Mahasiswa Undip Edukasi Warga Mengenai Gowes Aman Tanpa Rasa Takut Saat Pandemi - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Intan Widiani

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 14 Agustus 2020

Jumat, 14 Agustus 2020 06:13 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Mahasiswa Undip Edukasi Warga Mengenai Gowes Aman Tanpa Rasa Takut Saat Pandemi

    Pelaksanaan KKN UNDIP TIM 2 Tahun 2020 berbeda dari periode sebelumnya. Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

    Dibaca : 308 kali

    Semarang, (13/08/2020) –Pelaksanaan KKN Undip TIM 2 Tahun 2020 berbeda dari periode sebelumnya. Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), KKN yang biasanya dilakukan secara kelompok dan tempat lokasi ditentukan oleh LPPM, saat ini dilakukan dengan mengerjakan dua program kerja secara mandiri dan berada di tempat tinggal masing-masing.

    Bersamaan dengan Covid-19 yang belum surut dari eksistensinya, fenomena gowes juga semakin digandrungi oleh masyarakat terutama di Beringin Asri Selatan RT 008 RW 011. Namun kegiatan ini menuai ketakutan karena salah satu tetangga ada yang pingsan ketika bersepeda. Oleh karena itu dalam menjawab tantangan ini, mahasiswa melakukan edukasi kepada warga dengan Kartu Korona.

    Kartu korona berfungsi sebagai alternatif pelepas penat ketika pandemi. Selain itu berfungsi sebagai edukasi terhadap warga tentang hal-hal yang perlu dilakukan ketika gowes dan tidak salah kaprah dalam melakukan pencegahan Covid-19 sesuai dengan protokol kesehatan.
     
    Kartu Korona berasal dari kartu nama bekas yang kemudian disulap untuk permainan kartu. Di dalam kartu tersebut berisi tebak-tebakan tentang cara pencegahan penyebaran Covid-19, seperti kapan waktu yang tepat menggunakan masker, cuci tangan yang baik dan benar, pengenalan aplikasi Peduli Lindungi dari pemerintah, dan pertanyaan-pertanyaan umum seputar Covid-19.
     
    Kemudian dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dilengkapi dengan booklet sebagai penunjang informasi lebih lengkap yang nantinya dibagikan ke anak-anak serta warga. Booklet ini disertai pula sisi sejarah dari alat-alat untuk mencegah penyebaran covid-19 seperti masker, handsanitizer, sabun cuci tangan, dll. Selain itu, mahasiswa juga membagikan masker kain gratis kepada anak-anak.
     
    Adanya program dari mahasiswa sejarah ini mendapat antusias dari anak-anak di Beringin Asri Selatan RT 008 RW 011. “Besok lagi main mainan kartu lagi ya mbak Intan sama mewarnai juga,” ujar Keysa yang berumur 10 tahun.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.