Gua Berisi Tengkorak, Kuburan Suku Pamona Zaman Dahulu - Travel - www.indonesiana.id
x

Gua Tengkorak

Rukly Chahyadi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 19 Desember 2020

Sabtu, 16 Januari 2021 06:15 WIB

  • Travel
  • Berita Utama
  • Gua Berisi Tengkorak, Kuburan Suku Pamona Zaman Dahulu

    Zaman dahulu Suku Pamona memiliki adat untuk mengubur orang yang telah mati kedalam gua, sehingga beberapa gua dari peninggalan Suku Pamona yang berisi tengkorak, budaya ini berlanjut sekitar awal

    Dibaca : 1.210 kali

    Besar keingintahuan saya tentang kisah gua berisi tengkorak di kampung Penggoli. Tepatnya di Pamona Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Gua di kampung Pengoli adalah salah satu tur yang ada di Kabupaten Poso, selain wisata Goa Tengkorak Latea dan Goa Tengkorak Pamona yang merupakan cadangan bBudaya Sulawesi Tengah.

    Peti Kayu berisikan Tengkorak Manusia di Gua Kampung Penggoli Pamona Timur, Kab Poso
    Menyajikan sejarah menjadi daya tarik perjalanan saya kali ini di daerah Pamona Timur Kabupaten Poso. Ini adalah salah satu kabupaten andalan tujuan wisata di Sulawesi Tengah. Pesona alam dan budayanya yang unik memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, terutama wisata gua tengkorak.

     

    Zaman dahulu suku Pamona memiliki adat mengubur orang yang telah mati ke dalam gua. Maka beberapa gua dari peninggalan suku Pamona pun berisi tengkorak. Budaya ini berlanjut sekitar awal abad ke-17 sebelum Belanda memasuki area dataran tinggi Sulawesi Tengah.

    Dimungkinkan untuk menemukan gua yang sama di lokasi yang berbeda di daerah Pamona, dan ini adalah kisah pertama tentang Gua Tengkorak di Kampung Penggoli. Tentunya gua ini tidak memiliki nama sehingga gua ini saya sebut Gua Tengkorak Kampung Penggoli. Semoga cerita ini dapat mempromosikan lokasi gua agar dapat terkenal dan bisa menjadi tujuan wisata baru di Pamona Utara .

     

     

    Kesulitan menemukan lokasi gua menjadi hambatan, karena komunitas asli di sini juga jarang tahu persis lokasi gua. Informasi tentang keberadaan gua saya dapatkan dari hasil percakapan dengan kerabat dekat, bernama Azis Salamba. Kebetulan dia tinggal dekat dengan lokasi gua. Dengan sedikit informasi lokasi gua, saya meminta Azis mengantarkan saya.

    Melewati jalan antara perkebunan kelapa sawit dan pohon cokelat milik penduduk setempat, perjalanan menuju lokasi gua cukup rumit. Tetapi ini adalah petualangan baru bagi saya. Tidak jarang kadang-kadang kami harus bertanya arah lokasi gua. Setelah tiba di lokasi di Kampung Penggoli, ada bukit curam dan batu besar di antara pohon-pohon rica rakyat yang membuka tanah untuk berkebun tepat di sebelah gua.


    Saya sangat senang dengan petualangan ini meskipun harus sedikit kecewa karena tidak dapat memasuki gua. Kondisi gua memang tidak memungkinkan untuk dimasuki, karena mulut gua terhalang oleh bongkahan batu besar. Tetapi ini akan menjadi cerita dan pengalaman yang menarik.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.