Kisah Perjalanan (1) 24 Juli, Sehari Melintas Sofia, Koln, dan Amsterdam - Travel - www.indonesiana.id
x

Supartono JW

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Jumat, 24 Juli 2020 17:05 WIB
  • Travel
  • Berita Utama
  • Kisah Perjalanan (1) 24 Juli, Sehari Melintas Sofia, Koln, dan Amsterdam

    Dibaca : 615 kali

    Pagi ini, 24 Juli 2011, seusai sarapan pagi, seluruh tim misi budaya dari berbagai negara telah bersiap meninggalkan Inter Hotel Veliko Tarnovo, termasuk tim misi budaya Indonesia. Setelah semua barang, perlengkapan, dan anggota tim masuk ke dalam bus yang akan kembali mengantar kami ke Sofia Airport, bus pun mulia melaju meninggalkan halaman hotel.

    Saya coba masih memandangi hotel yang telah menjadi tempat kami selama festival berlangsung dan saya pandangi seluruh jalan kiri kanan yang kami lewati. Semua kini akan menjadi kenangan indah dan menjadi catatan perjalanan yang abadi. Sayonara (Selamat tinggal) Veliko...

    Sejak hari ini, kami sudah tidak lagi bertugas membawa misi atas nama negara, namun berubah menjadi misi membawa nama pribadi sebagai warga negara Indonesia yang menjadi orang asing di negeri orang. Jadi, saat nanti menginjakkan kaki di setiap tempat perjalanan kami, setiap individu dalam rombongan juga wajib menunjukkan siapa kita, dari mana kita.  Seingat saya, hari ini kami akan melintas Sofia, Bulgaria, Koln Jerman, dan berakhir di Amsterdam, Belanda.

    Saya buka Buku Catatan Perjalanan, di sana tertulis:

    SUNDAY 24/JUL/11

    SOFIA / COLOGNE

    13:30 DEPART SOFIA, ARRIVE CGN 15.05 BY GERMANWINGS
    16:00 CGN_-_ROER______94_KMS___01:50_HRSROERMOND 17:50 VISIT ROERMOND
    18:00 DINNER AT: LA CAMPAGNE
    MENU: LIGHT TOMATO SOUP/CHICKEN WITH PINEAPPLE,
    CURRY SAUCE,VEGETABLES, MIXED SALAD & FRIES/ICE
    CREAM WITH FRUIT AND WHIPPED CREAM
    19:00 ROER_-_AMS_____177_KMS___02:30_HRS

    AMSTERDAM

    21:35 LONG DISTANCE VEHICLE FOR CITY - HOTEL AT
    NH HOTEL AMSTERDAM SCHIPHOL

    Dari catatan perjalanan hari ini, Minggu, 24 Juli 2011, kami semua akan kembali terbang dari Sofia Airport, Bulgaria menuju Koln Bonn Airport, Jerman. Karenanya, sejak berangkat sekitar pukul 08.00 dari Hotel Veliko, dengan menempuh perjalanan sekitar tiga setengah jam maka kira-kira kami akan sampai di Sofia Airport pukul 11.30, dua jam sebelum keberangkatan menuju Koln.

    Sumber: Supartono JW

    Sumber: Supartono JW

    Sumber: Supartono JW

    Perjalanan tiga setengah jam menuju bandara terbesar di Bulgaria ini, bukanah waktu yang sebentar. Sehingga, rata-rata bagi anggota dalam tim perjalanan wisata ini memanfaatkannya untuk menikmati pemandangan dan mengambil foto/video keindahan perbukitan yang kami lalui. Sementara sebagian lainnya juga ada yang memanfaatkan untuk istirahat dan tidur.

    Sumber: Supartono JW

    Sumber: Supartono JW

    Tanpa terasa, bus kami pun sudah sampai di Sofia Airport. Kami pun langsung berpisah dan mengucapkan terima kasih kepada dua orang LO (Liaison Officer) yang sejak hadir di Bulgaria, mereka berdualah yang selalu menjadi pendamping kami. Saat kami datang di Bandara ini, merekalah yang menjemput, dan saat kami kembali, mereka pun mengantar kembali ke Bandara ini. Selain itu, beberapa rombongan dalam tim juga ada yang langsung berpisah tidak turut dalam perjalanan wisata ke beberapa negeri Eropa, langsung terbang ke Istanbul Airport dan kembali ke Indonesia. Perpisahan yang mengharukan sekaligus tetap menyenangkan.

