x

Sebuah ancaman bagi satwa satwa yang berhabitat di hutan papua\xd Dengan penggundulan hutan yang meluas merupakan salah satu ancaman bagi mereka, termasuk suku pedalaman yang kehilangan sumber pangan yang bergantung pada alam

Iklan

Ryan hp

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 November 2020

Rabu, 2 Desember 2020 14:23 WIB

Ancaman Bagi Satwa Liar di Hutan Papua

Sebuah ancaman bagi satwa-satwa yang berhabitat di hutan Papua

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Sebuah ancaman bagi satwa satwa-satwa yang berhabitat di hutan Papua. Dengan terjadinya penggundulan hutan yang meluas merupakan salah satu ancaman bagi mereka, termasuk suku pedalaman yang kehilangan sumber daya alamnya.

Menurut informasi sejumlah perusahaan pemasok minyak sawit telah menghancurkan area hutan, hampir dua kali ukuran Singapura dalam waktu kurang dari 3 tahun. Pasokan sawit mereka masih digunakan untuk merek-merek terbesar di dunia, seperti Unilever, Nestle, Colgate, dan Mondelez.

Papua adalah salah satu wilayah yang paling banyak memiliki keanekaragaman hayati di bumi, dengan hutan nya yang sangat alami karena terhindar dari kehancuran seperti yang terjadi di wilayah lain di Indonesia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di sisi lain, Greenpeace mengatakan investigasi ini penting untuk penegakan hukum pembukaan lahan yang ilegal.

"Dalam Undang-Undang Lingkungan Hidup dan Undang-Undang Perkebunan di Indonesia, hal ini tidak dibenarkan. Tidak di perbolehkan atau melanggar dari hukum, apabila ada perusahaan menggunakan api, karena menggunakan api adalah salah satu cara termurah bagi perusahaan untuk land cleaning.

"Dalam investigasi ini kami ingin menunjukkan bahwa mereka terbukti menggunakan api dalam pembukaan hutan di Papua," tutur Kiki Taufik dari Greenpeace Indonesia

Ikuti tulisan menarik Ryan hp lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

Senin, 10 Juni 2024 12:33 WIB

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

Senin, 10 Juni 2024 12:33 WIB