Homeschooling, Cara Membuat Anak Tertarik dan Menyukai Waktu Belajarnya - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Anak-anak yang belajar di rumah

Belajar Sendiri

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 15 Februari 2021

Selasa, 2 Maret 2021 07:09 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Homeschooling, Cara Membuat Anak Tertarik dan Menyukai Waktu Belajarnya

    Salah satu tantangan terbesar dari orangtua yang anaknya homeschooling adalah bagaimana membuat mereka menyukai proses belajar-mengajarnya. Sangat sulit membuat anak terlibat dan benar-benar tertarik pada materi yang diajarkan. Berikut tip mengatasi masalah itu.

    Dibaca : 530 kali

    Orang tua memilih homeschooling untuk anak-anaknya dengan berbagai alasan. Tapi satu hal yang pasti mereka ingin anak mereka belajar apa yang harus mereka pelajari dan mampu menggunakan apa yang mereka pelajari pada waktunya. Entah ketika menghadapi ujian atau sebagai dasar untuk mempelajari pelajaran selanjutnya. Bagaimanapun juga semua orang tua homeschooling akan menghadapi masalah yang sama, yaitu anak-anak yang kurang semangat belajar, ataupun mata pelajaran tertentu yang cukup sulit diajarkan. Hal yang sulit adalah membuat anak terlibat dan benar-benar tertarik dengan materi yang diajarkan.

    Pertama, biarkan anak-anak homeschool Anda terlibat dalam beberapa perencanaan proses belajar mengajar. Bisa dalam bentuk menentukan apa yang mereka akan pelajari atau bagaimana sebaiknya cara anda mengajar. Tentu ini tergantung usia putra-putri Anda. Tetapi jika anak homeschool ikut dilibatkan, tentunya akan dapat memberi masukan berharga tentang proses pembelajaran mereka sendiri.

    Misalnya, jika subjek yang dibahas adalah bahasa Inggris dan anak Anda perlu membaca novel tertentu, izinkan mereka untuk memilih membaca novel atau tidak, atau mendengarkannya melalui komputer atau download buku audio. Banyak siswa merasa bahwa mereka akan lebih menikmati buku jika mereka dapat mendengarnya, daripada membacanya. Jika isi novel adalah apa yang dimaksud, bukan kemampuan membaca yang sebenarnya, maka versi audio mungkin jawabannya. Yang lebih penting, jika Anda mengizinkan siswa homeschool Anda membuat pilihan, maka mereka memiliki alasan yang tepat untuk terlibat dengan pilihan mereka.

    Hal yang sama berlaku untuk jadwal belajar mereka. Tujuan homeschooling salah satunya adalah fleksibilitas dalam menentukan waktu belajar. Tidak ada bunyi bel atau pengumuman yang mengharuskan mereka berada di tempat tertentu pada waktu tertentu, sehingga siswa bebas menentukan kapan mereka mengerjakan matematika atau sains atau bacaan mereka jika Anda mengizinkan mereka memilihnya.

    Adalah hal yang cukup sederhana untuk membiarkan siswa homeschool memiliki kendali atas hari mereka, tetapi imbalannya besar yaitu mereka akan merasa lebih bertanggung jawab atas pembelajaran mereka. Ini secara otomatis meningkatkan kemampuan mereka untuk lebih terlibat dengan materi yang diajarkan karena mereka memilih kapan akan mengerjakannya.

    Ketiga, ajari anak Anda bagaimana melibatkan panca indera dalam pembelajaran mereka. Ini adalah kebiasaan yang perlu diajarkan dan kemudian diingatkan secara teratur, tetapi ketika siswa homeschool melakukan ini, atau siswa mana pun, apa yang mereka pelajari akan mereka ingat dalam jangka panjang. Misalnya, jika saya mengatakan, "kue chocolate chip" kepada Anda, Anda mungkin dapat menciptakan kembali baunya dengan mudah. Demikian pula, jika saya mengatakan, "demam", Anda dapat mengingat kapan terakhir kali Anda dipeluk di bawah selimut, gemetar karena demam, dengan kepala berdenyut-denyut karena ketidaknyamanan.

    Belajar juga seperti itu. Saat kita melibatkan indra kita, kita tidak hanya akan memahami materi pelajaran dengan lebih baik, tetapi kita juga akan mengingatnya lebih lama. Anda harus kreatif untuk dapat melakukan ini, tetapi ini adalah bagian yang menyenangkan dari proses belajar mengajar! Contoh: anda bisa mengajarkan tentang menyalanya lampu akibat listrik, dengan benar-benar mempraktekkannya, memakai seutas kabel, baterai, dan lampu kecil.

    Tiga 3 tip tadi hanyalah beberapa cara menyenangkan untuk membantu anak-anak homeschool Anda lebih terlibat bahkan menyukai dalam waktu-waktu belajar mereka. Mereka menjadi lebih terlibat karena mereka ikut memegang kendali dalam proses belajar mengajar. Cobalah beberapa di antaranya, dan kemudian tingkatkan peluang untuk menerapkan homeschooling interaktif semacam ini untuk Anda!

    Buat anda yang masih kesusahan dalam mengajar anak anda sendiri, anda tidak perlu kuatir karena saat ini sudah tersedia banyak lembaga homeschooling di Surabaya dan di kota-kota besar lainnya. Lembaga-lembaga ini menawarkan tutor dan kurikulum untuk anak Anda. Terlebih lagi saat ini homeschooling sudah diakui oleh negara. Jadi anda tidak perlu kuatir lagi jika anak anda homeschooling apakah bisa diterima di Universitas. Jawabannya: pasti bisa!



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.