Jauhi Anak Usia Dini dari HP, Ajarkan Mereka Calistung - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Syarifudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Senin, 7 Juni 2021 05:56 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Jauhi Anak Usia Dini dari HP, Ajarkan Mereka Calistung

    Daripada banyak main HP atau menonton TV hingga lupa waktu. Anak-anak memang harus dibimbing dan dituntun untuk mencintai belajar dan ilmu. caranya gimana?

    Dibaca : 191 kali

    Daripada banyak main HP atau menonton TV hingga lupa waktu, nak-anak memang harus dibimbing dan dituntun mencintai belajar dan ilmu. Karena semua ada prosesnya. Taman bacaan pun bisa jadi sarananya.
     
     
    Salah satu layanan, TBM Lentera Pustaka adalah KEPRA (Kelas PRAsekolah) sebagai sarana belajar anak-anak usia dini/prasekolah. Tiap Selasa dan Kamis, 11 anak selalu datang untuk belajar calistung (membaca menulis berhitung), di samping bermain dengan pedoman dari taman bacaan.
     
     
     
    Saat belajar, seringkali mereka berteriak bersama menyebut huruf-huruf yang baru dikenalnya. Menyebut huruf yang ditunjukkan, menulis huruf dan kata di papan tulis. Hingga bertepuk tangan dan bermain bersama. Semua itu jadi bukti, proses belajar bagi anak-anak memang harus apa adanya. Dan yang penting membangun suasana senang dan rileks. Karena apapun, bila sudah senang pasti gampang dilakukan. Simak link ini: https://www.youtube.com/watch?v=5qKTHcH-HRw
     
     
     
    Kelas Prasekolah ini pun bisa jadi cara mudah bagi orang tua untuk menghindari anak-anak usia balita atau usia dini dari ancaman handphone atau gawai. Jangan biarkan mereka tergerus oleh dunia maya yang penuh rekayasa. Dekatkan anak-anak pada buku dan taman bacaan.
     
     
    KEPRA (Kelas PRAsekolah) sudah berjalan 5 bulan dan melengkapi program TBM Lentera Pustaka lainnya, seperti 1) TAman BAcaan (TABA), 2) GErakan BERantas BUta aksaRA (GEBERBURA), Yatim BInaan (YABI), 4) JOMpo BInaan (JOMBI), 5) DONasi BUKu (DONBUK), 6) RAjin menaBUng (RABU), dan 7) Koperasi Lentera. Intinya, taman bacaan bukan sekadar tempat baca. Tapi sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat. Salam literasi#KElasPRAsekolah #TamanBacaan #TBMLenteraPustaka #BacaBukanMaen



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.