Kata Lain Belajar Online yang Penting Dipahami - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

nur sholeh

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 18 Februari 2020

Rabu, 24 Juni 2020 06:02 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Kata Lain Belajar Online yang Penting Dipahami

    Dibaca : 363 kali

    Dewasa ini siswa dituntut mempelajari materi secara jarak jauh karena adanya pandemi corona. Bicara tentang kata lain belajar online, ada banyak istilah yang harus dimengerti. Dengan mengetahui akan hal tersebut, Anda pun akan lebih memahami esensi dari pembelajaran via daring.

    Berbagai Kata Lain Belajar Online yang Harus Diketahui

    Ada banyak istilah yang mewakili belajar online. Penggunaannya sebenarnya sama saja, namun tidak semua orang mengenalnya. Nah, agar Anda tak ketinggalan info, sebaiknya ketahui beberapa konsepnya. Berikut adalah beberapa sebutan paling populer:

    1. E-Learning

    Salah satunya yakni e-learning atau electronic learning. Pembelajaran itu dilakukan dengan memanfaatkan sistem maupun aplikasi. Metode ini telah digunakan oleh para pendidik di sekolah serta kampus semenjak virus Corona merebak di Indonesia.

    Penggunaan e-learning ini cukup disukai karena siswa tetap bisa menikmati pelajaran meskipun berada di rumah saja. Alhasil, guru pun harus menyiapkan bahan ajar berbasis teknologi demi memaksimalkan pembelajaran jarak jauh. Belajar secara online ini praktis, tapi ada sedikit kendala di dalamnya.

    2. Pembelajaran Jarak Jauh

    Selain e-learning, metode online itu juga kerap disamakan dengan pembelajaran jarak jauh. Hal itu dikarenakan siswa maupun guru tidak perlu pergi di sekolah. Seluruh aktivitas, baik mengajar maupun belajar dilakukan dari rumah. Adanya sistem tersebut sebenarnya menguntungkan karena sangat praktis.

    Jarak tidak terasa karena meskipun berbeda kota. Murid serta guru pun tetap bisa berkomunikasi via online. Pembelajaran ini sangat menguntungkan sebab dapat dilakukan dari mana saja tanpa terkendala ruang dan waktu. Namun, tentu e-learning harus dilakukan menggunakan koneksi internet berkekuatan baik.

    3. Pembelajaran Daring

    Ada lagi istilah lain yang mungkin tidak terlalu populer, yakni pembelajaran daring. Kata “daring” merupakan terjemahan dari online dalam bahasa Indonesia. Namun, sebutan tersebut kurang terkenal di masyarakat. Hal itu dikarenakan orang lebih suka mengucapkan versi Inggris-nya.

    Pembelajaran daring terbilang sangat menguntungkan siswa maupun guru. Mereka tidak perlu mengenakan seragam sebab ini jauh lebih fleksibel dibandingkan belajar di sekolah. Meskipun demikian, metode ini terkadang menyulitkan karena keharusan memiliki koneksi internet setiap saat.

     4. Kuliah Tanpa Tatap Muka

    Kata lain belajar online ialah kuliah tanpa tatap muka. Hingga kini, hampir sebagian mahasiswa melaksanakan pembelajaran daring karena efek dari pandemi Corona. Pelaksanaannya bisa dilakukan jarak jauh sebab memanfaatkan platform khusus seperti Zoom maupun WhatsApp.

    Para mahasiswa bisa tetap belajar meski tanpa bertatapan langsung dengan dosen di kelas. Hal ini dikarenakan mereka melakukan pembelajaran secara online, yakni memanfaatkan aplikasi atau software khusus. Adanya kuliah tanpa tatap muka itu menguntungkan pelajar yang rumahnya jauh dari kampus.

    Penggunaan Belajar Online untuk Mengakses Pembelajaran

    Pembelajaran kini dapat dilakukan secara daring karena mahasiswa maupun siswa belajar dengan memanfaatkan aplikasi khusus berbasis internet. Adanya metode ini bisa menguntungkan sekaligus merugikan. Hal itu bergantung dari sudut pandang masing-masing.

    Pembelajaran secara online ini praktis karena seseorang tidak perlu menghabiskan tenaga memakai seragam serta pergi ke sekolah. Namun, siswa dituntut memiliki kuota atau akses internet cepat guna memperoleh materi yang menjadi pokok pembahasan. Bagi sebagian anak, itu sedikit memberatkan.

    Praktisnya belajar secara online ini harus dibayar mahal terutama jika di rumah tak ada koneksi wifi. Bisa dibayangkan, bila itu dilakukan setiap hari tentu saja mereka perlu menyiapkan kuota dengan jumlah yang besar. Tak heran jika akhirnya orang tua mengeluarkan banyak biaya untuk menunjangnya.

    E-Learning dan Efeknya bagi Sistem Pendidikan

    Sistem pendidikan kini mengalami perubahan yang sangat signifikan. Dahulu, siswa dan guru harus bertemu dalam ruang kelas untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Namun, saat ini aktivitas tersebut bisa dilakukan dari mana saja asalkan menggunakan koneksi internet.

    E-learning memberikan dampak besar terutama bagi guru yang kurang menguasai teknologi. Akhirnya, pendidik dipaksa berimprovisasi dan berkreasi dengan baik untuk menciptakan kenyaman belajar online. Selain itu, orang tua pun mau tak mau menemani anak-anak di rumah.

    Adanya perubahan sistem pendidikan ini seharusnya dimengerti sebab diberlakukannya belajar online merupakan aturan pemerintah. Semenjak virus Corona menyerang Indonesia, situasi menjadi kurang kondusif jika harus melakukan pembelajaran tatap muka langsung.

    Pembelajaran Online Kurang Disukai Berbagai Pihak

    Ada berbagai kendala yang dialami saat melakukan pembelajaran secara daring, salah satunya ialah keterbatasan internet. Tidak semua orang memiliki banyak uang untuk membeli kuota internet berjumlah besar. Alhasil, ini membuat beberapa pihak kurang setuju dengan penerapan sistem tersebut.

    1. Siswa

    Siswa merasa kesulitan untuk mendapatkan materi dari guru karena kurangnya kemampuan. Hal ini bisa terjadi sebab pendidik tidak dapat memberikan pokok pembahasan secara maksimal. Akhirnya, murid pun mengeluh mengenai sulitnya memahami mata pelajaran tertentu.

    Para murid juga kurang suka pembelajaran daring karena tidak bisa berinteraksi dengan teman-teman. Mereka mengeluhkan belajar via online ini kurang enak sebab dilakukan secara mandiri. Suasananya tentu sangat lain jika e-learning dilaksanakan di sekolah.

    2. Guru

    Guru pun terkadang merasa kelelahan karena dituntut mampu memberikan pengajaran secara online yang mampu dipahami dengan baik oleh pelajar. Mereka diharapkan menggunakan metode pengajaran penuh variasi. Padahal, itu bukanlah hal mudah bagi pendidik.

    Pemberian materi langsung dinilai lebih praktis karena tak perlu menyiapkan media khusus serta koneksi internet. Kendala ini dirasakan terutama bagi pengajar berusia lanjut. Mereka dituntut memahami penggunaan IT secara cepat. Padahal, mempelajari teknologi dari nol membutuhkan waktu.

    Bisa disimpulkan, ada banyak kata lain belajar online. Sebutannya memang berbeda-beda, namun ini mengacu pada istilah yang sama yakni pembelajaran jarak jauh dengan aplikasi atau website tertentu seperti Cimacnoticias . Semoga adanya info itu memberikan sedikit pemahaman baik pada siswa maupun pendidik.

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.