Wisata Lembah Gunung Madu - Travel - www.indonesiana.id
x

Seorang anak laki-laki tengah berfoto didepan pintu masuk wisata Lembah Gunung Madu yang terletak di Kedunglengkong, Simo, Boyolali. Selain panorama alam, wisata ini menyediakan bangunan-bangunan yang terlihat modern dan unik sehingga inilah yang menjadi daya tarik tempat wisata ini.

Hubungan Internasional 2017

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 8 Juli 2019

Senin, 15 Juli 2019 06:58 WIB
  • Travel
  • Pilihan
  • Wisata Lembah Gunung Madu

    Dibaca : 651 kali

    Wisata Lembah Gunung Madu terletak di Kedunglengkong, Simo, Boyolali. Wisata ini mulai ramai sejak 2015 lalu dan saat ini telah dijadikan wisata khas Kabupaten Boyolali. Untuk dapat masuk, pengunjung tidak akan dikenai biaya yang mahal karena pengunjung hanya membayar Rp. 5000 untuk tiket dan Rp. 5000 untuk parkir, murah sekali kan. Dengan hanya membayar Rp. 10000 pengunjung dapat menikmati  pemandangan alam yang indah, tempat makan, dan tentunya dapat berfoto di spot foto yang unik dan kece. Untuk wisatanya mulai dibuka pada pukul 08.00-18.00 WIB. Sedangkan, untuk tempat makan mulai dibuka pada pukul 09.00 WIB-17.00 WIB.

    Wisata ini sangat cocok untuk para pengunjung yang ingin mengisi liburan akhir pekan. Wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Boyolali, tetapi juga berasal dari luar kota, seperti: Semarang, Sragen, dan Malang. Para pengunjung yang datang sangat puas dengan suguhan pemandangan alam yang sangat indah dengan nuansa khas pedesaan. “Bagus banget, murah, dan cukup baik untuk beristirahat, dan dapat menikmati alam,” ungkap salah satu pengunjung, Sulasmi (35).

    Pemilik wisata, Zainuri (47) mengatakan tidak ada niatan untuk membuka tempat wisata Lembah Gunung Madu ini. Hal ini berawal dari warga sekitar  terus berdatangan di kebun durian dan kemudian dilakukan pembangunan bertahap, seperti: pendopo, tempat makan, dan spot foto. Dan juga didukung dengan adanya pemandangan alam yang indah. Pengelolaan wisata ini dibantu oleh warga setempat.  

    Penduduk sekitar merespons posifif wisata Lembah Gunung Madu ini karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Zainuri (47) mengatakan bahwa wisata ini dibuka salah satu tujuannya yakni untuk memperkerjakan warga sekitar dan saat ini hampir 90% pekerja dengan total 20 pekerja. Salah satu pekerja, Anggita (16) berkata “Bermanfaat mbak, aku kan juga masih sekolah, daripada Sabtu dan Minggu aku nggak ngapa-ngapain mending bekerja, ya lumayanlah buat nambah uang saku.” (Zalzadilla, Samuel, Thareq)


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.