Peran Aktif Koramil 0815/18 Gondang Bangun Jaringan Irigasi Tersier

Sabtu, 18 April 2020 07:44 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mojokerto, - Kebutuhan dasar dalam rangka peningkatan perekonomian melalui produksi pangan para petani terus digalakkan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, melalui pembangunan jaringan irigasi pertanian di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Salah satunya Rehab Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di wilayah Dusun Bamban, Desa Wonoploso, dengan menggandeng Koramil 0815/18 Gondang dan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Wono Tirto Desa Wonoploso.

Mojokerto, - Kebutuhan dasar dalam rangka peningkatan perekonomian melalui produksi pangan para petani terus digalakkan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, melalui pembangunan jaringan irigasi pertanian di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (16/04/2020).

Salah satunya Rehab Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di wilayah Dusun Bamban, Desa Wonoploso, dengan menggandeng Koramil 0815/18 Gondang dan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Wono Tirto Desa Wonoploso.   

Kegiatan diawali dengan tumpengan sederhana dilanjutkan peletakan batu pertama pembangunan RJIT oleh Ka Distan Kabupaten Mojokerto Drs. Teguh Gunarko, M.Si., disaksikan Koordinator PPL Kecamatan Gondang, Mukhlisa, SP., Bati Tuud Koramil 0815/18 Pelda Rudy Suhartono, Kades Wonoploso, Babinsa Wonoploso Serda Albert Bana Pah, Perangkat Desa dan Pengurus Gapoktan setempat.

Bati Tuud Koramil 0815/18 Gondang beserta para Babinsa berpartisipasi aktif dalam pengerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto

Bati Tuud Koramil 0815/18 Gondang Pelda Rudy Suhartono, pembangunan jaringan irigasi tersier (JIT) ini bertujuan untuk untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketersediaan air.  “Dengan adanya rehabilitasi JIT maka akan memudahkan para petani dalam mengakses air irigasi dalam masa tanam,” ujarnya.

“Kehadirannya bersama Babinsa dalam pengerjaan RJIT, guna membantu terwujudnya ketahanan pangan di wilayah binaan,” kata dia.

Pantauan di lapangan, usai peletakan batu pertama dilanjutkan pengerjaan RJIT sepanjang 120 meter dengan lebar 70 centimeter secara padat karya dari warga Desa Wonoploso sejumlah 20 orang.  

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga











Artikel Terpopuler