x

Iklan

Akhmad Fauzaan

Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Bergabung Sejak: 21 Desember 2021

Rabu, 22 Desember 2021 04:59 WIB

Tujuan Strategi Pemasaran

Artikel ini dibuat sebagai Tugas UAS Mata kuliah MPS dengan Dosen Pengampu Dr. H. Syaeful Bahri, S.Ag, MM

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Strategi pemasaran sekarang banyak di pakai oleh banyak perusahaan dari perusahaan kecil hingga perusahaan yang terbilang besar pun menggunakan strategi pasar, tujuannya agar mempunyai daya saing dan juga daya jual yang beragam di pasaran. Di zaman sekarang juga lebih penting karena semakin banyak perusaan barang dan jasa, semakin banyak pula persaingan dalam dunia pasar. Dan juga upaya untuk memasarkan produk, baik berbentuk barang atau jasa melalui penggunaan rencana dan model strategis tertentu, untuk meningkatkan penjualan. Upaya tersebut bisa berupa menarik, mempertahankan dan menambahkan pelanggan.

Apa yang dimaksud dengan strategi pemasaran?, Apa saja tujuan perusahaan?, Apa yang dimaksud dengan strategi umum menyuluruh? Semua itu akan kita bahas pada Artikel ini. Yuk kita simak baik-baik.

1. Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah upaya untuk memasarkan produk baik berbentuk barang atau jasa melalui penggunaan rencana dan model strategis tertentu, untuk meningkatkan penjualan. Upaya tersebut bisa berupa menarik, mempertahankan dan menambahkan pelanggan. Tujuan perusahaan adalah agar bisa menjual bisa menjual produk atau jasa dalam jumlah lebih banyak lagi. Secara umum ada empat tujuan strategi marketing, yaitu:

  1. Meningkatkan kualitas koordinasi antar individu dalam tim pemasaran
  2. Sebagai alat atau metode pengukur hasil pemasaran berdasarkan standar prestasi yang telah ditetapkan
  3. Sebagai dasar logis dalam mengambil atau pengambilan keputusan pemasran
  4. Meningkatkan kemampuan dalam beradaptasi bila terjadi perubahan dalam pemasaran.
Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebagian besar perusahaan telah menjauhi pemasaran masal dan menuju ke pemasaran sasaran mengenali segmen pasar, memilih satu atau lebih segmen pasar, dan mengembangkan produk dan program pemasaran untuk masing-masing segmen pasar. 

Pemasaran tanpa diferensiasi lebih cocok untuk produk seragam seperti buah anggur atau baja dan juga produk yang memiliki berbagai desain, seperti motor dan handpone. Ketika satu produk baru di perkenalkan oleh suatu perusahaan, prusahaan itu mungkin meluncurkan satu versi saja, dan pemasaran tanpa diferensiasi atau pemasaran terkonsentrasi mungkin yang paling masuk akal mungkin adalah yang paling masuk akal.Faktor lain adalah variabilitas pasar jika sebagian besar pembeli mempunyai selera yang sama, membeli jumlah yang juga sama, dan juga bereaksi dengan cara yang tentunya sama terhadap usaha pemasaran, pemasaran tanpa diferensiasi adalah pemasran yang sesuai.

Dan yang terakhir, strategi pemasaran pesaing juga penting. Ketika pesaing menggunakan pemasran terdiferensiasi atau terkonsentrasi, pemasran tanpa diferensiasi bisa merupakan tindakan sama saja dengan bunuh diri. Sebaliknya, jika ketika pesaing menggunakan pemesanan tanpa diferensiasi, sebuah perusahaan dapat meraih keuntungan dengan menggunakan pemasran terdiferensiasi atau terkonsentrasi.  

2. Tujuan Perusahaan

Tujuan Perusahaan adalah sesuatu yang akan dicapai atau yang dihasilkan atau juga yang diraih oleh perusahaan yang bersangkutan bagi para pemegang saham tujuan memproduksi atau memasarkan suatu produk, baik perusahaan dagang ataupun prusahaan jasa selalu berpatokan kepada apa yang ingin di capai oleh perusahaan tersebut.

Tujuan ini juga target yang bersifat kuantitatif dan pencapaian target tersebut merupakan suatu ukuran keberhasilan kinerja perusahaan. Dan juga nilai perusahaan yang sudah go public tercermin atau tertera dalam harga saham perusahaan sedangkan pengertian niali perusahaan yang sama sekali belum go public nilainya terealisasi jika perusahaan ingin atau akan di jual.

Tujuan perusahaan untuk memproduksi atau memasarkan produknya dapat dikategorikan sebagai berikut:

  1. Untuk meningkatkan tujuan dan laba, Tujuan prusahaan dalam menggunakan hal ini untuk menaikan omset penjualan dri waktu ke waktu. Dengan meingkatkan omset perusahaan dengan cara ini perusahaan mengharapkan keuntungan dan laba pun ikut naik atau meningkat.
  2. Untuk menguasai dunia perpasaran, Jelas dengan perusahaan menggunakan strategi pasar untuk menguasai dunia perpasaran, agar memasarkan peroduknya akan lebih luas di pasaran, dengan cara memperbesar market share-nya untuk wilayahwilayah tertentu.
  3. Mengurangi saingan, Dengan perusahaan mempunyai tujuan ini adalah tentunya agar mengurangi pesaing dengan caranya menciptakan produk sejenis tetapi dengan harga yang lebih murah dari priduk yang utama.
  4. Menaikkan prestise produk tertentu dipasaran, Untuk meningkatkan prestise produk di depan pelanggannya dengan cara promosi atau cara lainnya. Dan juga cara lainnya yaitu meningkatkan mutu.
  5. Memenuhi pihak-pihak tertentu, Tujuan ini biasanya lebih diarahkan untuk memenuhi pihak-pihak tertentudengan jumlah yang terbilang terbatas. 

3. Strategi Umum dan Menyeluruh

Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk tetap produktif maju tujuan itu bisa dicapai apabila ada usaha yang terus-menerus mempertahankan dan meningkatkan profit perusahaan melalui penjualannya.  Dengan itu untuk meningkatkan penjualan tersebut perusahaan memerlukan strategi yang bagus dalam pemasaran.  Strategi pemasaran tersebut harus disusun secara sistematis serta menyeluruh yang dapat digunakan sebagai panduan untuk melakukan kegiatan pemasaran agar bisa mencapai tujuan perusahaan yaitu menghasilkan keuntungan. Menurut Sofjan Assuari terdapat 9 strategi pemasaran yang dapat dijalankan dalam menghadapi persaingan melalui perbedaan harga serta mutu yaitu:

  1. Strategi premium yaitu kualitas tinggi dan harga tinggi
  2. Strategi penetrasi yaitu kualitas tinggi dan harga sedang atau menengah
  3. Strategi superbargain yaitu kualitas rendah dan harga murah
  4. Strategi over-pricing yaitu kualitas menengah dan harga tinggi
  5. Strategi kualitas atau mutu rata-rata yaitu kualitas menengah harga sedang
  6. Strategi bargain yaitu kualitas menengah harga murah
  7. Strategi pukul dan lari (hit and run) yaitu berkualitas rendah harga tinggi
  8. Strategi barang-barang tiruan (shoddy goods) yaitu kualitas rendah harga sedang
  9. Strategi barang-barang murah (cheap goods) yaitu kualitas rendah dan harga murah

Ikuti tulisan menarik Akhmad Fauzaan lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler