Orang yang Mengerikan (Cerpen) - Urban - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi anak berteriak. Pixabay.com

Saufi Ginting

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Senin, 11 Mei 2020 07:48 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Orang yang Mengerikan (Cerpen)

    Sepanjang #dirumahsaja, Jihadu Syuhada Kahfi menulis sejumlah cerita. Salah satunya cerita orang yang mengerikan, dan telah terbit di koran Asahan Pos

    Dibaca : 1.054 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    oleh Jihadu Syuhada Kahfi G, siswa kelas III SD Ar Roja’, Kisaran

     

                 Pada suatu hari, ada seorang anak kecil yang keluar di malam hari. Dia mendengar ada orang yang menangis di depan rumahnya. Saat dia keluar, suara itu tidak ada lagi. Namun saat dia masuk, suara itu ada lagi. Lalu dia keluar lagi, tapi suara itu tidak ada lagi. Saat dia melihat ke pintu ternyata ada orangnya. Perempuan berwajah putih.

                Melihat wajah itu, anak tadi langsung lari dan berteriak kuat dan panjang “Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ibuuuuuuu ada kuntilanaaaaaakkkkkk...”

                Ibunya dari dalam langsung berlari untuk melihat keluar. Tapi ibunya tidak meleihat dan mendengar apapun.

                “Tidak ada,” kata ibunya.

                “Ada bu,” Kata anak itu yang juga mengikuti ibunya lari keluar untuk melihat kuntilanak yang ia maksud.

                “Tidak ada,” kata ibunya lagi

                “Ada ibuuu,” anak kecil teriak lagi .

                “Tidak ada. Sudah!. Tidur sana,” Kata ibunya menyuruh anak itu untuk tidur lagi. Karena malam masih panjang. Baru jam 12 malam.

                “Tapi aku takut ibu, ada kuntilanak,” jawab anak itu, karena takut tidur di kamarnya sendiri.

                “Sudah. Ayo masuk. Kita tidur lagi,” Perintah ibunya dengan suara marah.

    “Tapi ibu aku takut tidur sendirian, bu. Aku akan tidur bersama ibu ya,” minta anak itu kepada ibunya.

    “Tunggu ya, ibu pikir dulu,” jawab ibunya sambil tersenyum.

    “Cepat ya bu pikirnya, aku takut tidur sendirian..,” kata anak itu lagi meminta pada ibu.

    “Ok nak,” jawab ibu lembut sambil tertawa.

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.