Membangun Citra Diri untuk Meraih Sukses - Analisis - www.indonesiana.id
x

image: Cermati.com

Bambang Udoyono

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Maret 2022

Senin, 2 Mei 2022 13:15 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Membangun Citra Diri untuk Meraih Sukses

    Sukses membutuhkan kerja keras dan kerja cerdas. Tapi itu saja tidak cukup. Kamu harus memiliki citra diri yang positif. Apa itu? Silahkan baca terus artikel ini.

    Dibaca : 711 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Oleh: Bambang Udoyono, penulis buku

     

    Citra diri itu sangat penting.  Ini ibarat piranti lunak (software) pada komputer.  Apabila piranti lunaknya baik maka komputer itu akan bekerja baik. Sebaliknya jika piranti lunaknya buruk maka kinerja komputer akan payah. 

     

    Demikian juga kerjanya citra diri. Apabila citra dirimu buruk maka pasti prestasimu menyedihkan.  Kalau citra dirimu baik maka pasti kinerjamu baik juga. Maka anak anak muda kalau ingin sukses harus memahami cara memanfaatkan citra diri untuk meraih sukses

     

    Apakah kamu menganggap dirimu sebagai orang yang memiliki daya pikir kuat? Apakah kamu yakin tubuh dan jiwamu sehat? Apakah kamu  yakin dirimu adalah problem solver (pemecah masalah)? Whatever you thik about yourself is right.  Apapun yang kamu pikirkan tentang dirimu adalah benar.    Demikian kata Henry Ford.

     

    Caramu membayangkan diri sendiri adalah sangat penting.  Anggapan yang diyakini ini akan membentuk kenyataan.  Jika kamu yakin dirimu orang yang rajin, maka itu benar.  Sebaliknya, jika kamu menganggap dirimu tidak rajin, kamu juga benar.  Apapun anggapan tentang dirimu itu benar.  Oleh karena itu kamu harus memiliki citra diri yang positif.  Hal ini tidak secara otomatis terbentuk.  Citra diri yang baik harus diupayakan.  Bagaimana caranya?

     

    Setiap hari katakan pada diri sendiri bahwa kamu rajin, punya pikiran bersih, bening, kreatif, cerdas, dan produktif.  Yakini bahwa dirimu adalah pemecah masalah.   Kalimat kalimat positif saja yang masuk dalam pikiran dan hati.

     

    Kolam yang berisi air bening jangan sampai kemasukan air keruh.  Pikiran dan hati yang bersih jangan sampai kemasukan kata kata dan tindakan kotor.  Pasang filter agar jangan ada kalimat negatif masuk. Jangan dengarkan orang yang tidak benar.  Jauhi orang orang beracun yang ada di ‘jalur kiri’.  Bergaullah hanya dengan orang yang ada di  ‘jalur kanan’.  Tidak perlu bergaul dengan orang yang berjalan di ‘jalur kiri’.  I am sure you know what I mean.

     

    Kemudian untuk para orang tua.  Sebagai orang tua tugas Anda dalah membantu anak anak menemukan potensi mereka.  Tunjukkan dan sampaikan dengan kalimat positif. Bantu mereka membangun citra diri positif.  Lindungi mereka dari kalimat negatif dari masyarakat. Jaga mereka dari tayangan dan bacaan berdampak buruk seperti klenik, ghibah dan kekerasan.

     

    Jangan lupa pelajari terus parenting.  Baca banyak buku yang baik.  Ikuti diskusi baik yang tatap muka, tertulis di wa group atau yang daring.  Dengan demikian Anda memastikan bahwa mereka ada d jalan yang benar.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.