluruh kehidupan masyarakat dan apapun yang mendapat sentuhan Art, mendapatkan nilai, memiliki value lebih tinggi. Coba bayangkan, can robot make art? Dan pada tahun 2030, 200 juta pekerjaan akan digantikan oleh robot, kecuali pekerjaan sebagai Artist. Karena robot tidak memiliki jiwa artist di dalamnya. So, if you want to invest your life, you better study Art. Karena akan tetap relevan dan tidak bisa dikalahkan oleh Robot," ungkap Antonius antusias.

    Melalui seluruh rangkaian kegiatan workshop ini, harapannya siswa sekolah menengah yang hadir dapat terinspirasi dan termotivasi untuk dapat terus berkarya dalam bidang seni khususnya pada musik. Selain itu dengan kegiatan ini, Conservatory of Music UPH dapat menunjukan komitmen para dosen serta kualitas pendidikan musik yang ditawarkan UPH sebagai institusi Pendidikan holistik. (pl)

    Ikuti tulisan menarik Indri Puji Lestari lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.








    Oleh: Hadirat Syukurman Gea

    3 hari lalu

    Analisis Sistem Jual-Beli Ijon pada Komoditas Mangga Berdasar Ekonomo Makro

    Dibaca : 203 kali

    Mangga merupakan salah satu komoditas buah yang digemari hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Mangga turut menyumbang perekonomian Indonesia karena menjadi komoditas yang di ekspor. Pada tahun 2015, ekspor mangga sebesar 1.515 jutatonyangsebagianbesarmerupakanjenis Mangga Gedong Gincu dan Mangga Arumanis. Kabupaten Kediri merupakan salahsatudaerahyang menjadikan mangga khususnya Mangga Podang sebagai oleh - oleh khas daerah dikarenakan banyaknya pohon mangga yang tumbuh di sekitar lereng GunungWilis.ManggaPodangkhasKediri banyak ditemukan di daerah sekitar lereng Gunung Wilis yaitu Kecamatan Banyakan, Tarokan, Grogol, Mojo, dan Semen. Semakin berkembang perekonomian suatudaerahmakasemakinberagam pula cara produsen dan konsumen melakukan jual beli.Salah satu sistem jual beli yang dilarang dalam Islam adalah jual beli yang mengandung unsur gharar. Sistem jual beli ijon adalah salah satu sistem jual beli yang mengandung unsur gharar sehingga dilarang oleh Allah SWT. Ijon berkaitan dengan perilaku produsen dan konsumen. Hal ini dapat dikaitkan dengan ekonomi mikro berupa keputusan pengusaha dan konsumen, terbentuknya harga barang atau jasa dan faktor produksi tertentu di pasar, dan alokasi sumber daya ekonomi.Penelitian ini menggunaka nmetode penelitian studi literatur. Jenis data yang digunakan berupa data sekunder dengan metode pengumpulan data berupa pengumpulan sejumlah studi pustaka. Berdasarkan studi literatur terkait sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro, diperoleh hasil analisis bahwa sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro saling berhubungan. Hal ini dikarenakan ijon berkaitan langsung dengan perilaku produsen dan konsumen dan ekonomi mikro turut mengatur perilaku produsen dan konsumen. Keywords: Ijon, Komoditas Mangga,Ekonomi Mikro