Tip Zoning Kamar Anak dengan Desain Minimalis yang Nyaman - Urban - www.indonesiana.id
x

Meuthia Salsa Billa

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 20 September 2021

Selasa, 12 Oktober 2021 07:35 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Tip Zoning Kamar Anak dengan Desain Minimalis yang Nyaman


    Dibaca : 459 kali

    Dukung penulis indonesiana

    Ide zoning kamar anak dengan Desain Minimalis banyak diterapkan di beberapa tahun belakang ini. Penerapan desain minimalis dapat menciptakan kesan nyaman, menambah ruang gerak, menjaga suasana hati, bahkan membuat kamar sempit terlihat luas loh! Kamar berpengaruh banyak bagi si kecil, karena di ruangan ini anak dapat berekspresi dengan kegiatan-kegiatannya seperti bermain, belajar, dan beristirahat. Oleh karena itu, harus tercipta suasana yang membuat mereka merasa nyaman dan menyenangkan.

     

    Area Kreatif

    Area ini adalah area yang memperlihatkan karakteristik anak, karena disini tempat mereka bermain dan belajar. Namun, area ini butuh perhatian lebih nih bun, karena banyaknya aktifitas berarti banyak juga barang yang ada. Hal ini dapat menganggu pemandangan karena terlihat berantakan dan juga barang akan mudah hilang. Tapi bunda bisa menyiasatinya dengan langkah menyortir barang barang seperti berikut:

    • Pertama, pisahkan berdasarkan fungsi dan jenisnya

    Pisahkan mainan dari alat belajar agar lebih mudah dicari saat akan digunakan kembali. Setelah itu, waktunya untuk memisahkan berdasarkan jenisnya. Seperti jangan menggabungkan buku dengan pensil, pulpen, spidol, dan alat tulis lainnya.

    • Kelompokkan sesuai ukuran

    Mengelompokkan barang sesuai ukuran akan memudahkan saat mengatur space penyimpanan nantinya. Untuk barang besar, sebaiknya diletakan di tempat yang mudah dijangkau agar mereka dapat mengambil barangnya sendiri tanpa meminta bantuan.

    • Simpan dalam kabinet yang tertutup

    Menyimpan barang dalam kabinet yang tertutup bertujuan untuk meminimalisir barang dari pandangan. Barang yang disimpan di tempat terbuka dapat terlihat sesak/penuh sehingga ruangan terasa sempit dan berantakan.

    • Susun berdasarkan warna

    Sebetulnya langkah ini adalah langkah opsional. Namun, jika dilakukan dapat menjadi poin tambahan untuk kesan kamar minimalis yang akan didapatkan. Kalau bisa, barang yang diletkan di tempat terbuka adalah barang-barang dengan warna pastel atau warna netral.

    Sebaiknya, biarkan anak ikut turun tangan dalam proses dekorasi, agar kedepannya mereka tau letak penyimpanan barang mereka, dan belajar mengembalikan barang ke tempat semula setelah digunakan.

    Alangkah baiknya menggunakan karpet diruangan ini. Pilih karpet yang nyaman karena anak akan banyak menghabiskan waktunya untuk duduk disini.

     

    Area Berpakaian

    Untuk penyimpanan di area ini, drawer adalah pilihan yang cocok untuk ruangan yang minimalis. Dengan menggunakan drawer, ruang penyimpanan menjadi lebih banyak dan lebih terorganisir. Teknik penyortiran yang sudah dijelaskan diatas bisa diterapkan Kembali di area ini. Sortir pakaian pergi dan rumahan, pisahkan atasan dan bawahan di tempat yang berbeda. Untuk pakaian tebal, bisa mengunakan hanger shelf sebagai tempat penyimpanan.

     

    Area Tidur

    Ini adalah are utama dari kamar. Ciptakan suasana senyaman mungkin dibagian ini agar anak memiliki kualitas tidur yang baik. Pilih kasur yang tidak terlalu tinggi untuk mencegah kecelakaan saat anak naik turun kasur. Jangan meletakan terlalu banyak barang, seperti boneka atau bantal yang menumpul.

    Poin utama dari dekorasi kamar minimalis adalah Pemilihian warna. Pilihan warna pastel dan netral pada tembok adalah jawabannya. Padukan warna tersebut dengan dominasi warna natural pada furniture kamar minimalis si kecil..

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.