    Setelah itu, kami pun sudah berada dalam pesawat menuju Koln. Persis sesuai agenda perjalanan, pesawat yang kami tumpangi mendarat di Koln Bonn Airport tepat pukul 16.00. Begitu kami ke luar dari Bandara, sebuah bus wisata telah menunggu kami. Dan bus inilah yang akan terus mengantar kami singgah di beberapa negara dan tempat wisata hingga kami kembali ke Istanbul Airport sebelum pulang ke Indonesia pada 31 Juli 2011.

    Sumber: Supartono JW

    Sumber: Supartono JW

    Sumber: Supartono JW

    Kini, kami sudah ada di negeri bernama Jerman. Keluar dari Bandara Koln, terus menyusuri Kota Duseldorf. Ketika kami tiba di pusat perbelanjaan Roermond, udara dingin kota itu terasa menusuk tulang. Beberapa saat kami memiliki waktu bebas mengitari pusat perbelanjaan modern ini.

    Sesuai waktu yang telah ditentukan, semua rombongan pun telah siap santap malam di Hotel Bosrijk Roermond. Lidah kami pun sudah terbiasa dengan makanan Eropa, sebab sudah terlatih sejak hadir di Istanbul dan Veliko Tarnovo, kini menyantap makanan ala Jerman. Memang sesuai agenda perjalanan, kami hanya singgah dan melintas di Jerman sekitar tiga jam. Begitu makan malam usai, bus pun telah melaju menuju Amsterdam, Belanda. Sesuai jadwal, kami akan tiba di hotel di sekitar Amsterdam Schiphol Airport yaitu Hotel Park Plaza Amsterdam Airport sekitar pukul 21.35 dan akan mengingap selama dua malam.

    Sumber: Supartono JW

    Sumber: Supartono JW

    Sumber: Supartono JW

    Berbekal Visa Schengen, perjalanan melintas antar negara Eropa ternyata seperti keluar masuk pintu tol di Indonesia, dan tahu-tahu kita sudah ada di negara lain, sebab semuanya sudah diurus oleh Biro Perjalanan sebelum kami tiba di Eropa. Sayangnya, perjalanan dari Jerman menuju Belanda dalam waktu malam, sehingga kami hanya dapat menikmati pemandangan jalan dan lampu-lampu di depan, kiri, dan kanan bus.

    Sumber: Supartono JW

    Dua setengah jam sudah kami lalui, dan bus ternyata sudah masuk ke parkir Hotel Park Plaza Amsterdam Airport. Kami pun melepas lelah dan beristirahat dengan nyenyak malam itu demi memulihkan kembali tenaga untuk menjelajahi beberapa bagian dari negeri Belanda ini.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.









    Oleh: Supartono JW

    Senin, 27 Juli 2020 18:56 WIB

    Kisah Perjalanan (4) 27 Juli, Sehari di La Vallee dan Disneyland-Paris

    Dibaca : 532 kali

    Hari ini, Rabu, 27 Juli 2011 setelah sarapan pagi, sesuai agenda kami akan bertandang ke La Valee Outlet Shooping Village dan lanjut ke Paris-Disneyland. Sebenarnya, masih ingin badan ini rebahan di kamar hotel, namun apa boleh buat, saya harus mengikuti agenda perjalanan wisata yang memang sudah sangat tertata. Jadi, tidak boleh ada waktu yang meleset dari jadwal yang telah ditentukan. Kemarin, setengah hari ada di Brussel-Belgia, dan setengah harinya lagi berada di bus baik dari Amsterdam menuju Brussel, maupun Brussel menuju Paris, memang tidak begitu banyak menguras tenaga, karena semua perjalanan di tempuh pada siang hari. Nyamannya bus yang membawa kami dan pemandangan indah antara Brussel-Paris, menjadikan kami tak merasakan bahwa kami harus menempuh perjalanan selama kurang lebih 4 jam 40 menit. Bahkan, saat bus harus rehat di rest area pun, kami sebenarnya ingin bus tak perlu berhenti, karena semangatnya kami. Malah saat bus masuk ke Paris, kami pun tak menyadari bahwa kini kami sudah ada di negera Prancis. Bila di sebelumnya kami sudah bercengkerama di Istanbul-Turki selama sehari. Lalu, di Sofia, Veliko Tarnovo, dan Razgrad-Bulgaria selama delapan hari. Berikutnya, singgah di Koln, Duseldorf-Jerman sekitar tiga jam, dan di Volendam, Amsterdam-Belanda selama dua malam satu hari. Kemudian, di Brussel-Belgia setengah hari, maka di Paris-Prancis ini, kami menginap selama empat malam dan bercengkerama selama tiga hari penuh.