Rapid Test Drive-Thru Gratis di BSD Xtreme Park - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Pelaksanaan Rapid Test terhadap para pengendara kendaraan bermotor yang dilaksanaakan di di BSD Xtreme Park, Tangerang

Dian Kelana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 9 Mei 2020 13:20 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Rapid Test Drive-Thru Gratis di BSD Xtreme Park

    Dibaca : 566 kali

     

    Mendukung upaya pemerintah dalam menangani Covid-19, Sinar Mas Land menjalin kerja sama dengan Homecare24 dalam program Gerakan Kemanusiaan Indonesia Melawan Covid-19 dengan menyediakan rapid test secara gratis kepada seluruh masyarakat.  Pelaksanaan program tersebut berlangsung mulai dari 7 hingga 10 Mei 2020 di BSD Xtreme Park, Serpong, Tangerang. Pemeriksaan kesehatan cepat itu dilakukan secara drive-thru dengan dua jalur untuk mobil dan sepeda motor.

    Homecare24, menyediakan 100 ribu rapid test kit (serology) yang akan dilaksanakan di beberapa lokasi. Sementara, di BSD Extreme Park akan diselenggarakan sebanyak 2.000 rapid test secara gratis kepada seluruh masyarakat. Selanjutnya, juga akan mendatangkan 100 perawat lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang akan bertugas selama pemeriksaan berlangsung. 

    Bagi warga yang ingin mengikuti layanan tersebut, mereka harus mendaftar terlebih dahulu di aplikasi Homecare24 untuk mengetahui jadwal tes. Pasalnya, sebanyak 500 orang yang dapat menerima layanan rapid test drive thru  setiap harinya akan dibatasi bergiliran maksimal 55 orang setiap jamnya.

    Mekanisme pemeriksaan yaitu pengunjung tetap berada dalam kendaraan saat rapid test dilakukan. Para petugas akan mendatangi pengunjung untuk mengambil sampel darah dari ujung jari. Setelah selesai, pengunjung melakukan perjalanan kembali sehingga tidak ada yang turun dari kendaraan mereka. “Hasil akan tampak biasanya sekitar 10-15 menit setelah tes dilakukan. Bila hasilnya negatif, rapid test perlu diulang lagi setelah 7-10 hari,” tutur Theresia. 

    Bila terdapat hasil tes yang positif, pengunjung akan memperoleh edukasi langsung dari dokter. Dokter akan mengunjungi rumah pasien sehingga tidak ada konsultasi di lapangan. Pasien diminta melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari meskipun tidak mengalami gejala sama sekali dan merasa sehat


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.