x

illustr: NorthShore University HealthSystem

Iklan

Anggoro Abiyyu Ristio Cahyo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 2 Desember 2021

Kamis, 2 Desember 2021 17:19 WIB

Peran Media Sosial dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

Arus digitalisasi semakin pesat di kalangan masyarakat. Hal itu membutuhkan upaya dari masyarakat untuk meniminilasiri derasnya arus digitalisasi. Sebab, sekarang ini masyarakat cenderung terlalu bebas dalam mengekspresikan opini dan menelan mentah informasi yang tersebar. Akibatnya, banyak sekali kesalahpahaman antara satu sama lain. Maka dari itu, penting sekali untuk memberikan pembelajaran dan pembinaan bahasa Indonesia di media sosial.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Perkembangan teknologi dari waktu ke waktu kian berkembang pesat. Kini, sebagian masyarakat telah menggantungkan sebagian besar hidupnya melalui teknologi. Sehari-hari masyarakat menggunakan teknologi terutama dalam bidang komunikasi.

Berbagai contoh kemajuan teknologi di antaranya, yaitu munculnya berbagai berita-berita digital dari media sosial melalui gawai. Kalangan hidup masyarakat baik muda, tua, hingga anak kecil telah menggunakan media sosial.

Akan tetapi, hadirnya media sosial itu menjadi dua mata pisau. Artinya, pada lain situasi mampu memberikan berbagai informasi secara tepat yang bisa membantu untuk meningkatkan kualitas masyarakat. Namun, di sisi lain masyarakat juga mendapat pengaruh dari persebaran informasi yang salah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, juga banyak penggunaan-penggunaan baik kata, frasa, hingga kaliat di media sosial yang tidak sesuai dengan tata kebahasaan. Alhasil, masalah itu dapat menyesatkan masyarakat terkait penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Maka dari itu, peran lembaga pendidikan untuk berada di media sosial juga sangat esensial.

Lembaga pendidikan dalam melakukan pembinaan bahasa Indonesia melalui media sosial merupakan salah satu langkah penting. Peristiwa itu sebagai bentuk pemahaman terkait penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. 

Menurut Moeliono (1981:13) dalam buku Pengembangan dan Pembinaan Bahasa: Ancangan Alternatif di dalam Perencanaan Bahasa, pembinaan bahasa merupakan suatu kegiatan untuk menyebarkan suatu bahasa terkait dengan tata kebahasaan supaya dapat meningkatkan penggunaan bahasa dari bahasa yang disebarkan tersebut. Pembinaan bahasa perlu dilakukan sebagai bentuk informasi kepada masyarakat mengenai tata kebahasaan yang baik dan benar.

Berdasarkan hal itu, lembaga pendidikan memiliki peran yang esensial. Sebagai halnya menyebarkan bahasa tertentu yang sesuai dengan tata kebahasaan. Sebab hal tersebut sebagai bentuk upaya meningkatkan kualitas penggunaan bahasa di kalangan masyarakat.

Upaya peningkatan kualitas kebahasaan masyarakat perlu digalakkan. Sebab sebagian besar kehidupan masyarakat digunakan untuk bermain media sosial. Sehubungan dengan situasi itu juga dapat dimanfaatkan oleh lembaga-lembaga pendidikan untuk melakukan pelayanan hingga pengajaran sehingga hal tersebut dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam sektor pendidikan.

Lembaga pendidikan di media sosial juga tidak hanya berfokus pada keterampilan berbahasa, seperti menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Pembinaan bahasa juga dapat menyangkut suatu aktivitas masyarakat penutur di dalam komponen berbahasa.

Tidak sampai di situ, lembaga pendidikan juga dapat mengadakan berbagai seminar secara daring melalui berbagai media sosial. Seminar tersebut juga dapat menarik minat masyarakat untuk mempelajari hal baru terkait pembinaan bahasa Indonesia. Namun, dengan catatan lembaga pendidikan dapat menghadirkan berbagai narasumber-narasumber yang menarik dan memiliki wawasan serta pengetahuan yang luas. Kondisi itu sebagaimana bentuk daya tarik untuk masyarakat.

Berbagai kegiatan yang dapat dilakukan oleh lembaga pendidikan, kondisi itu menimbulkan harapan agar masyarakat lebih peduli lagi terkait penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di berbagai situasi. Lain hal daripada itu juga dapat meningkatkan kualitas suatu masyarakat Indonesia dalam berbahasa.

Ikuti tulisan menarik Anggoro Abiyyu Ristio Cahyo lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler