Keluar dari Bank, Kemudian Sukses Berbisnis Berkat Binaan Pertamina - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Puji Handoko

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 November 2020

Senin, 29 Maret 2021 17:52 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Keluar dari Bank, Kemudian Sukses Berbisnis Berkat Binaan Pertamina

    Pertamina melalui Program Kemitraan tetap melakukan pendampingan kepada UMKM binaannya meski dalam bentuk virtual, karena pandemi COVID-19. Beberapa di antaranya melalui pelatihan daring, pameran virtual, hingga program yang membantu mereka naik kelas, seperti kegiatan Pertamina UMKM Academy: Fast Track akhir tahun 2020 lalu. Berbagai kesempatan pendampingan itu telah dimanfaatkan secara baik oleh salah satu UMKM binaan Pertamina, yaitu Irma Sofia. Pemilik home industri sepatu dan sandal tersebut terhitung masih baru menjadi mitra binaan Pertamina. Namun, segudang keuntungan langsung ia dapatkan tak lama setelah menjadi binaan.

    Dibaca : 414 kali

    Setiap orang memang memiliki peluang untuk sukses. Hanya saja, dibutuhkan keberanian untuk melangkah maju. Kadang-kadang ketika seseorang sudah tenang dengan zona nyamannya, mereka tidak mau keluar dari zona itu. Akibatnya, ia tidak bisa berkembang. Sementara mereka yang mau berubah dan mengambil tantangan, kesempatan baru akan terbuka lebar.

     

    Langkah perubahan itulah yang telah diambil oleh Irma Sofia. Ia berani keluar dari zona nyaman dan mencoba peruntungannya. Awalnya Sofia adalah pegawai bank. Namun pada 2015 ia memutuskan untuk menekuni bisnisnya sendiri di Desa Pasir Eurih, Sirnagalih, Kabupaten Bogor. Dengan modal seadanya, usaha itu berjalan. Awalnya memang berat. Dengan kemampuan sendiri dan dibantu tetangga kanan-kiri, bisnis itu memang berjalan. Namun perkembangannya tidak pesat. Apalagi ketika pandemi Covid-19 datang, Sofia mengalami tantangan berat.

     

    Kabar baik datang ketika Sofia memutuskan untuk menjadi bagian dari mitra binaan Pertamina. Keputusan penting itulah yang kemudian membukakan jalan baru untuknya. Sofia mendapatkan pemahaman-pemahaman baru dalam mengembangkan bisnisnya.

     

    "Bulan Mei 2020 bergabung, bulan September terpilih dan diberi kesempatan untuk ikut pameran virtual Pertamina SMEXPO. Sangat senang karena berkesempatan bertemu pembeli dari luar negeri juga. Kemudian tidak lama, bulan November lalu kembali diberi kesempatan ikut Pertamina UMKM Academy," jelasnya kepada pers, Selasa 23 Maret 2021.

     

    Pertamina melalui Program Kemitraan tetap melakukan pendampingan kepada UMKM binaannya meski dalam bentuk virtual, karena pandemi COVID-19. Beberapa di antaranya melalui pelatihan daring, pameran virtual, hingga program yang membantu mereka naik kelas, seperti kegiatan Pertamina UMKM Academy: Fast Track akhir tahun 2020 lalu.

     

    Berbagai kesempatan pendampingan itu telah dimanfaatkan secara baik oleh salah satu UMKM binaan Pertamina, yaitu Irma Sofia. Pemilik home industri sepatu dan sandal tersebut terhitung masih baru menjadi mitra binaan Pertamina. Namun, segudang keuntungan langsung ia dapatkan tak lama setelah menjadi binaan.

     

    Pada ajang UMKM Academy itulah wawasannya makin terbuka luas. Apalagi ia juga telah memahami cara mengekspor produk, karena ia dimasukkan dalam kelas Go Global. Dengan pengetahuan itulah Sofia mulai berbenah dan mempersiapkan diri.

     

    Sofia mengaku siap untuk mengekspor produknya, terlebih setelah beberapa produknya menjadi langganan hotel berbintang di Bogor. Selain itu produknya juga telah dipasarkan hampir di seluruh wilayah penjuru Nusantara. Oleh sebab itu, Sofia bersyukur telah menemukan jalan agar bisa lebih maju.

     

    "Perubahan setelah menjadi binaan Pertamina, sebelumnya stok barang tidak terlalu banyak. Sesudahnya saya bisa banyak menambah stok produk," katanya.

     

    Kini Sofia mulai banyak melakukan inovasi produk. Selain sepatu dan sandal, ia juga membuat aneka macam tas wanita yang kini mulai banyak digemari. Dengan memanfaatkan media sosial @kndbagfashion dan beberapa marketpalce, ia mempromosikan produknya. Hingga kini Sofia dapat mengantongi pendapatan mencapai Rp200 juta per bulan.

     

    Dalam komitmennya, Pertamina terus mendukung pengembangan produk lokal. UMKM akan terus dikembangkan dengan skema pembinaan Go Digital, Go Modern, Go Online, hingga Go Global. Mitra binaan akan diajak berkembang dan naik kelas, serta dapat membantu orang di sekitarnya.

     

    Dengan begitu mereka turut mendukung pertumbuhan ekonomi. Karena program kemitraan Pertamina memang bertujuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, melalui pembinaan usaha kecil dan mikro, agar dapat berkembang dan mandiri.

     

    Sofia hanya salah satu contoh, ada banyak mitra binaan lain yang juga telah berani menempuh risiko agar lebih maju. Dengan kerja-keras, keuletan serta diiringi doa dan kesabaran, usaha itu akhirnya membuahkan hasil.

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.